Connect with us
Asus Zenfone 4 Selfie

News

Pixel 2 dan Pixel 2 XL Resmi Meluncur, Ini Dia Harga Jualnya

Published

on

Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL

Menepati janjinya, Google telah secara resmi merilis dua smartphone andalan terbarunya, yakni Pixel 2 dan Pixel 2 XL. Keduanya sama- sama telah dibekali dengan chipset Snapdragon 835 untuk dapur pacunya.

Guna mengimbangi kemampuan chipset yang dibenamkan, Google juga tak lupa menyematkan RAM sebesar 4 GB serta internal storage dengan dua pilihan, yakni 64 GB dan 128 GB ke dalam kedua smartphone ini.

Dari sisi desain, Pixel 2 XL terlihat menarik dengan dukungan layar yang mirip LG G6 atau LG Q6, desain layar penuh juga sudah banyak diadopsi oleh brand lain termasuk baru-baru ini Vivo V7 Plus. Mengusung layar penuh dengan teknologi P-OLED berukuran 6 inci Quad HD+, smartphone ini pun dikemas dengan bezel yang tipis dan memiliki aspek rasio 18:9.

Google Pixel 2 XL

Sementara, desain Pixel 2 terlihat tetap monoton dengan ukuran layar 5 inci yang mengusung teknologi AMOLED. Berbeda dengan Pixel 2 XL, Pixel 2 hanya memiliki layar dengan resolusi FullHD alias 1.080 piksel.

Namun, yang tak kalah menarik, kedua layar smartphone ini sama-sama diproteksi dengan kaca anti gores Corning Gorilla Glass 5. Perbedaannya, layar pada Pixel 2 XL dikemas dengan lengkungan 3D.

Sementara itu, Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL juga sama-sama memiliki speaker di bagian atas dan bawahnya. Untuk desain bagian belakang keduanya pun terlihat mirip dengan Pixel generasi sebelumnya, namun posisi sensor fingerprint kini berada di bagian bawah area kaca.

Baik Pixel 2 maupun Pixel 2 XL hanya disokong dengan dukungan kamera tunggal yang memiliki resolusi 12 MP plus aperture f/1.8. Dukungan lainnya yang turut disematkan adalah Dual-pixel Autofocus, Optical Image Stabilization, HDR+ dan dual-tone LED flash.

Google Pixel 2 1

Selain itu, Google juga menyertakan fitur Portrait Mode. Berkat hadirnya fitur tersebut, pengguna dapat berkreasi menciptakan foto bokeh secara instan. Bahkan, Google mengklaim foto bokeh yang dihasilkan kualitasnya sama bagus dengan foto bokeh dari dual-camera.

Sementara, dukungan kamera depan kedua smartphone ini sama-sama memiliki resolusi 8 MP dengan aperture f/2.4. Nilai jual lainnya dari kedua smartphone ini adalah sertifikasi IP67 yang membuktikan keduanya telah tahan terhadap debu dan air.

Tak ketinggalan, kedua smartphone ini juga telah dibekali dengan fitur Active Edge seperti yang ada pada smartphone HTC U11. Selain itu, dukungan lainnya yang turut disematkan adalah teknologi eSIM sehingga membuat kedua smartphone ini dapat menggunakan jaringan Google Fi.

Sayangnya, Google tak lagi menyertakan port Jack Audio 3.5mm ke dalam Pixel 2 dan Pixel 2 XL. Sementara dari sektor catu dayanya, Google Pixel 2 memiliki baterai berkapasitas 2.700 mAh dan Google Pixel 2 XL memiliki baterai berkapasitas 3.250 mAh.

Bagaimana dengan harga Google Pixel 2? Tentu saja, tak sedikit gadget freak yang penasaran dengan harga jual kedua smartphone ini. Pixel 2 dengan internal storage 64 GB dibanderol dengan harga US$ 649 dan untuk internal storage 128 GB dijual dengan harga US$ 749.

Sedangkan Pixel 2 XL dengan internal storage 64 GB dibanderol oleh Google dengan harga US$ 849 dan internal storage 128 GB ditawarkan dengan harga US$ 949. Jadi, apakah pembaca DroidLime tertarik untuk meminangnya?

Advertisement
Comments

News

Aturan Baru Google Bikin YouTuber Pemula Susah Dapat Duit

Published

on

youtube

Semakin berkembangnya platform YouTube otomatis membuat jumlah kreator konten (YouTuber) juga terus melonjak drastis. Tentu saja hal ini membawa dampak positif dan juga negatif. Namun untuk mencegah menjamurnya konten yang “asal-asalan”, Google pun membuat kebijakan baru.

Ya, Google kini memperketat aturan main di YouTube bagi mereka yang tergolong baru. Mulai saat ini, sebuah channel baru akan bisa me-monetize atau menerima iklan yang terpasang di videonya setelah memenuhi dua syarat utama.

Syarat pertama yakni channel tersebut harus sudah memiliki setidaknya 10.000 subscriber. Dan syarat kedua, video-video yang ada di channel tersebut sudah ditonton setidaknya hingga 4.000 jam (view hours) dalam kurun 12 bulan terakhir.

Aturan baru ini berlaku untuk semua channel dan Google juga menetapkan deadline bagi channel tersebut untuk memenuhi syarat-syaratnya hingga 20 Februari 2018 mendatang. Jika tidak, channel tersebut tidak bisa mengikuti YouTube Partner Program.

Karenanya tidak heran aturan baru tersebut membuat sejumlah channel baru ketar-ketir. Sebagian besar dari mereka memilih cara yang disebut “sub for sub”. Si pemilik channel akan meninggalkan komentar di channel baru lainnya untuk mengajak saling subscribe.

Sekali lagi, aturan ini ditempuh Google untuk melindungi para kreator konten yang berkualitas, salah satunya dimana karya-karya mereka seringkali “dibajak” dan di-upload ulang. Selain itu juga untuk membasmi channel yang sering meng-upload video clickbait tidak bermutu.

Continue Reading

News

Usung Fingerprint Bawah Layar, Vivo X20 Plus UD Meluncur 25 Januari

Published

on

vivox20plusud

Vivo resmi menjadi produsen smartphone pertama yang memanfaatkan teknologi sensor fingerprint di bawah (di balik) layar, menyalip Samsung dan Apple. Prototype smartphone tersebut sudah dipamerkan di gelaran Consumer Electronic Show 2018 awal Januari kemarin.

Setelah menjajal kemampuannya, kini muncul pertanyaan, kapan smartphone tersebut benar-benar dirilis dan tersedia di pasaran. Tidak perlu menunggu lama-lama, kini sudah muncul bocoran mengenai tanggal rilis dan juga harga dari smartphone yang dimaksud.

Disebutkan smartphone pertama yang mengusung fingerprint bawah layar tersebut adalah Vivo X20 Plus UD. Huruf “UD” sendiri diyakini sebagai singkatan dari “Under Display”. Dan seorang leakster bernama Zyad Atef pun menyebut smartphone ini bakal hadir 25 Januari 2018.

Bocoran informasi tersebut ia lontarkan melalui akun Twitter resminya. Ia juga menyebutkan perkiraan harga Vivo X20 Plus UD, yakni sekitar US$625 (Rp8,4 juta). Karena memuat sensor di bawah layar, maka tak heran jika hal ini membuat dimensi layarnya membengkak jadi 6,43 inci.

Sekilas dari bocoran gambar yang beredar, Vivo X20 Plus UD menganut desain yang cukup serupa OPPO F5 dan juga OnePlus 5 yang memang masih satu keluarga dengan Vivo. Dan dari beberapa komentar media yang sudah menjajal, disebutkan sensor fingerprint-nya sedikit lebih lambat dari sensor pada umumnya.

Tidak heran karena ini adalah teknologi baru yang memang cukup rumit untuk diterapkan. Namun bagaimana pun juga, kehadiran smartphone ini tentu saja begitu dinantikan karena membawa teknologi yang benar-benar baru dan canggih.

Continue Reading

News

Inilah Smartphone yang Paling Sering Dijiplak Sepanjang 2017

Published

on

mostsmartphone

Semakin membludaknya populasi smartphone yang beredar hingga saat ini membuat desainnya jadi makin mirip satu sama lain. Maka tak heran apabila ada klaim atau pendapat saling jiplak yang dilakukan antar produsen smartphone.

Aktivitas menjiplak ini tentunya paling banyak dijumpai di Cina. Ya, bukan cuma smartphone, produk lain pun juga kerap ditiru atau bahkan dipalsukan di Negeri Tirai Bambu tersebut.

hapepalingseringdijiplak

Nah, bicara soal smartphone tiruan, belum lama ini ada daftar menarik yang dirilis oleh AnTuTu. Perusahaan pencipta aplikasi benchmark tersebut merilis daftar smartphone yang paling sering dijiplak di Cina selama 2017. Dan nama Samsung keluar sebagai pemuncak.

Ini artinya smartphone buatan Samsung lah yang paling sering dijiplak di Cina dengan persentase 36,23 persen. Adapun smartphone buatannya yang paling sering ditiru adalah flagship Galaxy S7 edge.

Menyusul Samsung ada Apple di urutan kedua dengan angka 7,72 persen. Sudah bisa dipastikan, iPhone 7 Plus jadi smartphone yang paling banyak memiliki kloningan, khususnya karena jadi salah satu pionir yang menawarkan konfigurasi dual-camera.

Lalu siapa saja merek smartphone lain yang kerap ditiru? Di urutan ketiga hingga kelima masing-masing ditempati Xiaomi dengan persentase 4,75 persen, OPPO sebanyak 4,46 persen, dan terakhir Huawei sebanyak 3,4 persen.

Continue Reading

Populer