Connect with us
Asus Zenfone 4 Selfie

News

OPPO F5 akan Punya Layar Penuh Bezelless dan Satu Kamera Selfie

Published

on

OPPO F5 Chelsea Islan

Beberapa waktu lalu, OPPO telah meluncurkan smartphone dengan dual-camera di bagian depan yang bernama OPPO F3 dan OPPO F3 Plus. Kedua smartphone ini memiliki kemampuan untuk mengambil foto selfie dengan wide-angle atau sudut yang luas. Sementara itu, dual-camera ini juga memungkinkan penggunanya dapat menghasilkan foto selfie berefek bokeh (background blur) yang menarik.

Menariknya, baru-baru ini dikabarkan bahwa OPPO akan segera meluncurkan penerusnya yang bernama F5. Berdasarkan bocoran yang beredar, hal yang paling membedakan smartphone ini dengan seri F generasi sebelumnya terdapat pada layarnya yang memiliki lebar 6 inci yang beresolusi Full HD+ (2.160 x 1.080 piksel) dengan bezel yang sangat tipis sehingga terlihat bezel-less.

OPPO F5 Belakang

Resolusi sendiri menjadi tidak standar karena layarnya yang hampir memenuhi bagian depan, terutama pada bezel di bagian atas dan bawah yang mengecil. Selain itu, layarnya menganut aspect ratio 18:9. Salah satu faktor yang menyebabkan OPPO beralih ke layar penuh disebabkan oleh Vivo yang baru saja meluncurkan Vivo V7 Plus dengan layar FullView memenuh bagian depannya.

Sensor fingerprint pada OPPO F5 pun disematkan pada bagian belakang karena sudah tidak ada tempat di bagian depannya dan kemampuan pemindai sidik jari di bawah layar pun belum ada yang menggunakannya. Tepat di atas sensor fingerprint terdapat kamera utama lengkap dengan LED Flash untuk mengabadikan momen dalam bentuk foto.

Sementara itu, terlihat juga OPPO F5 akan menggunakan satu kamera di bagian depan yang kemungkinan akan menggunakan teknologi mirip Vivo V7+ yang mampu mengambil selfie berefek bokeh hanya dengan satu kamera saja. Secara kasat mata desain OPPO F5 yang diperlihatkan dalam bocoran cukup memikat dengan layar penuh bezel-less di bagian depannya.

Kita ketahui bersama, desain OPPO dan Vivo memang selalu hampir mirip ketika dijual di pasaran. Kemungkinan besar karena berada di bawah satu perusahaan induk, BBK Electronics, membuatnya dapat melakukan riset bersama meskipun pada dunia nyata keduanya saling bersaing dengan pemasaran yang sangat gencar. Untuk itu, mari kita tunggu saja kehadiran OPPO F5 di Indonesia mengingat muncul juga bocoran gambar artis Indonesia, Chelsea Islan, yang memegang smartphone ini dengan warna merah.

Advertisement
Comments

News

Aturan Baru Google Bikin YouTuber Pemula Susah Dapat Duit

Published

on

youtube

Semakin berkembangnya platform YouTube otomatis membuat jumlah kreator konten (YouTuber) juga terus melonjak drastis. Tentu saja hal ini membawa dampak positif dan juga negatif. Namun untuk mencegah menjamurnya konten yang “asal-asalan”, Google pun membuat kebijakan baru.

Ya, Google kini memperketat aturan main di YouTube bagi mereka yang tergolong baru. Mulai saat ini, sebuah channel baru akan bisa me-monetize atau menerima iklan yang terpasang di videonya setelah memenuhi dua syarat utama.

Syarat pertama yakni channel tersebut harus sudah memiliki setidaknya 10.000 subscriber. Dan syarat kedua, video-video yang ada di channel tersebut sudah ditonton setidaknya hingga 4.000 jam (view hours) dalam kurun 12 bulan terakhir.

Aturan baru ini berlaku untuk semua channel dan Google juga menetapkan deadline bagi channel tersebut untuk memenuhi syarat-syaratnya hingga 20 Februari 2018 mendatang. Jika tidak, channel tersebut tidak bisa mengikuti YouTube Partner Program.

Karenanya tidak heran aturan baru tersebut membuat sejumlah channel baru ketar-ketir. Sebagian besar dari mereka memilih cara yang disebut “sub for sub”. Si pemilik channel akan meninggalkan komentar di channel baru lainnya untuk mengajak saling subscribe.

Sekali lagi, aturan ini ditempuh Google untuk melindungi para kreator konten yang berkualitas, salah satunya dimana karya-karya mereka seringkali “dibajak” dan di-upload ulang. Selain itu juga untuk membasmi channel yang sering meng-upload video clickbait tidak bermutu.

Continue Reading

News

Usung Fingerprint Bawah Layar, Vivo X20 Plus UD Meluncur 25 Januari

Published

on

vivox20plusud

Vivo resmi menjadi produsen smartphone pertama yang memanfaatkan teknologi sensor fingerprint di bawah (di balik) layar, menyalip Samsung dan Apple. Prototype smartphone tersebut sudah dipamerkan di gelaran Consumer Electronic Show 2018 awal Januari kemarin.

Setelah menjajal kemampuannya, kini muncul pertanyaan, kapan smartphone tersebut benar-benar dirilis dan tersedia di pasaran. Tidak perlu menunggu lama-lama, kini sudah muncul bocoran mengenai tanggal rilis dan juga harga dari smartphone yang dimaksud.

Disebutkan smartphone pertama yang mengusung fingerprint bawah layar tersebut adalah Vivo X20 Plus UD. Huruf “UD” sendiri diyakini sebagai singkatan dari “Under Display”. Dan seorang leakster bernama Zyad Atef pun menyebut smartphone ini bakal hadir 25 Januari 2018.

Bocoran informasi tersebut ia lontarkan melalui akun Twitter resminya. Ia juga menyebutkan perkiraan harga Vivo X20 Plus UD, yakni sekitar US$625 (Rp8,4 juta). Karena memuat sensor di bawah layar, maka tak heran jika hal ini membuat dimensi layarnya membengkak jadi 6,43 inci.

Sekilas dari bocoran gambar yang beredar, Vivo X20 Plus UD menganut desain yang cukup serupa OPPO F5 dan juga OnePlus 5 yang memang masih satu keluarga dengan Vivo. Dan dari beberapa komentar media yang sudah menjajal, disebutkan sensor fingerprint-nya sedikit lebih lambat dari sensor pada umumnya.

Tidak heran karena ini adalah teknologi baru yang memang cukup rumit untuk diterapkan. Namun bagaimana pun juga, kehadiran smartphone ini tentu saja begitu dinantikan karena membawa teknologi yang benar-benar baru dan canggih.

Continue Reading

News

Inilah Smartphone yang Paling Sering Dijiplak Sepanjang 2017

Published

on

mostsmartphone

Semakin membludaknya populasi smartphone yang beredar hingga saat ini membuat desainnya jadi makin mirip satu sama lain. Maka tak heran apabila ada klaim atau pendapat saling jiplak yang dilakukan antar produsen smartphone.

Aktivitas menjiplak ini tentunya paling banyak dijumpai di Cina. Ya, bukan cuma smartphone, produk lain pun juga kerap ditiru atau bahkan dipalsukan di Negeri Tirai Bambu tersebut.

hapepalingseringdijiplak

Nah, bicara soal smartphone tiruan, belum lama ini ada daftar menarik yang dirilis oleh AnTuTu. Perusahaan pencipta aplikasi benchmark tersebut merilis daftar smartphone yang paling sering dijiplak di Cina selama 2017. Dan nama Samsung keluar sebagai pemuncak.

Ini artinya smartphone buatan Samsung lah yang paling sering dijiplak di Cina dengan persentase 36,23 persen. Adapun smartphone buatannya yang paling sering ditiru adalah flagship Galaxy S7 edge.

Menyusul Samsung ada Apple di urutan kedua dengan angka 7,72 persen. Sudah bisa dipastikan, iPhone 7 Plus jadi smartphone yang paling banyak memiliki kloningan, khususnya karena jadi salah satu pionir yang menawarkan konfigurasi dual-camera.

Lalu siapa saja merek smartphone lain yang kerap ditiru? Di urutan ketiga hingga kelima masing-masing ditempati Xiaomi dengan persentase 4,75 persen, OPPO sebanyak 4,46 persen, dan terakhir Huawei sebanyak 3,4 persen.

Continue Reading

Populer