Now Reading
Review OnePlus 3T

Spesifikasi
Harga

Rp6,5 juta-Rp 8 juta

Bodi

152,7 x 74,7 x 7,4 mm, 158 gram

Prosesor

Qualcomm Snapdragon 821 quad-core 2,35 GHz

GPU

Adreno 530

RAM

6 GB

Storage

64/128 GB

Layar

Optic AMOLED 5,5 inci (1.920 x 1.080 piksel)

Kamera

16 MP & 16 MP

Baterai

3.400 mAh (Dash Charge)

Sistem Operasi

OxygenOS (Android 6.0.1)

Jaringan

4G

Sensor

Fingerprint, accelerometer, gyro, proximity, compass

Lainnya

Dash Charge

Tiap merilis smartphone baru, kami termasuk salah satu yang menanti dan tertarik untuk melihat bakal sehebat apa smartphone besutan OnePlus. Mirip seperti Apple, hampir setiap smartphone yang dirilis OnePlus adalah perangkat flagship. Bahkan di tahun 2016 kemarin, OnePlus sukses merilis dua smartphone flagship, yakni OnePlus 3 dan OnePlus 3T.

Kelebihan

Makin ngebut. OnePlus 3 adalah smartphone dengan jeroan kelas atas seperti CPU Snapdragon 820. Seakan tidak puas, OnePlus menciptakan OnePlus 3T dengan prosesor yang lebih kencang, yakni Snapdragon 821 (2,35 GHz). Sementara kapasitas RAM-nya masih sama-sama 6 GB, namun kapasitas storage selain tersedia 64 GB, juga tersedia 128 GB.

Dengan prosesor yang lebih baru, performa OnePlus 3T pun jadi lebih ngebut dibanding OnePlus 3. Kami membandingkannya dengan mengadu benchmark menggunakan AnTuTu. Hasilnya OnePlus 3T berhasil meraih skor 161 ribu poin, sedangkan OnePlus 3 hanya 140 ribu poin saja. Sebagai pembanding, Google Pixel yang notabene lebih mahal, hanya berhasil meraih skor 138 ribu poin.

Duet kamera 16 MP. Bukan sekadar memberikan peningkatan pada prosesor saja, tapi OnePlus juga meningkatkan resolusi kamera depan OnePlus 3T. Mungkin karena ada di bawah naungan OPPO, maka OnePlus tak ragu menyematkan kamera depan 16 MP pada OnePlus 3T. Resolusi tersebut sama seperti resolusi kamera utamanya.

Dengan resolusi kamera setinggi itu, kami merasa sangat puas saat berfoto selfie atau wefie. Ya, kualitas fotonya terang meski fitur beautify-nya tak selengkap smartphone khusus selfie seperti OPPO F1s, Vivo V5, atau ASUS ZenFone Selfie. Sementara kamera utamanya, meski memiliki resolusi sama, tapi punya kualitas lebih baik dari kamera depannya. Yang jelas, kedua kamera OnePlus 3T memuaskan!

Banderol bersaing. Bicara smartphone flagship, harga yang dipatok untuk OnePlus 3T ini tergolong terjangkau. Smartphone kencang berkualitas merek lain semisal Samsung Galaxy S7, Google Pixel, atau ASUS ZenFone 3 Deluxe dibanderol dengan harga di atas Rp9 juta. Tapi tidak dengan OnePlus 3T yang bisa dibeli mulai harga Rp6 jutaan saja.

Desain masih elegan. Desain OnePlus 3 dan OnePlus 3T 100 persen sama. Dimensinya sama, bobotnya sama, penempatan tombolnya sama, pun begitu dengan material metal yang digunakan. Bedanya hanya pada warnanya saja, dimana OnePlus 3T kini agak lebih kecokelatan. Kami simpulkan desain OnePlus 3T masih terlihat elegan untuk saat ini dan tentunya masih terasa licin.

Nihil bloatware. Unit OnePlus 3T yang kami miliki datang dengan OxygenOS terbaru yang sayangnya masih berbasis Android 6.0.1. Katanya OnePlus sudah mulai menggulirkan update Android Nougat sejak tahun baru kemarin, tapi kami belum kebagian. Terlepas dari OS-nya, kami menyukai kecepatan UI yang ditawarkan. Di dalamnya sudah ter-install Google Play dan asyiknya kami tidak menemukan satu pun bloatware yang mengganggu.

Baterai mumpuni. Berbekal dimensi dan bobot yang sama, OnePlus sukses menyematkan kapasitas baterai yang lebih besar pada OnePlus 3T. Baterainya meningkat dari yang tadinya 3.000 mAh pada OnePlus 3 menjadi 3.400 mAh pada OnePlus 3T. Baterai ini setidaknya menghasilkan screen-on-time lima jam ke atas.

Tidak ketinggalan, fitur quick charging bernama Dash Charge juga tetap ada. Namun karena baterainya lebih besar, durasi pengisian kini agak lebih lama. Dari yang sebelumnya membutuhkan waktu 1 jam 15 menit, kini menjadi 1,5 jam. Sama halnya VOOC milik OPPO, Dash Charge milik OnePlus 3T terasa sangat cepat.

Kekurangan

Tidak bergaransi. Selepas “minggatnya” OnePlus dari tanah air, praktis unit yang dijual di sini berstatus garansi internasional. Karenanya, kita sebagai pengguna patut was-was kalau-kalau terjadi kerusakan yang mengharuskannya masuk ruang servis. Dengan kata lain, setidaknya kita harus menyiapkan dana ekstra jika ingin mereparasi di jasa servis non resmi tanah air.

Tanpa headset. Lagi-lagi sama halnya OnePlus 3, unit OnePlus 3T dipasarkan tanpa kehadiran headset. Padahal boks penjualan, charger, serta kabel data yang disertakan tergolong berkualitas. Tentunya tanpa kehadiran headset, kita harus menyiapkan dana tambahan untuk membelinya guna mendengarkan musik atau bertelepon dengan nyaman.

Kesimpulan

Bagi kami, peningkatan yang dibawa OnePlus 3T tak terlalu signifikan ketimbang OnePlus 3. Pasalnya OnePlus 3 saja sudah terasa begitu kencang. Tapi kalau sebelumnya Anda belum pernah menggunakan OnePlus 3 dan memang sedang mencari smartphone flagship berkualitas, maka OnePlus 3T adalah satu rekomendasi terbaik dari kami.

Video review

Our Rating
User Rating
Rate Here
Handling
Software
Hardware
Camera
Verdict

OnePlus 3T adalah penyempurna OnePlus 3 yang layak diburu pencinta smartphone flagship berkualitas. Apalagi harga yang ditawarkannya cukup menggoda.

Our Rating
User Rating
4 ratings
You have rated this
Bagaimana menurut Anda?
Keren!
49%
Mau
22%
Biasa Aja
19%
Payah!
10%
About The Author
Romi Hidayat
Pengguna Huawei P10. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.
15 Comments
Leave a response
  • wiyanto
    March 16, 2017 at 5:16 pm

    Saya baru saja beli A3010, tidak ada bahasa indonesia, tidak ada google play. Bantu saya doong, dimana saya bisa flash Rom hydrogen ke ROM Oxygen 4.0?? pleaseeee…

  • raiko
    February 13, 2017 at 2:13 am

    bang jadi di indo belum ad service center resmi ya? jadi kalo ud hardware rusak hapenya uda susah donk benerinya keluar banyak duit?
    menurut agan mendingan beli ini ato zenfone 3 yang ze552kl? zenfone uda ada service center kan?
    pusing banget neh soalnya nambak 1 jt ud dpt spek yang jauh lebih bagus tapi kalo rusak mahal lagi. btw ini sama zenfone ada ga yang gampang overheat ato batterynya boros bener?

    • raiko
      February 13, 2017 at 2:15 am

      menurut abang abang mendingan beli oneplus 3t ato zonfone 3 ze552kl? yang lebih aman dan ga rugi
      thanks sebelumnya

  • Haris
    January 9, 2017 at 1:58 pm

    ini 4G nya terLOCK ga di Indonesia?? -_-

    • Al-Ghifari
      January 11, 2017 at 11:09 am

      Ini hape gak masuk resmi gan

    • Reyhan
      February 2, 2017 at 7:07 pm

      Tergantung gan. Import yg seri A3000 atau unit dari China bisa tp dengan band Ghz nya terbatas buat 4G, jd mungkin buat provider tertentu gak bisa.. Kalau yg seri A3003 atau keluaran internasional, lebih luas lagi bandnya. Pakai Simpati 4Gnya bisa.

      Ane sendiri yg A3003.

  • 74DD
    January 6, 2017 at 4:19 pm

    Oneplus 3t ada setting bahasa indonesia ga min ? Soalnya bru mau beli..

  • Alan
    January 4, 2017 at 1:46 pm

    Menurutku sih persetan sama yang tiada garansi dan service center resmi, yah itu cuma opini saya saja, beda dengan orang kaya rusak tinggal beli baru.

  • satria
    January 4, 2017 at 1:42 pm

    Beli dimana min? Kalo ada link nya sekalian. Thks

  • Bima Saputra
    January 4, 2017 at 7:50 am

    AnTuTu nya juga tinggi

  • Dovi Raka
    January 4, 2017 at 4:54 am

    Love ONEPLUS ❤️

  • Raihan
    January 3, 2017 at 10:52 pm

    The Faster Smartphone

  • Yoktan Setyawan
    January 3, 2017 at 10:49 pm

    Mending Xiaomi Mi Note 2

Leave a Response