Xiaomi pada tanggal 30 Maret lalu telah meluncurkan smartphone Redmi Note 10 dan Redmi Note 10 Pro di Indonesia. Keduanya datang membawa banyak daya tarik tersendiri, antara lain layar AMOLED dan dukungan kamera yang tidak bisa dipandang sebelah mata oleh para kompetitor.
Melalui Redmi Note 10 dan Note 10 Pro, Xiaomi juga kembali meningkatkan standar segmen mid-range di pasar smartphone Indonesia. Di seri ini, Xiaomi juga berhasil melampaui batasan segmen menengah di Indonesia dengan membawa layar AMOLED pertama di seri Redmi Note.
Layar Super AMOLED
Ya! Xiaomi menggadang-gadang Redmi Note 10 dan Redmi Note 10 Pro sebagai smartphone “Jawara” terbaru. Redmi Note 10 oleh Xiaomi dikukuhkan sebagai Jawara AMOLED, sementara Redmi Note 10 mendapat julukan sebagai Jawara AMOLED 108MP.

Baik Redmi Note 10 maupun Redmi Note 10 Pro, keduanya sudah dilengkapi layar Super AMOLED. Varian standar memiliki ukuran layar 6,4 inci, sementara varian Pro layarnya berukuran 6,67 inci. Kedua juga dipercantik dengan punch-hole yang diletakkan di tengah, hanya saja varian varian Pro punya refresh rate 120Hz.
Untuk tingkat kecerahannya, Redmi Note 10 mencapai 1.100 nits, sementara Redmi Note 10 Pro mencapai 1.200 nits. Kedua smartphone ini datang dengan resolusi yang sama, yakni FullHD+ dan memiliki aspek rasio 20:9. Redmi Note 10 telah dilindungi oleh Corning Gorilla Glass 3, sedangkan varian Pro oleh Corning Gorilla Glass 5.
Terkait dengan warna yang disodorkan, Redmi Note 10 yang dipasarkan di Indonesia punya pilihan warna Onyx Gray, Pebble White, dan Lake Green. Sementara, Redmi Note 10 Pro punya pilihan warna Onyx Gray, Glacier Blue, dan Gradient Bronze.