Snapdragon 678 vs Snapdragon 732G
Seperti yang sudah dijabarkan oleh Xiaomi saat meluncurkan Redmi Note 10 Series di Indonesia, bahwa kedua smartphone tersebut menyasar segmen mid-range dengan harga terjangkau. Tidak hanya itu, Xiaomi juga sesumbar bahwa Redmi Note 10 dan Note 10 Pro punya kinerja yang dapat diandalkan.
Memang bukan omong kosong yang dikatakan oleh Xiaomi. Baik Redmi Note 10 maupun Redmi Note 10 Pro, keduanya sama-sama ditenagai oleh chipset buatan Qualcomm. Redmi Note 10 ditenagai oleh Snapdragon 678, sementara Redmi Note 10 Pro ditenagai Snapdragon 732G.

Disektor grafis, Redmi Note 10 yang datang dengan SoC Snapdragon 678 telah terintegrasi dengan GPU Adreno 612. Sedangkan Redmi Note 10 Pro yang dibekali Snapdragon 732G telah terintegrasi dengan GPU Adreno 618. Punya dukungan grafis seperti itu, tentu keduanya dapat menjalankan konten multimedia dengan mulus.
Lalu, bagaimana dengan sektor memorinya? Redmi Note 10 hanya datang dengan satu pilihan memori, yakni RAM 4 GB + ROM 64 GB. Berbeda dengan varian standar, Redmi Note 10 Pro punya dua pilihan memori, yakni RAM 6 GB + ROM 64 GB dan RAM 8 GB + ROM 128 GB.
Tidak perlu khawatir dengan kapasitas penyimpanan yang ditawarkan. Baik Redmi Note 10 maupun Note 10 Pro, masing-masing masih dibekali dengan slot untuk menampung kartu microSD hingga 512 GB secara dedicate, yang artinya tidak mengganggu penempatan kartu SIM.
Untuk di sektor catu daya, kedua smartphone ini juga memiliki sedikit perbedaan kapasitas baterai yang dibenamkan. Redmi Note 10 dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh, sedangkan Redmi Note 10 dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh. Meski begitu, keduanya sama-sama dibekali fast charge 33W via kabel.