Connect with us
ZenBook-13-14
Berita

Strategy Analytics: Market Samsung Digerus Smartphone Cina Tahun Depan

Updated

Samsung, produsen smartphone asal Negeri Gingseng tercatat memiliki market share yang terbilang baik di tahun ini. Selain merilis Galaxy S8 dan S8 Plus, Samsung juga berhasil memasarkan Galaxy Note 8 di banyak negara, termasuk di Indonesia.

Padahal, seperti kita tahu bersama, pada tahun 2016 lalu Samsung sempat memiliki catatan buruk. Ya! Mereka gagal untuk memasarkan Galaxy Note 7 karena mengalami masalah terkait dengan dukungan baterai yang disematkan.

Meskipun begitu, Samsung tetap percaya diri untuk memasarkan Galaxy Note 8 di tahun ini dan akhirnya, tak sedikit konsumen yang suka dengan smartphone premium tersebut. Ini juga yang membawa Samsung begitu perkasa di pasar smartphone global di tahun ini.

Lantas, bagaimana sepak terjang Samsung di tahun depan? Strategy Analytics memperkirakan pasar Samsung di tahun 2018 bakal mengalami penurunan. Diperkirakan, Samsung hanya memiliki market share global sebesar 19,2 persen atau setara 315 juta unit.

Padahal, Samsung saat ini menyumbang market share di pasar smartphone global sebesar 20,5 persen. Mengapa Samsung bisa drop? Jawabannya adalah pengaruh produsen smartphone asal Cina yang diprediksi pada tahun-tahun mendatang akan begitu kuat.

Tak hanya Huawei, pasar smartphone Samsung juga akan diganggu oleh Xiaomi dan OPPO. Pihak Strategy Analytics menegaskan bahwa smartphone buatan produsen asal Cina tersebut seringkali memiliki biaya produksi jauh lebih kecil dibandingkan dengan perangkat buatan Samsung.

Tak hanya dibuat dengan biaya produksi yang minimalis, mereka juga berani untuk menyuguhkan sebuah perangkat high-end dengan harga terjangkau. Tentu saja, tak sedikit konsumen yang akhirnya beralih untuk berbelanja smartphone buatan Huawei, Xiaomi atau OPPO.

Tak hanya bersaing ketat di jajaran smartphone premium, persaingan ini juga sudah merambah ke segmen mid-tier dan budget. Semakin pintarnya konsumen untuk memilih perangkat yang diinginkan, sedikit banyak juga turut mempengaruhi.

Baca juga

Jika prediksi Strategy Analytics benar, ini pertama kalinya Samsung mengalami penurunan pangsa pasar smartphone sejak 2016 saat Galaxy Note 7 bermasalah. Meski begitu, Samsung tetap berada di kursi singgasana diikuti Apple (14,3%), Huawei (10%), dan OPPO (7,8%).

Comments

Harga HP Terbaru

Harga HP2 days ago
Harga dan Spesifikasi POCO M3

POCO, yang sekarang telah menjadi brand independen dari Xiaomi baru saja meluncurkan POCO M3 di pasar Indonesia. Datang sebagai smartphone...

Harga HP3 days ago
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy S21 Ultra

Galaxy S21 Ultra adalah seri Galaxy S21 tertinggi yang diperkenalkan oleh Samsung bersama Galaxy S21 dan S21+. Smartphone ini juga...

Harga HP1 week ago
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy S21 & S21+

Samsung Galaxy S21 dan S21+ secara resmi sudah hadir di pasar Indonesia. Smartphone ini datang dengan RAM 8 GB, ROM...

Harga HP2 weeks ago
Harga dan Spesifikasi OPPO Reno5

Dipasar Indonesia OPPO kembali membuat kejutan dengan meluncurkan OPPO Reno5. Smartphone yang masih ditenagai Snapdragon 720G ini menitikberatkan pada sektor...

Harga HP1 month ago
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy A12

Samsung kembali membuat kejutan di pasar Indonesia dengan meluncurkan Galaxy A12. Smartphone yang ditenagai Helio P35 ini dibanderol seharga Rp2...

Harga HP3 months ago
Harga dan Spesifikasi realme narzo 20 Pro

Amunisi terbaru dari realme untuk memanjakan para realme Fans yang gemar bermain game mobile, realme telah meluncurkan realme narzo 20...

Harga HP3 months ago
Harga dan Spesifikasi POCO X3 NFC

Xiaomi di pasar Indonesia sudah secara resmi memperkenalkan POCO X3 NFC. Smartphone mid-range dengan dukungan NFC ini datang ditenagai chipset...

Harga HP3 months ago
Harga dan Spesifikasi realme 7 Pro

Di pasar Indonesia realme kembali memperkenalkan smartphone mid-range terbarunya, realme 7 Pro. Smartphone ini telah dibekali chipset Snapdragon 720G, RAM...

Aplikasi DroidLime

Get it on Google Play

Populer