Connect with us
VivoBook-S14-S433FL
Review

Review ASUS ROG Strix GL502VM

Updated

Bisnis smartphone ASUS memang tidak secerah dua tahun lalu saat mereka merilis ZenFone generasi pertama dan ZenFone 2. Tapi sebaliknya, bisnis notebook ASUS terus mengalami peningkatan dan berhasil jadi pemimpin pasar di Indonesia. Bukan cuma untuk kategori notebook biasa, tapi juga notebook gaming.

Tiga bulan terakhir kami adalah pengguna ROG G701VIK dan merasa sangat puas dengan kemampuannya. Dan kali ini kami mendapat kesempatan untuk menjajal notebook gaming ASUS lainnya, yaitu ROG Strix GL502VM yang punya harga sepertiga dari ROG G701. Dengan banderol Rp25 juta, apakah notebook ini bisa menawarkan performa yang tak kalah gahar?

Untuk mayoritas gamer

Seri ROG Strix adalah notebook gaming untuk mayoritas gamer. Seri ini jadi yang paling favorit karena menawarkan perbandingan harga dan performa yang paling masuk akal. Bagaimana tidak, harga Rp25 juta yang ditawarkan bisa dibilang setara dengan notebook bisnis fashion seperti ZenBook atau MacBook, tapi hardware-nya jauh lebih ngacir.

Selain harganya yang rasional, performa yang dibawa ROG Strix GL502VM juga bakal memuaskan mayoritas gamer, tak terkecuali di Indonesia. Apakah Anda termasuk gamer hardcore, gamer e-sport, atau gamer casual, kebutuhan gaming Anda rasanya bakal bisa tersalurkan dengan baik.

ASUS mengawinkan Windows 10, CPU Intel Core i7-7700HQ, dan GPU NVIDIA GTX 1060 6 GB pada ROG Strix GL502VM. Kombinasi keduanya adalah salah satu yang terfavorit di kalangan gamer. Untuk menambah daya gedornya, ASUS menyematkan RAM 8 GB yang bisa diperluas hingga 16 GB serta storage combo HDD 1 TB dan SSD 256 GB.

Compact tetap trendi

Ketimbang seri G7xx, seri ROG Strix jelas menawarkan mobilitas jauh lebih menggoda untuk dibawa bepergian sehari-hari. Ya, notebook gaming ini punya layar 15,6 inci yang sedang. Sementara ketebalan dan bobotnya masing-masing 2,3 cm dan 2,2 kg.

Praktis kita bisa membawanya pergi dengan lebih nyaman. Tapi perlu diingat, bobot 2,2 kg tersebut belum termasuk charger yang berukuran sedang. Dan bisa kami pastikan Anda akan membutuhkan tas ransel berukuran besar untuk bisa nyaman membawanya sehari-hari.

Bicara soal desain, apa yang disajikan ASUS memang terbilang keren. Tapi itu bagi yang baru pertama menggunakan ROG khususnya seri Strix. Sedangkan bagi yang sudah beberapa kali berganti ROG, kemungkinan besar bakal merasa bosan melihat desainnya.

Namun bagaimana pun juga, kami tetap menilai desain ROG Strix GL502VM terlihat trendi. Keseluruhan bodinya berbalut warna hitam dengan aksen warna merah di beberapa area. Seperti di bagian depan yang terlihat seolah menyala, ada pula di beberapa tuts keyboard, serta satu logo ROG di area palm rest sebelah kanan.

Bisa menghajar Battlefield 1

Battlefield 1 hingga saat ini masih tercatat sebagai salah satu game perang favorit kami. Grafisnya yang mewah dan gameplay super seru adalah alasannya. Dan asyiknya, game besutan EA ini bisa berjalan dengan sangat lancar menggunakan ROG Strix GL502VM.

Kami mengujinya dengan konfigurasi resolusi Full HD dan grafis high. Frame rate yang kami dapat hampir selalu berada di atas 60 fps yang artinya sempurna. Sementara jika opsi grafis diset ultra, akan terjadi penurunan fps namun tidak mengganggu jalannya permainan. Alias 100 persen masih playable.

Game berat terbaru lainnya seperti The Evil Within 2 juga terasa sama lancarnya menggunakan resolusi Full HD dan grafis high. Apalagi game lebih ringan seperti FIFA 18, terasa sangat enteng. Bisa disimpulkan, spek yang dibawa ROG Strix GL502VM bisa mengantarkan Anda bermain game berat terbaru dengan grafis high serta resolusi Full HD.

Fitur ekstra

Kalau terbiasa dengan ROG, maka Anda juga sudah terbiasa menggunakan ROG Gaming Center. Aplikasi ini sangat berguna dalam bermain game. Mulai dari memantau kondisi atau temperatur hardware hingga mengaktifkan profil untuk nge-game.

Selain ROG Gaming Center, ASUS juga menyematkan fitur menarik lain seperti layar yang sudah mendukung NVIDIA G-Sync untuk menampilkan visual game bebas sendatan. Plus ada juga sistem pendingin Hyper Cool Duo menggunakan heatpipe tembaga yang sukses mengusir panas sehingga tidak terasa di area palm rest.

Audio dan baterai standar

Meski diklaim punya teknologi IcePower, kualitas speaker pada ROG Strix GL502VM sama sekali tidak wah. Bahkan volume-nya masih kalah nyaring dari MacBook atau ZenBook Pro. Cukup membingungkan memang, karena berpredikat sebagai notebook gaming, speaker-nya malah biasa saja.

Jadi setiap kali ingin merasakan sensasi bermain game yang maksimal, kami selalu menggunakan headset agar bisa merasakan efek suara yang lebih baik. Ya, seperti yang kita tahu, suara adalah unsur sangat penting dalam menghadirkan kenikmatan saat bermain game.

Satu hal lain yang tergolong standar adalah baterainya. Ini bukanlah hal baru lantaran hampir semua jenis notebook gaming bakal kedodoran dari sisi baterai karena harus mengerjakan beban komputasi dan grafis berat.

Selama kami gunakan, baterainya bisa habis dalam waktu 1,5 jam untuk bermain game berat atau sekitar 3 jam jika digunakan untuk multimedia nonstop seperti browsing atau streaming YouTube.

Kesimpulan

Kalau Anda sedang mencari notebook untuk memuaskan hasrat bermain game kelas berat tapi tidak terlalu merepotkan untuk dibawa berpindah-pindah tempat, maka ROG Strix GL502VM adalah pilihan yang menarik. Selain bodinya lebih compact, spesifikasinya bisa menjalankan game berat dengan opsi grafis high, serta harganya masih masuk akal.

Comments

Harga HP Terbaru

Harga HP2 days ago
Harga dan Spesifikasi POCO F2 Pro

POCO sudah memperkenalkan penerus dari POCO F1 yang datang dengan sebutan POCO F2 Pro. Datang sebagai smartphone unggulan, POCO membekali...

Harga HP1 week ago
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy M21

Samsung Galaxy M21 resmi diboyong oleh Samsung ke pasar Indonesia. Ditenagai chipset Exynos 9611, RAM 4 GB dan penyimpanan internal...

Harga HP2 weeks ago
Harga dan Spesifikasi vivo Y30

Setelah memperkenalkan vivo Y50, vivo kembali melengkapi lini Y Series yang dikembangkannya dengan menghadirkan vivo Y30. Smartphone yang ditenagai chipset...

Harga HP3 weeks ago
Harga dan Spesifikasi OPPO A92

OPPO beberapa waktu lalu telah memperkenalkan smartphone barunya, yang masuk ke lini A Series di Indonesia. Smartphone tersebut adalah OPPO...

Harga HP3 weeks ago
Harga dan Spesifikasi OPPO A52

OPPO diam-diam telah memboyong OPPO A52 ke pasar Indonesia. Smartphone kelas menengah ke bawah ini telah dibekali chipset Snapdragon 665...

Harga HP4 weeks ago
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy A31

Meramaikan pasar smartphone kelas menengah, Samsung baru saja memboyong Galaxy A31 ke Indonesia. Smartphone yang dijual seharga Rp4 jutaan ini...

Harga HP4 weeks ago
Harga dan Spesifikasi Apple iPhone SE (2020)

Apple pada pertengahan bulan lalu sudah meluncurkan smartphone "murah" terbarunya, iPhone SE (2020). Ini adalah generasi kedua dari iPhone SE...

Harga HP1 month ago
Harga dan Spesifkasi vivo Y50

Pasar Indonesia kembali kedatangan smartphone kelas menengah yang ditawarkan oleh vivo. Smartphone tersebut adalah vivo Y50 yang sudah dbekali chipset...

Aplikasi DroidLime

Get it on Google Play

Populer