Connect with us
VivoBook-S14-S433FL
Fitur

POLLING: PIN, Pattern, Fingerprint, atau Face Unlock?

Updated

Sistem keamanan jadi sektor paling krusial di bidang teknologi, apalagi untuk sebuah perangkat pribadi seperti smartphone, PC, atau laptop. Data atau file jadi alasan utama mengapa sebagian besar perangkat dibekali sistem keamanan tertentu. Tentu, pengguna tidak ingin data-data pribadinya bocor dan diketahui oleh publik.

Senada dengan hal itu, smartphone jadi salah satu perangkat yang kian mengalami peningkatan kemampuan dalam bidang keamanan. Mulai dari sistem keamanan yang sangat sederhana hingga sistem keamanan yang super canggih. Di antara beragam pilihan sistem keamanan smartphone di bawah ini, mana yang menjadi favorit Anda?

PIN & password

Sekitar tahun 2000-an muncul sejumlah ponsel pintar atau yang biasa disebut smartphone. Apple, BlackBerry dan Samsung jadi promotor atau penggerak lahirnya beragam teknologi keren pada sebuah smartphone. Walaupun saat itu memori smartphone masih terbatas, data tetaplah data yang penting untuk dijaga.

Untuk itulah, vendor bersama para pengembangnya membekali sebuah smartphone dengan sistem keamanan PIN dan password. PIN menggunakan angka sebagai identitas utama, sedangkan password menggunakan karakter yaitu gabungan antara angka, huruf, hingga simbol khusus.

Pola (pattern)

Sebagaimana bayi yang bertumbuh menjadi dewasa, begitu pula dengan perkembangan smartphone yang semakin pintar. Tentunya, setiap pengembang dan vendor melakukan evaluasi tiap kali merilis smartphone.

Sistem keamanan PIN dan password yang dirasa kurang efisien karena harus memasukkan beberapa angka atau pun karakter. Oleh sebab itulah, vendor meluncurkan sistem keamanan polaatau pattern dimana pengguna dapat membuat pola tertentu sebagai ID keamanan.

Fingerprint

Kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan pola nyatanya memiliki kelemahan tertentu. Semudah kita membuat sebuah pola, semudah itulah orang dapat melihat dan meniru pola keamanan smartphone kita. Berdasarkan fakta itulah, akhirnya vendor smartphone “berkeringat darah” menciptakan teknologi keamanan baru yaitu fingerprint alias sensor sidik jari.

Sesuai dengan namanya, sistem keamanan ini menggunakan sidik jari kita sebagai identitas utama. Sistem keamanan ini sangatlah kuat, sebab tak satu pun manusia di dunia ini yang memiliki sidik jari yang sama. Keunikan inilah yang menjadi kelebihan sensor sidik jari.

Cara kerja sensor sidik jari pastinya tidak semudah yang dikira. Namun sederhananya, sensor ini memanfaatkan optical dan sensor ultrasonik guna menangkap dan mengenali bentuk sidik jari, kemudian data itu disimpan dalam database lokal smartphone. Jika data yang dimasukan sesuai dengan sidik jari pengguna, maka kunci akan terbuka. Tidak hanya untuk mengunci smartphone, namun sistem keamanan ini juga dapat digunakan untuk mengunci folder atau aplikasi tertentu.

Iris scanner

Selain sidik jari, ada satu anggota tubuh lain yang tak kalah unik yakni iris mata. Nokia dan Samsung adalah dua vendor perdana yang membuat sistem keamanan ini. Smartphone yang mengusung konsep keamanan seperti ini dibekali sebuah sensor inframerah yang dapat menangkap dan mengenali iris mata, kemudian data tersebut di simpan ke dalam database. Dengan sistem keamanan ini pengguna tidak perlu menaruh jari ke sebuah sensor, namun hanya perlu mengarahkan kamera depan ke mata.

Face recognition

Selain sidik jari dan iris, faktanya pola wajah manusia sangatlah unik. Untuk itulah ditahun 2017 lalu, sejumlah vendor melahirkan teknologi keamanan baru bernama Face Recognition. Sensor ini disebut-sebut lebih aman dan sulit ditembus ketimbang iris scanner dan sidik jari yang terkadang kerap keliru.

Perusahaan asal Amerika Serikat, yakni Apple telah menghadirkan sistem keamanan ini pada iPhone X, namun mereka menyebutnya dengan istilah Face ID. Bahkan sebelum dari itu, smartphone Android juga telah menyuguhkan fitur keamanan ini.

Untuk dapat merealisasikan teknologi ini, vendor smartphone menyediakan beragam sensor pada kamera depannya. Kumpulan sensor ini akan memindai pola wajah dan menyimpan data tersebut ke dalam database smartphone. Pengguna hanya perlu mengarahkan wajah ke smartphone dan keamanan smartphone akan terbuka sangat cepat.

Fingerprint underdisplay

Meski beragam sistem keamanan telah tercipta, namun berdasarkan survei pengguna lebih sering menggunakan sensor sidik jari. Selain keunikan dan kemudahannya, sensor sidik jari dapat bekerja dengan sangat cepat dan terkesan lebih responsif dari sensor keamanan lainnya. Sayangnya, sensor fingerprint hanya dapat ditempatkan di beberapa lokasi tertentu seperti tombol home atau bodi belakang smartphone.

Guna mempercepat dan mempermudah penggunanya, vendor smartphone berusaha sekuat tenaga untuk memasang atau mengintegrasikan sensor keamanan sidik jari ini pada layar smartphone. Dengan maksud lain, pengguna hanya perlu menyentuh layar mereka dengan jari dan kunci smartphone pun akan terbuka.

Itulah sederet sistem keamanan yang telah diciptakan oleh vendor dan para pengembang. Tentu perkembangan tidak berhenti sampai di sini saja, hingga detik ini setiap perusahaan teknologi masih getol menciptakan fitur keamanan yang baru. Nah, menurut Anda, mana yang paling asyik dan nyaman digunakan?

Sistem keamanan favorit di smartphone?

Comments

Harga HP Terbaru

Harga HP4 days ago
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy M21

Samsung Galaxy M21 resmi diboyong oleh Samsung ke pasar Indonesia. Ditenagai chipset Exynos 9611, RAM 4 GB dan penyimpanan internal...

Harga HP7 days ago
Harga dan Spesifikasi vivo Y30

Setelah memperkenalkan vivo Y50, vivo kembali melengkapi lini Y Series yang dikembangkannya dengan menghadirkan vivo Y30. Smartphone yang ditenagai chipset...

Harga HP2 weeks ago
Harga dan Spesifikasi OPPO A92

OPPO beberapa waktu lalu telah memperkenalkan smartphone barunya, yang masuk ke lini A Series di Indonesia. Smartphone tersebut adalah OPPO...

Harga HP3 weeks ago
Harga dan Spesifikasi OPPO A52

OPPO diam-diam telah memboyong OPPO A52 ke pasar Indonesia. Smartphone kelas menengah ke bawah ini telah dibekali chipset Snapdragon 665...

Harga HP3 weeks ago
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy A31

Meramaikan pasar smartphone kelas menengah, Samsung baru saja memboyong Galaxy A31 ke Indonesia. Smartphone yang dijual seharga Rp4 jutaan ini...

Harga HP3 weeks ago
Harga dan Spesifikasi Apple iPhone SE (2020)

Apple pada pertengahan bulan lalu sudah meluncurkan smartphone "murah" terbarunya, iPhone SE (2020). Ini adalah generasi kedua dari iPhone SE...

Harga HP4 weeks ago
Harga dan Spesifkasi vivo Y50

Pasar Indonesia kembali kedatangan smartphone kelas menengah yang ditawarkan oleh vivo. Smartphone tersebut adalah vivo Y50 yang sudah dbekali chipset...

Harga HP1 month ago
Harga dan Spesifikasi OPPO A12

Dikelas menengah ke bawah, OPPO baru saja memperkenalkan smartphone barunya, OPPO A12. Smartphone yang dibanderol seharga Rp2 jutaan ini telah...

Aplikasi DroidLime

Get it on Google Play

Populer