Huawei secara resmi merilis empat versi Mate 20 dalam sebuah acara yang berlangsung di London, yakni Mate 20 dan Mate 20 Pro. Keduanya hadir dengan desain cantik, prosesor cepat Kirin 980, kamera canggih serta beragam teknologi lainnya. Seperti apa fitur-fitur menarik yang hadir di flagship Huawei ini? Berikut adalah daftarnya.
CPU 7nm pertama
Kirin 980 merupakan prosesor mobile performa tinggi pertama di dunia yang dibangun menggunakan arsitektur 7nm. Dibanding seri sebelumnya yang menggunakan CPU Cortex-A73, Kirin 980 dengan CPU Cortex-A76 menawarkan peningkatan performa hingga 75% dan power efisensi hingga 58%.
Memiliki delapan inti, Huawei membagi tiga bagian otak Kirin 980, yakni 2x 2.6 GHz Cortex-A76, 2x 1.92 GHz Cortex-A76 dan 4 x1.8 GHz Cortex-A55. Ketiga bagian tersebut akan bekerja sesuai kebutuhan, misalkan saat mendengarkan musik hanya satu otak yang jalan, sedangkan saat memainkan game dengan grafis tinggi akan membuat ke-delapan otaknya berjalan sekaligus.
Artificial intelligence
Artificial intelligence (AI) atau yang berarti kecerdasan pintar merupakan salah satu fitur unggulan di smartphone flagship besutan Huawei. Setelah sukses mengaplikasikan AI pada kamera P20 Pro sehingga memperoleh skor tertinggi di DXoMark, Huawei juga melakukan hal yang sama pada kedua seri Mate 20 dengan tingkat kecanggihan yang lebih tinggi.
AI di Mate 20 series mampu mengenali hingga 1500 scene berbeda, lebih banyak dari P20 Pro yang hanya 500. Lebih lanjut, AI nya memiliki fitur 3D predictive focus yang mampu mengenali objek bergerak dan memusatkan fokusnya pada objek tersebut.
Nano memory card
Huawei telah meninggalkan microSD sebagai media penyimpanan memori eksternal. Sebagai gantinya, di Mate 20 series sudah didukung dengan memori bertipe Nano (NM Card). Memori Nano memiliki bentuk seperti nano SIM yang digunakan sehari-hari. Di sini pengguna dapat memilih untuk menggunakan dua Nano SIM sekaligus atau mengganti dengan Nano memory.
Dengan bentuk yang diklaim 45% lebih kecil, tentu tidak akan memakan banyak tempat dibanding saat menggunakan microSD. Bagaimana dengan kecepatannya? Dari desas-desus yang beredar, Nano SD akan memiliki kecapatan 90 MB/s dengan opsi penyimpanan 128 GB dan 256 GB.
Reverse wireless charging
Terknologi unik dan sekaligus menjadi yang pertama hadir di smartphone Huawei Mate 20 series adalah reverse wireless charging. Pada umumnya wireless charging hanya berfungsi untuk mengisi daya smartphone lewat perangkat khusus. Di sini pengguna dapat memanfaatkan Mate 20 sebagai ‘powerbank wireless’, tentu untuk smartphone yang sudah mendukung fitur ngecas tanpa kabel.
Untuk memulai transfer daya baterai secara wireless, pengguna hanya perlu menempelkan smartphone lain ke belakang bodi Mate 20. Secara otomatis proses pengisian dayanya akan segera berlangsung. Fitur ini cukup berguna jika suatu saat iPhone X, iPhone 8, Samsung Galaxy Note 9, Galaxy S9 series atau smartphone yang mendukung wireless charging lainnya kehabisan baterai.
Supercharge 40W
Kedua versi Mate 20 baru dirilis ini memiliki baterai cukup besar, yakni 4000 mAh untuk Mate 20 dan 4200 mAh untuk Mate 20 Pro. Bagaimana dengan pengisian dayanya? Keduanya sama-sama memiliki fitur fast charging, hanya saja untuk Mate 20 Pro sedikit lebih cepat dengan dukungan SuperCharger 40W. Output yang dihasilkan dari kepala charger tersebut adalah 10V/4A yang mana meningkat dua kali lipat dibanding Supercharge sebelumnya hanya 5V/4.5A.
Hilangnya lensa B/W
Ada tiga modul kamera di seri Mate 20 Pro, yakni 40 MP aperture f/1.8 wide, 20 MP aperture f/2.2 ultra wide dan telephoto 8 MP aperture f/2.4. Huawei sepertinya mendengarkan keluhan pengguna dengan meninggalkan lensa Black and White di P20 Pro dan menggantinya dengan lensa ultra-wide, begitu juga dengan seri Mate 20.
Untuk seri Mate 20, ketiga lensa tersebut yakni 12 MP aperture f/1.8 lensa standar, 16 MP aperture f/2.2 lensa wide dan 8 MP aperture f/2.4 lensa tele. Adanya lensa wide tentunya membantu pengguna untuk mengabadikan gambar dengan angle lebih lebar, terutama saat berpergian.
Layar sampai 7,2 inci
Kedua Mate 20 memiliki layar lebar. Untuk Mate 20, layarnya berukuran 6,53 inci menggunakan panel IPS 18.7:9 dengan resolusi FHD+ 1.080 x 2.244 piksel. Sedangkan Mate 20 Pro memiliki bentang layar 6,39 inci dengan resolusi 1.440 x 3.120 piksel dan aspek rasio 19.5:9.
Lebih gila lagi, Huawei Mate 20 X bahkan punya layar 7,2 inci, merupakan smartphone dengan layar terbesar saat ini. Ketiga seri layarnya sama-sama didukung HDR10 dan perlindungan Corning Gorilla Glass. Khusus untuk seri Pro, terdapat juga sebuah sensor fingerprint under display yang diklaim lebih luas dibanding kompetitor.
Bagaimana dengan harganya? Huawei Mate 20 tersedia dalam dua pilihan RAM, yakni 4 GB seharga €800 atau sekitar Rp14 jutaan dan 6 GB dengan storage 128 GB seharga €850 atau sekitar Rp15 jutaan. Sedangkan untuk Huawei MAte 20 Pro dengan RAM 6 GB dan storage 128 GB dibanderol €1.050 atau sekitar Rp18 jutaan.
Bacaan menarik
- Beli yang Mana, vivo S1 Pro atau realme 5s?
- 6 Hal yang Patut Kalian Tahu Sebelum Beli ASUS ZenFone 6
- Punya SoC Sama, Pilih Redmi Note 8, realme 5 atau OPPO A9 2020?
- 1 Tahun di Indonesia, realme Gelontorkan 10 Seri Smartphone
- 10 Ponsel yang Punya Kamera Belakang Terbaik Versi DxOMark
- Rp3 Jutaan, Pilih Samsung Galaxy A30s, realme 5 Pro atau OPPO A9 2020?