Connect with us
FX507Z
Berita

OY! Indonesia Fasilitasi Semua Proses Keuangan untuk Individu dan Bisnis

Solusi money movement seperti yang dihadirkan platform fintech OY! Indonesia memfasilitasi semua proses keuangan, mulai dari kebutuhan sehari-hari individu hingga kebutuhan bisnis.

Updated

Teknologi finansial atau fintech diprediksi memiliki peran besar terhadap percepatan pemulihan ekonomi. Bahkan Presiden Joko Widodo menyatakan harapannya bahwa keberadaan fintech akan turut mendorong Indonesia menjadi negara dengan ekonomi terbesar ke-7 di dunia tahun 2030.

Berdasarkan riset CEIC, Indonesia menjadi negara kedua terbesar di kawasan Asia Tenggara dengan perputaran uang kartal dan giral senilai US$1,5 triliun pada tahun 2020. Di posisi puncak ada Singapura yang memiliki perputaran uang sebesar US$2,3 triliun pada periode yang sama.

Menurut Bhima Yudhistira, Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS), maraknya fintech saat ini akan mengakibatkan massifnya transaksi non tunai. Ketika transaksi non-tunai semakin umum bagi kalangan masyarakat, maka akan muncul bisnis-bisnis baru di industri ini.

“Jadi semakin cashless akan terjadi efisiensi dan terus muncul bisnis-bisnis digital. Ini akan menciptkaan tenaga kerja yang lebih besar lagi dan tentunya mendorong ekonomi Indonesia,” kata Bhima saat diskusi virtual bertajuk ‘Peran Fintech Dorong Ekonomi Digital Indonesia’ yang digelar Forum Wartawan Teknologi (FORWAT), Rabu (10/11).

Salah satu pemain di industri fintech adalah OY! Indonesia. Perusahaan yang terbentuk sejak tahun 2017 ini menyebut layanannya sebagai money movement yang memfasilitasi semua proses keuangan, mulai dari kebutuhan sehari-hari individu hingga kebutuhan bisnis di antara beberapa institusi.

“Indonesia itu unik sebagai salah satu negara dengan perputaran uang yang sangat besar. Perputarannya lewat beragam media. Ada yang digital dan ada pula yang cash. Kami melayani transaksi keduanya. Boleh dibilang, kami adalah aggregator dari sumber keuangan,” kata CEO OY! Indonesia, Jesayas Ferdinandus.

Jesayas melanjutkan, ada alasan mengapa pihaknya membantu menghadirkan layanan untuk transaksi tunai. Berdasarkan data yang dimiliki, sebanyak 85% transaksi di Indonesia masih menggunakan cash. Meski banyak UMKM yang menjual barang secara online, faktanya masih banyak di antara mereka yang melakukan transaksi cash.

“Faktanya, UMKM di Tanah Air walaupun mencoba jualan online, transaksi mereka masih banyak yang cash. Oleh karena itu, OY! Indonesia hadir dan ingin support mereka. Kami tidak hanya ingin memberikan layanan untuk sistem online saja,” jelas Jesayas.

Sudah banyak perusahaan teknologi yang telah memanfaatkan teknologi pengelolaan money movement di OY! Indonesia, salah satunya KoinWorks. KoinWorks merupakan platform peer to peer (P2P) lending yang banyak menjaring segmen pelaku usaha.

“Mungkin bisa dibayangkan, kita punya 1 juta customer. Kita harus transfer yang nominalnya tidak hanya Rp10 juta saja, bisa lebih dari itu. Atau untuk pengembalian kepada costumer. Bayangin kalau transaksi itu harus dilakukan tim finance kita. Itu imposible,” ucap Jonathan Bryan, Chief Marketing Officer KoinWorks.

Ditambahkan oleh Jonathan bahwa dengan teknologi yang dipunya OY! Indonesia, tim finance KoinWork tak perlu approval dari atasan. Karena itu, KoinWorks yang menggunakan teknologi yang dikembangkan oleh OY! Indonesia sangat terbantu sekali.

Bhima juga menganggap keberadaan platform OY! Indonesia mampu memberikan efisiensi di industri fintech di tengah ramainya pelaku teknologi finansial. Dengan demikian, diperlukan kolaborasi antara perusahaan fintech. Jika tidak, akan sulit untuk bertahan di industri yang massif ini.

Bila dilihat dari produk dan layanan yang ditawarkan OY! Indonesia, mereka mampu membantu mengelola transaksi yang terjadi dalam sebuah bisnis mulai dari hulu sampai dengan hilir. Mulai dari payroll, pengiriman uang, pembayaran invoice, uang masuk, cash management (digital money movement).

Tak kalah menarik, bahkan OY! Indonesia memiliki cash in transit di 10 kota di Indonesia, serta penyediaan mesin ATM (offline money movement). Pengelolaan transaksi bisnis baik offline maupun online secara tidak langsung akan membuat perusahaan lebih fokus kepada pengembangan bisnis tanpa harus memikirkan proses transaksi yang rumit.

Comments

Harga HP Terbaru

Harga HP6 months ago
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy M34 5G

Gebrakan terbaru yang ditunjukkan oleh Samsung di pasar smartphone Indonesia adalah meluncurkan Galaxy M34 5G. Smartphone ini dipasarkan dengan harga...

Harga HP10 months ago
Harga dan Spesifikasi POCO F5

Datang sebagai smartphone flagship, POCO F5 hadir ditujukan untuk para gamer, penggiat fotografi, dan tech lovers.

Harga HP12 months ago
Harga dan Spesifikasi vivo Y36

vivo kembali membuat kejutan di pasar smartphone Indonesia dengan meluncurkan vivo Y36. Smartphone yang membawa segudang daya tarik ini dibanderol...

Harga HP1 year ago
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy A54 5G

Galaxy A54 5G sudah hadir resmi di Indonesia. Bagi kalian yang tertarik meminang smartphone ini, Galaxy A54 5G datang dengan...

Harga HP1 year ago
Harga dan Spesifikasi Redmi Note 12 Pro 5G

Xiaomi kembali menggebrak pasar Indonesia pada akhir bulan Maret lalu dengan meluncurkan Redmi Note 12 Pro 5G. Smartphone kelas menengah...

Harga HP1 year ago
Harga dan Spesifikasi OPPO Reno8 T 5G

Pada bulan Maret 2023 lalu OPPO telah secara resmi meluncurkan OPPO Reno8 T 5G di pasar Indonesia. Smartphone mid-range ini...

Harga HP1 year ago
Harga dan Spesifikasi realme C55 NFC

realme secara resmi telah memasarkan realme C55 NFC di Indonesia sejak awal Maret 2023. Smartphone entry-level ini membawa banyak fitur...

Harga HP1 year ago
Harga dan Spesifikasi POCO X5 5G

Bulan Februari lalu POCO secara resmi telah meluncurkan POCO X5 5G di pasar Indonesia. Smartphone kelas menengah ini datang dengan...

Aplikasi DroidLime

Get it on Google Play

Populer