Connect with us
ZenBook-13-14
Berita

Google Bakal Matikan Google+, ini Penyebab Utamanya

Langkah terburuk akhirnya harus diambil oleh Google dengan “mematikan” Google+. Layanan media sosial ini disinyalir punya celah keamanan yang sullit diperbaiki sehingga mengakibatkan ratusan ribu data penggunanya bocor.

Updated

Berita mengejutkan datang dari Google. Raksasa teknologi asal Mountain View, Amerika Serikat ini akhirnya akan mematikan salah satu layanan media sosial yang dikembangkannya, yakni Google+. Hal ini dilakukan karena muncul celah keamanan yang mengakibatkan ratusan ribu data pengguna bocor.

Seperti yang ditulis oleh Wall Street Journal, ratusan ribu data pengguna Google+ bocor disebabkan API yang rusak alias mengalami bug. Sebagai bagian dari perbaikan yang harus diambil, dengan terpaksa Google secara permanen akan mematikan Google+.

Disebutkan bug API ini ditengarai bisa memberikan akses kepada pengembang aplikasi pihak ketiga untuk mengakses profil dan data pribadi pengguna Google+. Ditemukan sekitar 438 aplikasi yang telah menggunakan API ini dan tercatat sebanyak 496.951 pengguna terpengaruh oleh bug ini.

Selain itu, tak hanya nama lengkap dan alamat email yang bisa bocor, data lain yang bisa dibocorkan oleh bug ini adalah tanggal lahir, jenis kelamin, foto profil, tempat tinggal, pekerjaan dan status hubungan. Tentu saja, hal ini sangat merugikan pengguna Google+.

Menariknya, masalah ini sudah terjadi sejak tahun 2015 dan Google baru menyadarinya pada Maret 2018. Tentu saja masalah ini harus segera diperbaiki oleh Google. Sayangnya, Google merahasiakan masalah ini karena mereka khawatir dengan peristiwa yang dialami oleh Facebook.

Setelah masalah ini ramai dibicarakan, Google pun memberikan alasan mengapa mereka tidak mengungkap masalah ini ke pengguna Google+. Google hanya mengatakan bahwa tidak ada bukti penyalahgunaan dari sejumlah data yang bocor.

Namun, mereka juga mengakui bahwa cukup sulit untuk memastikan hal itu. Selain itu, raksasa search engine ini juga tidak mengambil tindakan untuk memeriksa satu pun pengembang dari 438 aplikasi yang menggunakan API yang dimaksud.

Google pun juga beralasan bahwa Google+ untuk perorangan memiliki penggunaan dan keterlibatan yang rendah. Dikatakan, sebanyak 90 persen pengguna berinteraksi di Google+ kurang dari lima detik. Namun, tak sedikit yang berpikir bahwa ini alasan yang dibuat-buat oleh Google untuk menutupi keteledorannya.

Sementara itu di sisi lain, Google berjanji akan meningkatkan fungsi keamanan di sejumlah aplikasi dan layanan yang masih berjalan. Mereka juga mengatakan akan membatasi akses pengembang ke sejumlah hal yang dianggap vital, seperti kontak di Android dan add-on untuk Gmail.

Baca juga

Sudah barang tentu langkah-langkah seperti itu harus segera dilakukan oleh Google jika mereka tak mau bernasib sama seperti Facebook. Seperti yang kita tahu, tak sedikit pengguna smartphone dan internet yang kini dirinya “terikat” dengan Google.

Comments

Harga HP Terbaru

Harga HP4 days ago
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy S21 & S21+

Samsung Galaxy S21 dan S21+ secara resmi sudah hadir di pasar Indonesia. Smartphone ini datang dengan RAM 8 GB, ROM...

Harga HP1 week ago
Harga dan Spesifikasi OPPO Reno5

Dipasar Indonesia OPPO kembali membuat kejutan dengan meluncurkan OPPO Reno5. Smartphone yang masih ditenagai Snapdragon 720G ini menitikberatkan pada sektor...

Harga HP4 weeks ago
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy A12

Samsung kembali membuat kejutan di pasar Indonesia dengan meluncurkan Galaxy A12. Smartphone yang ditenagai Helio P35 ini dibanderol seharga Rp2...

Harga HP2 months ago
Harga dan Spesifikasi realme narzo 20 Pro

Amunisi terbaru dari realme untuk memanjakan para realme Fans yang gemar bermain game mobile, realme telah meluncurkan realme narzo 20...

Harga HP3 months ago
Harga dan Spesifikasi POCO X3 NFC

Xiaomi di pasar Indonesia sudah secara resmi memperkenalkan POCO X3 NFC. Smartphone mid-range dengan dukungan NFC ini datang ditenagai chipset...

Harga HP3 months ago
Harga dan Spesifikasi realme 7 Pro

Di pasar Indonesia realme kembali memperkenalkan smartphone mid-range terbarunya, realme 7 Pro. Smartphone ini telah dibekali chipset Snapdragon 720G, RAM...

Harga HP3 months ago
Harga dan Spesifikasi OPPO Reno4 F

OPPO secara resmi sudah meluncurkan OPPO Reno4 F. Smartphone ini ditenagai oleh chipset Helio P95 dari MediaTek, RAM 8 GB...

Harga HP3 months ago
Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy M51

Samsung secara resmi telah meluncurkan Galaxy M51 di pasar Indonesia. Smartphone yang dibanderol seharga Rp5 jutaan ini datang dengan beberapa...

Aplikasi DroidLime

Get it on Google Play

Populer