Connect with us
ZenBook-13-14
Berita

Google Ingin Kembali Hidupkan Project Ara?

Disetujuinya paten perangkat modular terbaru milik Google di WIPO, memunculkan gosip baru bahwa raksasa teknologi asal Mountai View ini ingin kembali menghidupkan Project Ara. Benarkah itu?

Updated

Baru-baru ini sebuah paten yang kedengarannya menarik telah muncul di World Intellectual Property Organization (WIPO). Tak kalah menarik, paten tersebut melibatkan Google. Ya! Diajukan pada bulan September 2018, tetapi telah diterbitkan pada 10 Januari 2019 lalu.

Terdengar menarik karena ini paten untuk perangkat modular, dan sepertinya itu adalah sebuah smartphone. Dari sejumlah sketsa yang dilapirkan pada aplikasi paten tersebut, ini mengingatkan kita dengan Project Ara yang pernah dilempar oleh Google.

Seperti yang kita tahu, Project Ara besutan Google ini sangat populer beberapa tahun lalu. Ya! proyek tersebut jadi pembicaraan banyak orang di sejumlah media sosial dan juga kanal teknologi. Sayangnya, Google tidak lagi melanjutkan proyek inovasinya itu.

Nah! Dari sketsa yang dilampirkan, perangkat ini sepertinya menggunakan prinsip yang sama dengan Project Ara. Banyak kerangka modul yang bisa dipasang, mulai dari baterai, kamera, hingga konektivitas internet dan modul Bluetooth.

Dalam uraiannya, Google mengatakan bahwa ini adalah perangkat elektronik yang “mencakup bingkai dan sejumlah modul elektronik yang masing-masing dapat disematkan pada sejumlah tempat tertentu. Seperti halnya Project Ara, ada juga “ruang” khusus yang dialokasikan untuk menempatkan jenis modul tertentu.

Google juga memberi catatan bahwa modul-modul ini diharapkan bisa berfungsi tanpa perlu pengguna untuk berinteraksi dengan user interface guna menghubungkan masing-masing modul. Ya! Artinya Google menginginkan pemasangan modul-modul tersebut dengan pendekatan “plug-and-play”.

Baca juga

Tentu saja, timbul pertanyaan besar dengan paten baru yang dimiliki oleh Google ini. Apakah raksasa teknologi asal Mountain View ini akan kembali menghidupkan Project Ara? Namun, munculnya paten ini setidaknya memberi harapan baru bahwa Google ingin menghadirkan sesuatu yang terlihat lebih menarik.

Comments

Harga HP Terbaru

Harga HP4 days ago
Harga dan Spesifikasi POCO X3 NFC

Xiaomi di pasar Indonesia sudah secara resmi memperkenalkan POCO X3 NFC. Smartphone mid-range dengan dukungan NFC ini datang ditenagai chipset...

Harga HP1 week ago
Harga dan Spesifikasi realme 7 Pro

Di pasar Indonesia realme kembali memperkenalkan smartphone mid-range terbarunya, realme 7 Pro. Smartphone ini telah dibekali chipset Snapdragon 720G, RAM...

Harga HP2 weeks ago
Harga dan Spesifikasi OPPO Reno4 F

OPPO secara resmi sudah meluncurkan OPPO Reno4 F. Smartphone ini ditenagai oleh chipset Helio P95 dari MediaTek, RAM 8 GB...

Harga HP2 weeks ago
Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy M51

Samsung secara resmi telah meluncurkan Galaxy M51 di pasar Indonesia. Smartphone yang dibanderol seharga Rp5 jutaan ini datang dengan beberapa...

Harga HP3 weeks ago
Harga dan Spesifikasi vivo V20

vivo secara resmi telah memperkenalkan smartphone kelas menengah terbarunya, vivo V20 di pasar Indonesia. Smartphone yang punya keunggulan di sektor...

Harga HP1 month ago
Harga dan Spesifikasi realme 7

realme 7 secara resmi sudah hadir di pasar Indonesia. Smartphone yang dibanderol seharga Rp3 jutaan ini telah ditenagai chipset Helio...

Harga HP1 month ago
Harga dan Spesifikasi Redmi 9C

Kembali menggebrak pasar smartphone entry-level di Indonesia, Xiaomi telah meluncurkan Redmi 9C pada tanggal 9 September 2020 lalu. Smartphone yang...

Harga HP2 months ago
Harga dan Spesifikasi realme C12

Meramaikan pasar smartphone entry-level, realme pada pertengahan Agustus lalu telah meluncurkan realme C12. Smartphone yang ditenagai Helio G35 ini dibanderol...

Aplikasi DroidLime

Get it on Google Play

Populer