Connect with us
ZFLive
Review

Review Huawei Mate 9: Smartphone Monster

Droidlime.com,

/

Sebelumnya, sekitar tiga tahun lalu, nama Huawei di Indonesia lebih dikenal sebagai produsen modem atau smartphone bundling. Tapi setahun belakangan citra Huawei sudah benar-benar berubah. Huawei jadi dikenal sebagai produsen smartphone kelas atas, terutama lewat smartphone P series dan Mate series. Nah, yang kali ini kami ulas adalah Huawei Mate 9 sebagai flagship teranyarnya.

Kelebihan

Bodi compact. Kami menyebut Huawei Mate 9 adalah smartphone compact. Mengapa demikian? Karena dengan layar jumbo 5,9 inci, dimensi bodi keseluruhannya sama seperti smartphone 5,5 inci, semisal ASUS ZenFone 3 Deluxe atau Infinix Hot 4 Pro. Dalam hal ini Huawei pintar dalam mengoptimalkan bezel layar Mate 9. Intinya, smartphone ini menawarkan layar jumbo 5,9 inci dalam bodi 5,5 inci.

Paket penjualan lengkap. Kotak penjualan Huawei Mate 9 sangat elegan dengan balutan warna hitam. Bukan cuma kotak yang menjanjikan, isi di dalamnya pun tergolong lengkap. Selain smartphone, manual book, charger, kabel data, dan earphone, Huawei juga menyertakan antigores dan casing tipis yang berkualitas.

Layar jumbo dan tajam. Buat yang hobi nonton atau main game, Anda bakal puas dengan Mate 9 karena punya layar yang besar. Dimensi besar ini juga dibarengi dengan kualitas yang sangat baik. Padahal resolusinya belum QHD, alias masih Full HD, serta kedalamannya hanya 373 ppi. Tapi kami merasakan layarnya sudah seperti menggunakan resolusi QHD, sangat tajam dan terang.

Baterai monster. Satu lagi yang paling kami sukai dari Huawei Mate 9 adalah kemampuan baterainya yang luar biasa. Mengandalkan kapasitas 4.000 mAh, rata-rata scree-on-time yang dihasilkan yakni enam jam. Sementara untuk penggunaan harian bahkan bisa bertahan dua hari. Baterai ini juga bisa diisi dengan cepat karena ada teknologi Supercharge.

CPU tercepat. Pasti belum banyak yang tahu sebagus apa CPU yang ada di dalam Mate 9. Smartphone ini dibekali CPU tertinggi bikinan Huawei, yakni Kirin 960 (8-core @2,4 GHz). Kirin 960 terintegrasi dengan GPU 8-core Mali-G71MP8. Dengan skor benchmark AnTuTu hampir 120 ribu poin, performanya setara dengan Snapdragon 820 dan sedikit di bawah Snapdragon 821.

Kamera Leica. Di samping performa ngebut, Huawei pastinya juga menjagokan sisi kamera pada Mate 9. Smartphone ini membawa dual-camera dengan lensa Summarit Leica generasi kedua, alias penyempurnaan dari Huawei P9. Dual-camera ini terdiri dari kamera atas beresolusi 20 MP dengan sensor monokrom serta kamera bawah 12 MP dengan sensor RGB.

Kedua lensa ini dapat bekerja bersamaan untuk hasilkan foto bokeh atau blur. Hasilnya pun terlihat natural, bahkan jika dibanding Xiaomi Redmi Pro atau iPhone 7 Plus yang juga punya kemampuan serupa. Proses pengambilan foto bokeh juga tergolong sangat mudah dan cepat. Kita bisa mengatur aperture-nya, mulai dari f/0.95 sampai f/16.

UI kaya fitur. Hardware canggih milik Mate 9 turut ditunjang software yang optimal, yakni EMUI 5.0 berbasis Android 7.0. Selain tampilannya oke dengan beragam theme, fitur yang disediakan berlimpah. Ada student mode untuk membatasi penggunaan aplikasi di dalam smartphone, fitur Knuckle Gesture untuk shortcut, hingga utility dan security yang super lengkap.

Kekurangan

Border layar mengganggu. Huawei Mate 9 terdiri dari banyak pilihan warna. Kami menganjurkan untuk memilih warna grey atau black karena bagian depan (layarnya) berwarna hitam, sedap dipandang. Sementara warna lain seperti gold misalnya, punya bagian depan berwarna terang sehingga membuat border hitam di dalam layarnya terlihat jelas dan sangat mengganggu mata.

Fingerprint magnet. Di balik desainnya yang kokoh dan elegan. ada satu hal yang sangat mengganggu, yakni bahan yang mudah terceplak sidik jari. Kami jadi harus selalu menggunakan casing karena merasa risih. Jika tidak mau pakai casing, pastikan Anda selalu membawa lap kacamata untuk membersihkannya setiap saat.

Kesimpulan

Huawei Mate 9 adalah flagship underdog atau underrated, alias tidak banyak yang tahu dan tidak diperhitungkan. Kami pun sempat kaget dan tidak percaya dengan potensinya yang ternyata sangat tinggi. Smartphone ini adalah lawan berat flagship Samsung Galaxy S7, OnePlus 3T, Google Pixel, atau LG V20.

Video review

Galeri foto Huawei Mate 9

[hybrid_gallery_grid ids=”16881,16882,16883,16884,16885,16886,16887,16888,16889,16890″ layout=”metro” metro_style=”2″ size=”equal” ratio_w=”1″ ratio_h=”1″ cols=”4″ rowheight=”240″ max_rowheight=”-1″ lastrow=”nojustify” gap_x=”10″ gap_y=”10″ formats=”false” color=”#b90000″ img_hover=”false” img_filter=”false” style=”1″ meta_title=”false” meta_descr=”false” click_action=”lb” link_tg=”same” buttons=”true” lightbox=”cb” pagination=”false” pg_type=”more” pg_ajax=”false” pg_posts=”10″ filter=”false” animation=”bounce” preloader=”1″ ct_w_vl=”100″ ct_w_un=”pc” ct_align=”none” custom_class=”” custom_id=”” res=”{#1024#:{#w#:#auto#,#w_vl#:#100#,#w_un#:#pc#,#cols#:#auto#,#align#:#auto#},#800#:{#w#:#auto#,#w_vl#:#100#,#w_un#:#pc#,#cols#:#auto#,#align#:#auto#},#768#:{#w#:#auto#,#w_vl#:#100#,#w_un#:#pc#,#cols#:#auto#,#align#:#auto#},#600#:{#w#:#custom#,#w_vl#:#100#,#w_un#:#pc#,#cols#:#2#,#align#:#left#},#480#:{#w#:#custom#,#w_vl#:#100#,#w_un#:#pc#,#cols#:#2#,#align#:#left#}}”]

Advertisement
Comments
Review

Review Acer Swift 3 (2018): Bertenaga AMD Ryzen!

Published

on

Setelah sukses meluncurkan versi Intel tahun lalu, ditahun ini Acer kembali meluncurkan Swift 3 edisi 2018 yang menggunakan prosesor AMD Ryzen dan GPU Vega. Seperti apa kehebatan notebook yang dinobatkan sebagai yang pertama menggunakan AMD Ryzen Mobile di Indonesia ini? Berikut adalah review-nya. Desain tipis Pertama kali diperkenalkan Februari lalu, Acer Swift 3 dengan nomor model SF315-41 ini desain yang biasa-biasa saja seperti laptop 15 inci kebanyakan. Dibuat dengan material aluminium, membuat bodinya jadi terlihat kokoh dan solid. Selain itu bodinya yang tipis hanya 18,9 mm juga memudahkan untuk dibawa bepergian. Meski berbodi tipis, Acer menyematkan port yang cukup banyak....
Continue Reading
Review

Review Huawei Nova 2 Lite: Penggoda Baru di Indonesia

Published

on

Beberapa waktu yang lalu atau tepatnya pada 25 April 2018, Huawei secara resmi memperkenalkan seri smartphone terbaru Nova 2 Lite. Smartphone yang ditujukan untuk segmen entry level ini hanya dibanderol seharga Rp2.599.000. Seperti apa kehebatan smartphone penerus Nova 2i ini? Berikut adalah review-nya. Desain Saat memegang pertama kali, smartphone ini cukup enak digenggam dan bobotnya juga ringan, hanya 155 gram berkat material metal dan plastik yang digunakannya. Bodinya yang agak licin ini juga mempermudah saat ingin disimpan di saku celana. Di Indonesia, nova 2 lite punya dua pilihan warna, yaitu Hitam dan Biru. Unit yang kami review ini berwama hitam,...
Continue Reading
Review

Review Honor 9 Lite: Harga Murah Desain Mewah

Published

on

Tepat di penghujung Maret 2018 lalu, Honor secara resmi memperkenalkan tiga smartphone terbaru mereka di Indonesia, antara lain Honor 9 Lite, Honor View 10 dan Honor 7X. Saat ini kamipun berkesempatan untuk menguji dan mencoba lebih detail salah satu produknya, yaitu Honor 9 Lite. Seperti apa ketangguhan smartphone yang dibuat untuk segmen entry-level ini? Berikut adalah review lengkapnya. Review Honor 9 Lite Desain Termasuk dalam golongan smartphone entry-level, desain yang dibawa Honor 9 Lite cukup ciamik dibanding smartphone kebanyakan. Selain itu bodinya juga cukup enak digenggam dan ringan karena bobotnya hanya 149 gram. Menggunakan material yang terlihat seperti kaca, memungkinkan...
Continue Reading

Wajib baca

Populer