Connect with us
ROG_Zephyrus_S_GX502
Tech News

Ini Dia Zenfone 6, Smartphone Ter-flagship ASUS Berdesain Unik

Secara resmi ASUS telah memperkenalkan smartphone andalan untuk di tahun ini, ASUS Zenfone 6. Smartphone ini datang dengan chipset Snapdragon 855, kamera model flip-up dan baterai jumbo.

Updated

Samsung punya Galaxy S10 Series, Huawei punya Huawei P30 Pro dan Xiaomi punya Mi 9. Ya! Semua smartphone tersebut masuk ke dalam kelas unggulan alias flagship. Nah! ASUS pun tak mau tinggal diam. Pabrikan teknologi asal Taiwan ini telah merilis smartphone andalannya, Zenfone 6 atau ZS630KL.

ASUS yang memperkenalkan smartphone barunya itu di kota Valencia, Spanyol mengemas dengan serangkaian hal yang menarik. Salah satunya adalah dukungan kamera dengan mekanisme flip-up untuk mengarahkan kamera belakang ke depan.

Ya! ASUS Zenfone 6 datang dengan dukungan layar penuh LCD IPS bebas poni yang memiliki ukuran 6,4 inci. Bisa dibilang, bagian depannya didominasi layar mencakup 92 persen dan memiliki kecerahan puncak 600 nits, serta mendukung DCI-P3.

Meski datang sebagai smartphone kelas flagship, ASUS tidak menyematkan sensor pemindai sidik jari di dalam layar. Ya! Fitur keamanan biometriknya itu tetap diletakkan di bagian belakang perangkat. Untuk dapur pacunya, ASUS Zenfone 6 ditenagai chipset Snapdragon 855.

Chipset besutan Qualcomm yang dibenamkan ditemani oleh RAM hingga 8 GB dan internal storage dengan teknologi UFS 2.1 hingga 256 GB. Selain itu, ASUS juga telah menyisipkan slot untuk menampung dua kartu SIM sekaligus dengan sebuah kartu microSD.

Nah! Seperti yang telah disinggung, ASUS mengemas Zenfone 6 dengan dukungan kamera yang unik. Ya! ASUS memakai mekanisme flip-up. Kombinasi kamera yang dimuat adalah lensa utama 48 MP f/1.8 dengan sensor Sony IMX586 ditambah lensa ultra-wide 13 MP dengan 125 derajat.

Kamera yang ada pada Zenfone 6 mampu merekam video 40K pada 60fps dengan dukungan Electronic Image Stabilization (EIS). Bahkan, ini juga bisa dilakukan dalam mode selfie dan mekanisme rotasi dapat digunakan untuk memotret panorama secara otomatis atau menggunakan pelacakan gerakan.

Selain itu, ASUS juga mengembangkan HDR+ Enhanced dan Night Mode, yang mengandalkan sintesis multi-bingkai untuk meningkatkan kualitas gambar. Dukungan lainnya adalah berkaitan dengan kualitas audio dan ASUS telah menyematkan amplifier ganda serta sertifikasi Hi-Res Audio.

ASUS bahkan juga memasarkan smartphone ini dengan headphone ZenEar yang juga memiliki sertifikasi Hi-Res dan dapat pengguna colokkan ke port jack audio 3.5mm. Jika pengguna ingin memakai headphone wireless, kualitas suara yang bisa diterima adalah HD aptX.

Tidak hanya sampai disitu, untuk urusan catu daya, ASUS pun tidak main-main. Ya! Smartphone ini telah dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh dengan dukungan Quick Charge 4.0. ASUS pun juga menyertakan charger 18W dalam paket penjualannya.

Karena memiliki kapasitas baterai yang terbilang besar, ASUS juga menyisipkan fitur 10W Reverse Charge. Ya! Smartphone ASUS Zenfone 6 bisa digunakan untuk mengisi catu daya smartphone lain lewat konektivitas USB-C to USB-C.

Antarmuka ZenUI 6 pun telah sepenuhnya dirubah dan terlihat hampir seluruhnya seperti stok Android 9 Pie yang menjadi basisnya. Masih ada berbagai peningkatan yang dilakukan oleh ASUS dan mereka juga berjanji untuk memprioritaskan upgrade ke Android 10 Q hingga Android 11 R.

ASUS pun juga menjanjikan bahwa Zenfone 6 akan mendapatkan minimal dua tahun patch keamanan setiap dua bulan. Tidak ketinggalan, smartphone yang telah dibekali fitur NFC ini juga memproteksi layarnya dengan Corning Gorilla Glass 6 dan bingkainya berupa alumunium 6000-series.

Melihat proteksi yang digunakan, ASUS sesumbar bahwa Gorilla Glass 6 mampu menjaga layar Zenfone 6 ketika terjatuh. Begitu juga dengan perlindungan kamera flip-up, ini terbuat dari Liquid Metal. Dikatakan lebih ringan dari stainless steel, tetapi 4x lebih kuat dan akan menutup secara otomatis ketika terjatuh.

Selain itu, ASUS juga memberi keyakinan mengenai durabilitas kamera flip-up yang ada pada Zenfone 6. Dikatakan, dukungan kameranya itu sudah diuji 100 ribu kali flip, yang artinya 28 kali selfie per hari selama lima tahun. Tentu saja, itu bukan waktu yang sebentar.

Penasaran dengan harganya? Untuk varian RAM 6 GB + ROM 64 GB dibanderol dengan harga € 499 atau sekitar Rp8 jutaan dan varian RAM 6 GB + ROM 128 GB dijual dengan harga € 559 atau sekitar Rp9 jutaan. Varian paling tinggi, RAM 8 GB + ROM 256 GB dijual seharga € 599 atau sekitar Rp9,7 juta.

Baca juga

ASUS Zenfone 6 akan dijual perdana di pasar Eropa  dan tersedia di ASUS.com hingga mitra ritelnya mulai tanggal 23 Mei 2019. Lantas, apakah smartphone ini akan melenggang ke pasar Indonesia? ASUS masih tutup mulut dan kita tunggu saja.

ROG_Zephyrus_S_GX502
Comments

Populer