Performa dipasok Exynos 2100 (5 nm)
Saat pertama kali diluncurkan di pasar Indonesia, Samsung hanya menyebutkan bahwa Galaxy S21 FE 5G ini datang dengan prosesor Octa-core 64-bit. Namun, setelah ditelisik lebih dalam, Galaxy S21 FE 5G yang dipasarkan di Indonesia dipasok oleh Exynos 2100 dengan fabrikasi 5nm.
Ya! Dibeberapa negara, Samsung memang memasarkan smartphone ini dengan dukungan chipset yang berbeda, yakni Snapdragon 888 5G (SM8350), yang juga diproduksi dengan fabrkasi 5nm. Karena dipasok Exynos 2100, GPU-nya juga berbeda, yakni Mali-G78 MP14. Untuk varian SD888 5G, GPU-nya adalah Adreno 660.

Galaxy S21 FE 5G yang dipasarkan di Indonesia punya dua opsi terkait dengan memori yang ditawarkan. Ada RAM 8 GB yang dipasangkan dengan penyimpanan internal 128 GB dan RAM 8 GB yang dipasangkan dengan penyimpanan internal 256 GB. Tidak ada slot untuk menempatkan kartu microSD.
Lalu, bagaimana dengan dukungan catu daya yang ada pada smartphone ini? Galaxy S21 FE 5G hanya dibekali baterai 4.500 mAh yang mendukung pengisian cepat 25W. Samsung mengklaim mampu mengisi baterai lebih dari 50 persen dalam waktu 30 menit.
Terkait dengan fitur lainnya, Samsung Galaxy S21 FE 5G ini berjalan dengan sistem operasi Android 12 yang dilapisi antarmuka One UI khas Samsung, One UI 4. Tak ketinggalan, Samsung juga menyematkan Optical Fingerprint, NFC, dual SIM, dan sertifikasi IP68.