Xiaomi Perkenalkan TV Modular Futuristik Beresolusi 4K

Selain smartphone Mi MIX berwarna putih, Xiaomi meluncurkan juga Smart TV modularnya yang bernama Mi TV 4 pada ajang CES 2017 di Las Vegas. Apabila kita mendengar modular, biasanya pikiran akan beralih pada suatu produk yang dapat diganti-ganti secara terpisah. Mi TV 4 memiliki layar, motherboard, dan sound system yang terpisah dan membuatnya berbeda dengan TV umumnya.

Dengan tiga bagian yang terpisah ini memungkinkan penggunanya dapat memperbaiki atau melakukan upgrade pada satu bagian saja sehingga menjadi hemat uang. Misalnya saja pengguna ingin meningkatkan kemampuan Mi TV 4 setahun kemudian dengan hanya mengganti motherboard terbaru saja. Agar penggunanya puas, Xiaomi meluncurkan Mi TV 4 dengan layar besar 65 inci dan ketebalan yang sangat tipis hanya 4,9 mm saja.

Bodi yang berbahan metal dan layar tanpa frame membuat tampilan televisi ini tampak elegan serta futuristik. Mi TV 4 dilengkapi dengan stand yang transparan sehingga membuatnya seperti menyatu dengan latar belakang dinding di rumah. Dukungan Mi TV Bar dan teknologi Dolby Atmos 3D membuat suaranya lantang dan jelas.

Xiaomi menyematkan Patchwall software dengan kecerdasan buatan yang dapat belajar lebih dalam pada sistem operasi televisi. Dengan adanya software ini memungkinkan Mi TV 4 dapat memberikan saran konten yang relevan dengan penggunanya. Menariknya, setiap orang akan memiliki saran yang berbeda-beda tergantung kesukaannya. Tentu saja hal ini menjadi sebuah inovasi dalam televisi dengan User Interface (UI) dan User Experience (UX) yang menarik.

Mi TV 4 nantinya akan tersedia dengan pilihan layar 65 inci, 55 inci, atau yang paling kecil 49 inci dan dibanderol dengan harga di bawah US$2.000 atau sekitar Rp26,6 jutaan di Cina. Sementara itu, Xiaomi belum mengumumkan kapan kehadirannya di Amerika Serikat.

 

(last edit: 6 January, 2017 / 11:17 am)

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
83%
Mau
7%
Biasa Aja
0%
Payah!
10%
Tentang Penulis
Mohamad Fahmi

Pengguna Xiaomi Mi 6. Senang dengan dunia teknologi dan web, saat ini menjadi salah satu Co-founder di DroidLime.