Connect with us
Asus Zenfone 4 Selfie

Review

Review ASUS Transformer Pro 3

Published

on

review tf pro 3 01

Tren notebook 2-in-1 tampaknya masih terus berlanjut. Namun ada sedikit perbedaan pada produk ASUS yang satu ini. ASUS Transformer Pro 3 adalah salah satu notebook yang paling ditunggu-tunggu pada tahun ini. Tidak seperti notebook 2-in-1 kebanyakan dimana sisi keyboard-nya masih tebal, keyboard milik ASUS Transformer Pro 3 ini justru sangat tipis. Selain itu, perangkat ini membawa jeroan kelas atas. Seperti apa? Simak review-nya berikut ini!

Kelebihan

Hardware tanpa kompromi. Bodi ramping dan elegan ASUS Transformer Pro 3 bukan hanya pemanis. Pasalnya di dalamnya tersimpan CPU Intel Core i7-6500U yang memiliki kinerja luar biasa. CPU ini sudah terintegrasi dengan GPU Intel HD Graphics 520 untuk kebutuhan gaming menengah, menonton video 4K, atau mengedit foto dan video. Kinerjanya dibantu oleh RAM jumbo 8 GB DDR3 serta SSD hingga kapasitas 512 GB. Belum lagi ada kamera depan 2 MP serta kamera belakang 13 MP.

Desain Unik. Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa ASUS Transformer Pro 3 ini sejatinya adalah notebook 2-in-1. Apabila kebanyakan notebook 2-in-1  tampak seperti notebook biasa saat dihubungkan dengan dock keyboard-nya, hal ini tidak berlaku pada ASUS Transformer Pro 3. Keyboard-nya yang tipis ini berfungsi sebagai cover tabletnya sendiri sehingga apabila dipasangkan, kesan tablet ini masih sangat terasa.

review tf pro 3 01

Backlight keyboard. Keyboard-nya sendiri memiliki magnet yang dapat dilepas-pasang ke tabletnya. Selain untuk cover, keyboard ini pun hanya berfungsi sebagai alat input saja. Tidak ada hardware lain seperti storage maupun port yang disematkan. Ketika Anda lepas, akan ada konektor pada bagian tengah yang menjadi sumber daya keyboard ini. Perlu diketahui, keyboard ASUS Transformer Pro 3 juga memiliki backlight yang dapat membantu penggunaan di kondisi gelap.

review tf pro 3 02

Speaker lantang dan detail. Tampakanya kerjasama ASUS dengan produsen speaker ternama, Harman Kardon, berbuah manis. Berkat speaker ini, suara yang dimiliki oleh Transformer Pro 3 sangatlah lantang dan detail. Memang karakter bass agak sedikit kurang, namun hal itu sudah tertutup dengan kelebihan yang dimilikinya. Belum lagi tata letak speaker yang berada di pada sisi kiri dan kanan layar menambah efek surrond. Yang jelas, kami benar-benar merasa dimanjakan dengan kualitas speaker-nya.

Interface lengkap. Untuk ukuran sebuah notebook convertible, ASUS Transformer Pro 3 memiliki port yang terbilang lengkap. Pada sisi kiri terdapat jack audio 3,5 mm, volume up and down, serta slot microSD. Pada sisi atas terdapat sebuah tombol power dan ventilasi untuk membuang hawa panas, sedangkan di sisi kanannya terdapat port USB 3.0, USB Type-C 3.1, HDMI, dan lampu indikator baterai.

review tf pro 3 03

Layar luar biasa. Kerapatan layar yang dibawa oleh ASUS Transformer Pro 3 sangat baik dengan resolusi 2.880 x 1.920 piksel pada layar 12,6 inci miliknya. Hasilnya layar ini terlihat sangat tajam dengan kerapatan 275 ppi serta nilai sRGB rata-rata mencapai 121 persen. Selain itu, engsel pada notebook ini dapat ditekuk hingga kemiringan 155 derajat dan dengan kemiringan tersebut, layarnya masih dapat dilhat dari sudut padang 170 derajat.

review tf pro 3 05

Baterai tahan lama. Lagi-lagi, untuk ukuran notebook portabel, daya tahan baterai merupakan hal yang sangat kritikal. ASUS Transformer Pro 3 dapat digunakan dari jam delapan pagi hingga jam satu siang tanpa harus di-charge dengan catatan penggunaan normal. Sementara untuk mengisi baterai dari kosong hingga penuh hanya memerlukan waktu kurang lebih 1,5 jam saja. Hal ini dikarenakan adanya fitur Fast Charging.

Kekurangan

Mudah tergores. Penggunaan material metal pada bagian belakang Asus Tranformer Pro 3 memang terkesan mewah dan kokoh. Namun seiring penggunaan, bahan ini dapat dengan mudah tergores. Bahkan hanya dengan tekanan kecil dari benda lain seperti koin, cermin, atau bahkan sisir dapat menimbulkan goresan halus.

review tf pro 3 04

Karenanya sangat disarankan untuk membeli softcase terpisah ketika akan memasukkannya ke dalam tas ransel. Apabila langsung dimasukkan ke ransel tanpa menggunakan softcase, pastikan tidak ada benda tajam lain di dalam kompartmen yang sama, misalkan kunci atau kertas yang di staples.

Touchpad terlalu sensitif. Tingkat sensitivitas touchpad-nya terbilang sangat baik. Tapi terkadang karena terlalu sensitif, bagi Anda yang memiliki jari lebar, kadang kala ruas jempol suka menyentuh touchpad secara tak sengaja. Karenanya hal ini seringkali membuat kursor berpindah ketika sedang melakukan pengetikan. Namun hal ini hanya terjadi sesekali saja.

review tf pro 3 06

Kesimpulan

Munculnya ASUS Tranformer Pro 3 bisa jadi penghambat bagi Microsoft Surface 4 untuk bersinar. Pasalnya, brand ASUS merupakan pemain lama yang sudah andal dan sudah terkenal akan kualitasnya. Anda akan merasakan tingkat portabilitas yang tinggi ketika menggunakan notebook ini karean dimensi dan bobotnya yang sangat ringan.

Penggunaan prosesor yang kencang dan port yang lengkap menambah kesan profesional dari notebook ini tanpa harus membeli konektor tambahan. Notebook ini tersedia dalam dua pilihan warna, yaitu Icicle Gold dan Titanium Gray. Apabila Anda menghendaki perangkat portabel dengan performa super, ASUS Transformer Pro 3 dapat menjadi pilihan yang tepat.

Advertisement
Comments

Review

Review ASUS ROG Strix GL502VM

Published

on

rogstrix

Bisnis smartphone ASUS memang tidak secerah dua tahun lalu saat mereka merilis ZenFone generasi pertama dan ZenFone 2. Tapi sebaliknya, bisnis notebook ASUS terus mengalami peningkatan dan berhasil jadi pemimpin pasar di Indonesia. Bukan cuma untuk kategori notebook biasa, tapi juga notebook gaming.

Tiga bulan terakhir kami adalah pengguna ROG G701VIK dan merasa sangat puas dengan kemampuannya. Dan kali ini kami mendapat kesempatan untuk menjajal notebook gaming ASUS lainnya, yaitu ROG Strix GL502VM yang punya harga sepertiga dari ROG G701. Dengan banderol Rp25 juta, apakah notebook ini bisa menawarkan performa yang tak kalah gahar?

Untuk mayoritas gamer

gl503 droidlime 02

Seri ROG Strix adalah notebook gaming untuk mayoritas gamer. Seri ini jadi yang paling favorit karena menawarkan perbandingan harga dan performa yang paling masuk akal. Bagaimana tidak, harga Rp25 juta yang ditawarkan bisa dibilang setara dengan notebook bisnis fashion seperti ZenBook atau MacBook, tapi hardware-nya jauh lebih ngacir.

Selain harganya yang rasional, performa yang dibawa ROG Strix GL502VM juga bakal memuaskan mayoritas gamer, tak terkecuali di Indonesia. Apakah Anda termasuk gamer hardcore, gamer e-sport, atau gamer casual, kebutuhan gaming Anda rasanya bakal bisa tersalurkan dengan baik.

ASUS mengawinkan Windows 10, CPU Intel Core i7-7700HQ, dan GPU NVIDIA GTX 1060 6 GB pada ROG Strix GL502VM. Kombinasi keduanya adalah salah satu yang terfavorit di kalangan gamer. Untuk menambah daya gedornya, ASUS menyematkan RAM 8 GB yang bisa diperluas hingga 16 GB serta storage combo HDD 1 TB dan SSD 256 GB.

Compact tetap trendi

gl503 droidlime 06

Ketimbang seri G7xx, seri ROG Strix jelas menawarkan mobilitas jauh lebih menggoda untuk dibawa bepergian sehari-hari. Ya, notebook gaming ini punya layar 15,6 inci yang sedang. Sementara ketebalan dan bobotnya masing-masing 2,3 cm dan 2,2 kg.

Praktis kita bisa membawanya pergi dengan lebih nyaman. Tapi perlu diingat, bobot 2,2 kg tersebut belum termasuk charger yang berukuran sedang. Dan bisa kami pastikan Anda akan membutuhkan tas ransel berukuran besar untuk bisa nyaman membawanya sehari-hari.

gl503 droidlime 03

Bicara soal desain, apa yang disajikan ASUS memang terbilang keren. Tapi itu bagi yang baru pertama menggunakan ROG khususnya seri Strix. Sedangkan bagi yang sudah beberapa kali berganti ROG, kemungkinan besar bakal merasa bosan melihat desainnya.

Namun bagaimana pun juga, kami tetap menilai desain ROG Strix GL502VM terlihat trendi. Keseluruhan bodinya berbalut warna hitam dengan aksen warna merah di beberapa area. Seperti di bagian depan yang terlihat seolah menyala, ada pula di beberapa tuts keyboard, serta satu logo ROG di area palm rest sebelah kanan.

Bisa menghajar Battlefield 1

gl503 droidlime 05

Battlefield 1 hingga saat ini masih tercatat sebagai salah satu game perang favorit kami. Grafisnya yang mewah dan gameplay super seru adalah alasannya. Dan asyiknya, game besutan EA ini bisa berjalan dengan sangat lancar menggunakan ROG Strix GL502VM.

Kami mengujinya dengan konfigurasi resolusi Full HD dan grafis high. Frame rate yang kami dapat hampir selalu berada di atas 60 fps yang artinya sempurna. Sementara jika opsi grafis diset ultra, akan terjadi penurunan fps namun tidak mengganggu jalannya permainan. Alias 100 persen masih playable.

Game berat terbaru lainnya seperti The Evil Within 2 juga terasa sama lancarnya menggunakan resolusi Full HD dan grafis high. Apalagi game lebih ringan seperti FIFA 18, terasa sangat enteng. Bisa disimpulkan, spek yang dibawa ROG Strix GL502VM bisa mengantarkan Anda bermain game berat terbaru dengan grafis high serta resolusi Full HD.

Fitur ekstra

gl503 droidlime 04

Kalau terbiasa dengan ROG, maka Anda juga sudah terbiasa menggunakan ROG Gaming Center. Aplikasi ini sangat berguna dalam bermain game. Mulai dari memantau kondisi atau temperatur hardware hingga mengaktifkan profil untuk nge-game.

Selain ROG Gaming Center, ASUS juga menyematkan fitur menarik lain seperti layar yang sudah mendukung NVIDIA G-Sync untuk menampilkan visual game bebas sendatan. Plus ada juga sistem pendingin Hyper Cool Duo menggunakan heatpipe tembaga yang sukses mengusir panas sehingga tidak terasa di area palm rest.

Audio dan baterai standar

gl503 droidlime 07

Meski diklaim punya teknologi IcePower, kualitas speaker pada ROG Strix GL502VM sama sekali tidak wah. Bahkan volume-nya masih kalah nyaring dari MacBook atau ZenBook Pro. Cukup membingungkan memang, karena berpredikat sebagai notebook gaming, speaker-nya malah biasa saja.

Jadi setiap kali ingin merasakan sensasi bermain game yang maksimal, kami selalu menggunakan headset agar bisa merasakan efek suara yang lebih baik. Ya, seperti yang kita tahu, suara adalah unsur sangat penting dalam menghadirkan kenikmatan saat bermain game.

Satu hal lain yang tergolong standar adalah baterainya. Ini bukanlah hal baru lantaran hampir semua jenis notebook gaming bakal kedodoran dari sisi baterai karena harus mengerjakan beban komputasi dan grafis berat.

Selama kami gunakan, baterainya bisa habis dalam waktu 1,5 jam untuk bermain game berat atau sekitar 3 jam jika digunakan untuk multimedia nonstop seperti browsing atau streaming YouTube.

Kesimpulan

Kalau Anda sedang mencari notebook untuk memuaskan hasrat bermain game kelas berat tapi tidak terlalu merepotkan untuk dibawa berpindah-pindah tempat, maka ROG Strix GL502VM adalah pilihan yang menarik. Selain bodinya lebih compact, spesifikasinya bisa menjalankan game berat dengan opsi grafis high, serta harganya masih masuk akal.

Continue Reading

Review

Review Xiaomi Redmi 5A: Hape Harap Maklum

Published

on

reviewredmi5a

Xiaomi kembali berulah. Untuk kesekian kalinya, Xiaomi mengacaukan pasar smartphone entry-level lewat smartphone super murah terbarunya. Dibanderol Rp999 ribu, Xiaomi mengklaim Redmi 5A sebagai smartphone terbaik di kelasnya. Benarkah demikian? Mari kita buktikan!

Desain

redmi5a droidlime 01

Xiaomi menyematkan layar 5 inci pada Redmi 5A. Praktis dimensinya jadi compact, menjadikannya sangat enak dipakai hanya dengan satu tangan. Bodi belakang Redmi 5A terbuat dari plastik yang sekilas terlihat seperti metal. Bodi plastik ini bikin tangan kita nggak licin saat megang. Dan tentunya bukan fingerprint magnet, jadi kita nggak harus sering-sering membersihkannya.

Bahasa desain Redmi 5A sebenarnya tidak jauh dari kakanya, Redmi 4A. Di bagian belakang ada modul kamera plus LED flash. Speaker-nya juga masih diletakkan di tempat yang sama, yaitu di belakang. Dan perlu dicatat, Redmi 5A belum dilengkapi dengan sensor sidik jari. Tentunya harap maklum, karena harganya murah.

redmi5a droidlime 03

Oh ya, ngomong-ngomong smartphone ini sudah dibuat langsung di Indonesia, tepatnya di pabrik Xiaomi di Batam. Jadi Anda bakal melihat label “made in Indonesia” tepat di bawah logo Xiaomi.

Beralih ke bagian depan ada modul kamera selfie, earpice, dan LED notifikasi di bagian bawah. Untuk tombol navigasinya ada di luar layar dan sayangnya nggak ada backlit, jadi cukup menyulitkan saat gelap. Tentunya harap maklum karena harganya murah.

Kalau dulu Redmi 4A menyediakan slot kartu bertipe Hybrid, di Redmi 5A sudah dedicated. Slot microSD-nya terpisah dan bisa nampung sampai kapasitas 256 GB. Seperti smartphone Xiaomi lainnya, di Redmi 5A juga ada sensor IR Blaster untuk mengubah smartphone jadi remote serbaguna dengan bantuan aplikasi Mi Remote.

Software

redmi5a droidlime 04

Redmi 5A hadir dengan sistem operasi MIUI 9 berbasis Android 7.1.2 Nougat. Beberapa fitur unggulan dari MIUI 9 seperti split screen untuk menjalankan dua aplikasi bersamaan, Mi Drop untuk transfer file tanpa internet, sampai Dual Apps buat cloning aplikasi bisa berjalan tanpa hambatan.

Ada juga pilihan Themes buat ubah tampilan antarmuka dengan beragam tema yang bisa di-download secara gratis. Plus fitur Reading mode untuk mengubah tampilan layar jadi agak kekuningan, hal ini bertujuan untuk membuat mata tidak gampang sakit saat menggunakan smartphone dimalam hari.

Walaupun kelihatannya cukup simpel dan sederhana, nyatanya antarmuka dari MIUI ini lumayan makan banyak RAM. Dalam kondisi idle tanpa menjalankan aplikasi apapun, penggunaan RAM-nya bisa mencapai 1 GB atau bahkan lebih.

Hardware

redmi5a droidlime 05

Redmi 5A diklaim punya spek hardware terbaik untuk smartphone Android Rp1 juta pas. Smartphone ini dibekali chipset quad-core Qualcomm Snapdragon 425 1,4 GHz dan pengolah grafis Adreno 308. Disematkan juga RAM 2 giga serta memori internal 16 giga.

Saat kami uji benchmark menggunakan AnTuTu versi 6.2.7, Redmi 5A berhasil mendapatkan skor 32 ribuan. Sama sekali tidak buruk untuk sebuah smartphone seharga sejuta.

Kami juga sudah coba main beberapa judul game kelas menengah. Game MOBA fenomenal Mobile Legends bisa running tanpa hambatan pakai setting grafis low hingga medium. Game-game lain seperti Arena of Valor, Assasin’s Creed Identity, dan Point Blank: Strike juga masih playable dengan setting grafis low.

redmi5a droidlime 06

Sementara untuk layarnya, resolusinya HD 720p dengan panel IPS. Viewing angle-nya oke tidak ada masalah. Untuk pemakaian outdoor juga cukup oke selama set brightness maksimal.

Sedangkan untuk baterainya, Xiaomi menyematkan baterai tanam Li-Ion 3.000 mAh. Buat pemakaian standar main game, chatting, streaming YouTube, dan browsing sesekali, screen on time yang didapat sekitar empat sampai lima jam.

Sayangnya Redmi 5A sendiri belum dapat dukungan fast charging. Sehingga saat di-charge pakai charger bawaan, pengisian daya dari nol hingga penuh butuh waktu hampir tiga jam. Tentunya harap maklum, karena harganya murah.

Kamera

redmi5a droidlime 07

Kamera termasuk hal yang ditonjolkan dari smartphone entry-level ini. Redmi 5A dibekali kamera belakang beresolusi 13 MP f/2.2 dengan fitur PDAF. Beberapa mode yang ditawarkan di antara lain Panorama, Beautify, dan Tilt-shift untuk membuat efek blur lingkaran maupun persegi panjang.

Saat kami coba mengambil gambar di tempat minim cahaya, hasilnya cukup bagus. Apalagi saat mode HDR-nya diaktfikan, gambar terlihat lebih tajam dan minim noise, tapi proses pengambilan gambarnya agak lebih lama dibanding mode Auto.

redmi5a droidlime 08

Buat yang doyan selfie, ada kamera 5 MP f/2.0 didepan plus fitur beautify yang bisa diatur dalam dua mode berbeda, yaitu smart dan pro. Saat mengaktifkan mode smart, ada tiga tingkat yang bisa dipilih: low, medium, dan high. Sedangkan mode pro memberi opsi buat atur besar kecilnya dagu dan warna kulit wajah.

Ya, overall buat smartphone yang cuma sejuta, apa yang ditawarkan kamera Xiaomi Redmi 5A sudah terasa membahagiakan dibanding para pesaingnya. Intinya jangan terlalu berharap lebih karena harap maklum, harganya murah… pake banget.

Kesimpulan

Xiaomi Redmi 5A adalah smartphone terbaik dan termurah di segmen entry-level saat ini. Dibanderol Rp999 ribu, Anda akan mendapatkan performa dan kamera terbaik di kelasnya. Xiaomi juga memudahkan pengguna dengan memberikan tiga slot khusus untuk dua kartu SIM 4G dan microSD. Fixed kehadirannya bakal mengacaukan pasar smartphone murah di Indonesia.

Continue Reading

Review

Review OnePlus 5T: Upgrade Minor

Published

on

reviewop3t

OnePlus 5 yang udah dirilis bulan Juni lalu termasuk smartphone flagship yang recommended. Selain kenceng, harganya juga lumayan terjangkau dibanding flagship lain. Tapi seakan kurang puas, OnePlus pun merilis OnePlus 5T, yang menurut kami, datang sebagai penyempurna.

Layar minim bezel

op5t droidlime 02 1

Untuk kesekian kalinya, OnePlus sukses bikin smartphone flagship yang kencang dan menggoda. Kalau Anda bertanya, apa sih perbedaan utama antara OnePlus 5 dan 5T? Jawabannya adalah layar.

Sebagai salah satu merek beken, OnePlus nggak mau ketinggalan ikut-ikutan tren layar 18:9. Di OnePlus 5T kita bisa nikmatin layar 6 inci yang memanjang dengan bezel atas dan bawah cukup tipis.

Resolusinya belum Quad HD, alias masih Full HD+ 2.160 x 1.080 piksel. Walaupun bukan yang paling tinggi, buat kami layar OnePlus 5T adalah salah satu yang paling enak di mata karena kelihatan crispy dan cerah banget. Karakter warnanya juga bisa diubah-ubah.

Dan karena pakai panel Optic AMOLED, layarnya juga udah punya fitur Ambient Display secara detault, dimana kita bisa liat notif pesan yang masuk saat kondisi smartphone terkunci. Satu yang jadi kekurangan adalah absennya dukungan HDR.

Mirip Vivo dan OPPO

op5t droidlime 01

Kami yakin Anda pun suka dengan perubahan yang ditawarkan, khususnya pada layarnya ini. Tapi kalau dilhiat-lihat, bagian depannya ini kok jadi persis OPPO F5 atau Vivo V7 ya. Mungkin karena mereka satu induk, jadi pakai desain reference yang sama.

Terlepas dari kemiripan bagian depannya, desain keseluruhan OnePlus 5T tetap enak dipandang dan nyaman digenggam. Walaupun ukuran layarnya 6 inci, tapi dimensi bodinya cuma beda 0,2 cm saja dari OnePlus 5 yang punya layar 5,5 inci.

Kalau ada hal yang ngurangin kenyamanan pas pakai, nggak lain adalah bodinya yang licin banget. Kami sih nggak kaget, karena bodi licin memang sudah terasa dari zamannya OnePlus 3 dulu. Hal ini juga nggak terlalu jadi masalah karena kita tinggal pakai casing bawaannya saja.

Hal lain yang berubah pada OnePlus 5T adalah sensor fingerprint yang pindah ke belakang. Sementara untuk interface-nya, smartphone ini masih setia dengan jack audio di bawah, sederet dengan grill speaker dan port USB C.

Oh ya bicara soal grill speaker, posisinya bukan favorit karena pasti bakal tertutup tangan saat main game. Akhirnya mau nggak mau kita harus putar posisinya biar nggak tertutup tangan. Satu hal lagi yang bisa jadi kekurangannya adalah minusnya sertifikat anti air. Jadi, waspadalah saat pakai dimusim hujan.

Lebih jago low light

op5t droidlime 03 1

Kekinian lain yang ditawarkan OnePlus 5T adalah fitur face unlock dengan memanfaatkan kamera depannya. Kinerjanya kurang lebih sama seperti di Vivo V7, cepat dan responsif, selama cahayanya memadai. Kalau gelap seperti mati lampu, fitur ini sebaiknya bisa kita lupakan saja.

Next perbedaan lain yang bisa kita temukan ada pada sektor kamera. Walaupun sekilas terlihat sama, sebenarnya tidak. Di OnePlus 5 ada dual-camera, yaitu 16 MP primary dan 20 MP secondary dengan lensa telephoto optical zoom 1,6x. Sedangkan di OnePlus 5T, resolusi kedua kameranya masih sama, tapi spek dan fungsinya berbeda.

Kamera utamanya 16 MP f/1.7 punya EIS berbasis gyro. Kamera secondary-nya 20 MP juga punya aperture f/1.7, tapi lensanya normal, bukan telephoto. Kamera yang 20 MP ini baru akan aktif otomatis saat kondisi benar-benar gelap dengan cahaya di bawah 10 lux. Terus terang jadi bakal jarang banget terpakai, kecuali buat pengguna yang hobi motret dikegelapan.

op5t droidlime 04 1

Untuk interface dan mode-modenya simpel dan gampang dipakai, bahkan dengan satu tangan. Kita bisa swipe ke atas pake jempol buat milih mode. Ada Portrait, slow mo, pro atau manual, timelapse, dan panorama.

Buat mode portrait sekarang jauh lebih enak karena kita nggak perlu mundur atau jaga jarak di atas satu meter seperti di OnePlus 5. Jadi lebih fleksibel. Hasilnya juga udah lebih rapi. Untuk mode pro, ada pengaturan ISO, WB, fokus, shutter speed dari 1/8000 sampai 30 detik, exposure, dan juga bisa motret dengan format RAW.

Bicara hasil jepretannya, sebenarnya kayak nggak ada perbedaan berarti dari OnePlus 5. Perbedaan paling berasa mungkin saat kondisi bener-bener low light dimana noise-nya sangat minim. Tapi sayangnya, dengan kamera secondary yang katanya jago low light ini, kita tetep nggak bisa pakai mode portrait dikondisi cahaya minim.

Performa ngacir

op5t droidlime 05 1

Jadi walaupun sudah ada sedikit perbaikan dan bisa hasilin foto yang kece nan menjanjikan, overall kualitas kamera OnePlus 5T masih sedikit di bawah Note 8, Mate 10, iPhone X, atau Pixel 2 yang jadi rajanya kamera smartphone saat ini.

Selain perbedaan yang sudah kami sebutkan tadi, apakah ada perbedaan lain? Sepertinya sih nggak ada. Kalau dari segi spesifikasi, sama persis. CPU-nya masih Snapdragon 835, pilihan RAM 6 atau 8 GB, storage 64 atau 128 GB, serta baterai 3.300 mAh dengan pengisian kilat Dash Charge.

Kami sama sekali nggak punya keluhan soal performanya. Skor AnTuTu-nya juga sangat tinggi mencapai 176 ribu poin. Ya, OnePlus 5T adalah salah satu Android terngacir untuk sekarang dan hal ini nggak bisa dibantah lagi. Bahkan dengan ukuran layar sedikit lebih besar, ketahanan baterainya tetep kuat dengan rata-rata SOT 5-6 jam.

Kesimpulan

So, kalau Anda mau beli smartphone layar lega 18:9 yang kenceng banget, kameranya oke, tapi harganya masih lumayan masuk akal, OnePlus 5T adalah opsi menarik. Satu-satunya kekurangan yang menurut kami seharusnya ada di smartphone ini adalah sertifikat IP68 tahan air dan debu.

Video review

Continue Reading

Populer