Connect with us
Asus Zenfone 4 Selfie

News

Harga dan Spesifikasi Moto G5s Plus

Published

on

Moto G5S Plus Header 1

Sehari sebelum peluncuran Xiaomi Mi A1, Lenovo melalui brand Motorola menghadirkan kejutan di Indonesia dengan meluncurkan smartphone dual-camera terbarunya, Motorola Moto G5S Plus. Perangkat yang satu ini juga dibekali dengan dengan sistem operasi Android 7.1.1 Nougat murni dengan sedikit bloatware yang membuatnya dapat berjalan dengan ringan dan mulus.

Dual-camera 13 MP RGB + monokrom

Moto G5S Plus Dual Camera

Sebagai pesaing langsung Xiaomi Mi A1 di Indonesia, Moto G5S Plus telah dibekali dengan dual-camera belakang yang memiliki kombinasi 13 MP bersensor RGB + 13 MP bersensor monokrom. Kamera ini memiliki aperture f/2.0, autofocus, dan dual-LED flash untuk menunjang kemampuan memotretnya.

Dengan dukungan dual-camera belakang ini memungkinkan penggunanya bisa berkreasi untuk menghasilkan foto bokeh secara instan dan mudah melalui aplikasi kamera bawaannya. Selain itu, penggunanya juga bisa membuat foto makin menarik dimana objek utama memiliki warna sementara background fotonya menjadi hitam-putih.

Namun fitur bokeh ini akan sulit dilakukan ketika kondisi sedang minim cahaya sehingga penggunanya harus melakukan pemotretan dengan cahaya yang cukup atau di luar ruangan. Sementara kamera depannya memiliki resolusi 8 MP dengan aperture f/2.0, lensa wide-angle, dan LED flash untuk kebutuhan narsis.

Snapdragon 625 dan RAM 4 GB

Moto G5S Plus performance

Moto G5S Plus menggunakan chipset paling populer di dunia saat ini, yakni Snapdragon 625 octa-core berkecepatan 2 GHz. Chipset ini banyak digunakan oleh smartphone saat ini karena hemat dalam mengonsumsi daya baterai, namun memiliki performa yang bertenaga.

Untuk mengimbangi kemampuan chipset tersebut, Moto G5S Plus dibekali juga dengan RAM 4 GB dan storage internal 32 GB yang dapat ditambahkan microSD hingga 128 GB. Dengan kombinasi spesifikasi hardware ini memungkinkan smartphone dapat menjalankan game kelas menengah dengan lancar dan mulus.

Fingerprint dan NFC

Moto G5S Plus Fingerprint

Sama seperti smartphone Motorola lainnya, Moto G5S Plus telah dibekali dengan sensor fingerprint pada tombol fisik di bagian depan. Selain berfungsi untuk membuka kunci smartphone, tombol fingerprint ini bisa digunakan sebagai tombol back apabila di-swipe ke kiri dan mengakses recent apps apabila di-swipe ke kanan.

Tak hanya itu, teknologi NFC juga disematkan dalam smartphone ini untuk dapat saling bertukar data hanya dengan menyentuhkan bagian belakang smartphone atau melihat data pada kartu NFC, seperti e-money misalnya. Bahkan dengan kombinasi antara fingerprint dan NFC memberikan kemampuan kepada penggunanya untuk dapat melakukan pembayaran digital, seperti Android Pay.

Baterai 3.000 mAh TurboPower

Moto G5S Plus TurboPower

Motorola percaya diri dengan penggunaan Snapdragon 625 yang hemat konsumsi daya sehingga hanya menyematkan baterai 3.000 mAh saja. Bahkan pihak Motorola mengklaim bahwa baterainya mampu bertahan seharian untuk aktivitas sehari-hari. Selain itu, fitur pengisian daya cepat TurboPower juga telah hadir dalam Moto G5S Plus yang memungkinkan pengisian 15 menit dapat membuat baterai bertahan hingga enam jam.

Layar 5,5 inci Full HD

Moto G5S Plus Display

Moto G5S Plus telah dibekali dengan layar 5,5 inci beresolusi Full HD (1.920 x 1.080 piksel) dan berteknologi IPS LCD. Dengan hadirnya teknologi ini memungkinkan penggunanya masih dapat melihat gambar pada layar dengan jelas hingga sudut kemiringan 178 derajat. Dalam meminimalisir terjadi goresan, Motorola telah menyematkan kaca anti gores Corning Gorilla Glass 3 pada bagian atas layarnya.

Bodi logam Nano Coating

Moto G5S Plus Double

Smartphone ini memiliki bodi berbahan logam yang membuatnya kokoh ketika digenggam. Untuk pengguna yang baru menjajal smartphone Moto mungkin bakal menyukai desainnya. Namun bagi pengguna yang sudah pernah menggunakan smartphone Moto terbaru, desainnya kurang lebih sama atau serupa. Sementara itu, bodinya juga dilapisi nano coating yang membuatnya aman terhadap cipratan air.

Android Nougat murni

Moto G5S Plus Moto Action

Sistem operasi yang hadir pada Moto G5S Plus merupakan Android 7.1.1 Nougat murni. Dalam arti lain tidak ada modifikasi maupun aplikasi bloatware yang mengganggu. Beberapa fitur unggulan dari sistem operasi ini adalah split-screen yang memungkinkan dua aplikasi dapat berjalan dalam satu layar, emoji baru, konsumsi baterai yang hemat, dan masih banyak lagi. Selain itu, Motorola juga menyematkan Moto Experiences (Moto Display, Moto Actions, Google Voice) untuk memperkaya kemampuan sistem operasinya.

Harga Motorola Moto G5S Plus

Selama ini smartphone Motorola dikenal sebagai merek yang premium dan mahal, setidaknya di negara asalnya, Amerika Serikat. Tapi di Indonesia, Motorola harus rela menerapkan strategi baru dimana mereka menawarkan harga sangat menggiurkan untuk Moto G5S Plus ini. Untuk bersaing dengan smartphone lainnya di kelas menengah, Motorola membanderol G5S Plus dengan harga Rp2.999.000 (selama masa pre-order) di Indonesia.

Advertisement
Comments

News

Aturan Baru Google Bikin YouTuber Pemula Susah Dapat Duit

Published

on

youtube

Semakin berkembangnya platform YouTube otomatis membuat jumlah kreator konten (YouTuber) juga terus melonjak drastis. Tentu saja hal ini membawa dampak positif dan juga negatif. Namun untuk mencegah menjamurnya konten yang “asal-asalan”, Google pun membuat kebijakan baru.

Ya, Google kini memperketat aturan main di YouTube bagi mereka yang tergolong baru. Mulai saat ini, sebuah channel baru akan bisa me-monetize atau menerima iklan yang terpasang di videonya setelah memenuhi dua syarat utama.

Syarat pertama yakni channel tersebut harus sudah memiliki setidaknya 10.000 subscriber. Dan syarat kedua, video-video yang ada di channel tersebut sudah ditonton setidaknya hingga 4.000 jam (view hours) dalam kurun 12 bulan terakhir.

Aturan baru ini berlaku untuk semua channel dan Google juga menetapkan deadline bagi channel tersebut untuk memenuhi syarat-syaratnya hingga 20 Februari 2018 mendatang. Jika tidak, channel tersebut tidak bisa mengikuti YouTube Partner Program.

Karenanya tidak heran aturan baru tersebut membuat sejumlah channel baru ketar-ketir. Sebagian besar dari mereka memilih cara yang disebut “sub for sub”. Si pemilik channel akan meninggalkan komentar di channel baru lainnya untuk mengajak saling subscribe.

Sekali lagi, aturan ini ditempuh Google untuk melindungi para kreator konten yang berkualitas, salah satunya dimana karya-karya mereka seringkali “dibajak” dan di-upload ulang. Selain itu juga untuk membasmi channel yang sering meng-upload video clickbait tidak bermutu.

Continue Reading

News

Usung Fingerprint Bawah Layar, Vivo X20 Plus UD Meluncur 25 Januari

Published

on

vivox20plusud

Vivo resmi menjadi produsen smartphone pertama yang memanfaatkan teknologi sensor fingerprint di bawah (di balik) layar, menyalip Samsung dan Apple. Prototype smartphone tersebut sudah dipamerkan di gelaran Consumer Electronic Show 2018 awal Januari kemarin.

Setelah menjajal kemampuannya, kini muncul pertanyaan, kapan smartphone tersebut benar-benar dirilis dan tersedia di pasaran. Tidak perlu menunggu lama-lama, kini sudah muncul bocoran mengenai tanggal rilis dan juga harga dari smartphone yang dimaksud.

Disebutkan smartphone pertama yang mengusung fingerprint bawah layar tersebut adalah Vivo X20 Plus UD. Huruf “UD” sendiri diyakini sebagai singkatan dari “Under Display”. Dan seorang leakster bernama Zyad Atef pun menyebut smartphone ini bakal hadir 25 Januari 2018.

Bocoran informasi tersebut ia lontarkan melalui akun Twitter resminya. Ia juga menyebutkan perkiraan harga Vivo X20 Plus UD, yakni sekitar US$625 (Rp8,4 juta). Karena memuat sensor di bawah layar, maka tak heran jika hal ini membuat dimensi layarnya membengkak jadi 6,43 inci.

Sekilas dari bocoran gambar yang beredar, Vivo X20 Plus UD menganut desain yang cukup serupa OPPO F5 dan juga OnePlus 5 yang memang masih satu keluarga dengan Vivo. Dan dari beberapa komentar media yang sudah menjajal, disebutkan sensor fingerprint-nya sedikit lebih lambat dari sensor pada umumnya.

Tidak heran karena ini adalah teknologi baru yang memang cukup rumit untuk diterapkan. Namun bagaimana pun juga, kehadiran smartphone ini tentu saja begitu dinantikan karena membawa teknologi yang benar-benar baru dan canggih.

Continue Reading

News

Inilah Smartphone yang Paling Sering Dijiplak Sepanjang 2017

Published

on

mostsmartphone

Semakin membludaknya populasi smartphone yang beredar hingga saat ini membuat desainnya jadi makin mirip satu sama lain. Maka tak heran apabila ada klaim atau pendapat saling jiplak yang dilakukan antar produsen smartphone.

Aktivitas menjiplak ini tentunya paling banyak dijumpai di Cina. Ya, bukan cuma smartphone, produk lain pun juga kerap ditiru atau bahkan dipalsukan di Negeri Tirai Bambu tersebut.

hapepalingseringdijiplak

Nah, bicara soal smartphone tiruan, belum lama ini ada daftar menarik yang dirilis oleh AnTuTu. Perusahaan pencipta aplikasi benchmark tersebut merilis daftar smartphone yang paling sering dijiplak di Cina selama 2017. Dan nama Samsung keluar sebagai pemuncak.

Ini artinya smartphone buatan Samsung lah yang paling sering dijiplak di Cina dengan persentase 36,23 persen. Adapun smartphone buatannya yang paling sering ditiru adalah flagship Galaxy S7 edge.

Menyusul Samsung ada Apple di urutan kedua dengan angka 7,72 persen. Sudah bisa dipastikan, iPhone 7 Plus jadi smartphone yang paling banyak memiliki kloningan, khususnya karena jadi salah satu pionir yang menawarkan konfigurasi dual-camera.

Lalu siapa saja merek smartphone lain yang kerap ditiru? Di urutan ketiga hingga kelima masing-masing ditempati Xiaomi dengan persentase 4,75 persen, OPPO sebanyak 4,46 persen, dan terakhir Huawei sebanyak 3,4 persen.

Continue Reading

Populer