Connect with us
Asus Zenfone 4 Selfie

News

Harga dan Spesifikasi Meizu M5 Note

Published

on

meizu m5 note image 1

Di penghujung tahun 2016 lalu, Meizu terbilang gencar meluncurkan smartphone baru yang memiliki spesifikasi hardware mumpuni dengan harga terjangkau. Untuk kategori layar lebar, Meizu secara resmi telah meluncurkan Meizu M5 Note dengan dimensi layar 5,5 inci serta resolusi Full HD. Smartphone ini pertama kali diperkenalkan pada bulan Desember 2016 dan rencananya akan tersedia resmi di Indonesia pada akhir Februari 2017.

Baterai besar

m5 noteee

Bersaing dengan smartphone baterai berkapasitas besar seperti Xiaomi Redmi Note 4, Redmi Note 4 (Snapdragon), Redmi 3, dan ZenFone 3 Max, Meizu M5 Note telah dibekali baterai berkapasitas besar mencapai 4.000 mAh. Baterainya sendiri telah didukung teknologi fast charging mCharge. Proses pengisian daya baterai smartphone dapat berlangsung dengan cepat, bahkan hanya 90 menit saja hingga kondisi penuh 100 persen.

Kamera 13 MP dan 5 MP

kamera meizu m5 note

Di sektor fotografi, smartphone yang satu ini membawa kamera belakang beresolusi 13 MP dengan sensor Sony. Plus, ada fitur PDAF yang dapat mengunci fokus dalam 0,2 detik serta aperture f/2.2. Tak ketinggalan, dual-tone LED flash dapat membantu smartphone ini mengambil foto dalam kondisi minim cahaya. Sedangkan kamera depannnya memiliki resolusi 5 MP diengan aperture f/2.0 yang sudah bisa mengakomodasi kebutuhan para pencinta selfie.

Jeroan yang bertenaga

gaming meizu m5 note

Dari sektor hardware, Meizu M5 Note telah dibekali dengan prosesor Mediatek MT6755 Helio P10 octa-core (4x 1,8 GHz Cortex-A53 & 4x 1.0 GHz Cortex-A53), RAM dengan pilihan kapasitas 3 GB atau 4 GB, dan penyimpanan internal 16 GB, 32 GB, atau 64 GB. Apabila penyimpanan internalnya dirasa kurang, penggunanya bisa menambahkan microSD hingga 256 GB. Dengan gabungan hardware ini dapat membuat smartphone bertenaga dan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lancar.

Bodi metal menawan

Bodi smartphone yang satu ini memiliki bahan yang terbuat dari metal dengan presisi CNC yang tinggi dan 12 proses pembuatan yang membuatnya kokoh dalam genggaman. Selain itu, warna Champagne Gold, Gray, Blue, dan Silver membuat Meizu M5 Note terlihat menawan. Memegangnya tak jauh beda seperti memegang smartphone flagship seharga Rp5 jutaan ke atas.

Layar Full HD dan Flyme OS 6.0

meizu m5 note display image

Biasanya layar menjadi salah satu faktor yang menentukan seseorang memilih sebuah smartphone. Pengguna tidak perlu takut karena Meizu M5 Note telah dilengkapi dengan layar lebar 5,5 inci beresolusi Full HD (1.920 x 1.080 piksel), berteknologi LTPS IPS LCD, dan memiliki kaca lengkung 2,5D. Dengan layar dan resolusi sebesar itu dapat membuat penggunanya nyaman dalam bermain game, menonton video, maupun melihat gambar.

Untuk melindungi mata dari radiasi cahaya, Meizu M5 Note telah dibekali dengan fitur eye-protection mode. Layaknya Xiaomi yang memiliki sistem operasi modifikasi MIUI 8, Meizu juga membenamkan Flyme OS 6.0 yang merupakan hasil modifikasi dari Android 6.0 Marshmallow dengan tampilan antar muka dan fitur-fitur yang menarik.

Sensor fingerprint cepat

meizu m5 note fingerprint image

Sebagai smartphone yang hadir di akhir tahun 2016, Meizu M5 Note tentunya telah dibekali sensor fingerprint. Sensor ini disematkan pada bagian tombol home yang dinamakan mTouch. Dengan hadirnya fitur ini dapat membantu penggunanya untuk membuka kunci smartphone dengan menggunakan sidik jari hanya dalam waktu 0,2 detik saja. Bahkan sensor fingerprint ini dapat digunakan untuk pembayaran secara mobile.

Harga Meizu M5 Note

Smartphone ini juga telah didukung dua kartu SIM dengan jaringan 4G-LTE, microUSB 2.0, dan jack audio 3,5 mm. Untuk harganya sendiri bervariasi dan cukup terjangkau, sekitar Rp2,7 juta untuk RAM 3 GB + storage 16 GB , sekitar Rp2,9 juta untuk RAM 3 GB + storage 32 GB, dan sekitar Rp3,4 juta untuk RAM 4 GB + storage 64 GB. Sebagai catatan, harga tersebut adalah harga yang berlaku di Cina.

Advertisement
Comments

News

Aturan Baru Google Bikin YouTuber Pemula Susah Dapat Duit

Published

on

youtube

Semakin berkembangnya platform YouTube otomatis membuat jumlah kreator konten (YouTuber) juga terus melonjak drastis. Tentu saja hal ini membawa dampak positif dan juga negatif. Namun untuk mencegah menjamurnya konten yang “asal-asalan”, Google pun membuat kebijakan baru.

Ya, Google kini memperketat aturan main di YouTube bagi mereka yang tergolong baru. Mulai saat ini, sebuah channel baru akan bisa me-monetize atau menerima iklan yang terpasang di videonya setelah memenuhi dua syarat utama.

Syarat pertama yakni channel tersebut harus sudah memiliki setidaknya 10.000 subscriber. Dan syarat kedua, video-video yang ada di channel tersebut sudah ditonton setidaknya hingga 4.000 jam (view hours) dalam kurun 12 bulan terakhir.

Aturan baru ini berlaku untuk semua channel dan Google juga menetapkan deadline bagi channel tersebut untuk memenuhi syarat-syaratnya hingga 20 Februari 2018 mendatang. Jika tidak, channel tersebut tidak bisa mengikuti YouTube Partner Program.

Karenanya tidak heran aturan baru tersebut membuat sejumlah channel baru ketar-ketir. Sebagian besar dari mereka memilih cara yang disebut “sub for sub”. Si pemilik channel akan meninggalkan komentar di channel baru lainnya untuk mengajak saling subscribe.

Sekali lagi, aturan ini ditempuh Google untuk melindungi para kreator konten yang berkualitas, salah satunya dimana karya-karya mereka seringkali “dibajak” dan di-upload ulang. Selain itu juga untuk membasmi channel yang sering meng-upload video clickbait tidak bermutu.

Continue Reading

News

Usung Fingerprint Bawah Layar, Vivo X20 Plus UD Meluncur 25 Januari

Published

on

vivox20plusud

Vivo resmi menjadi produsen smartphone pertama yang memanfaatkan teknologi sensor fingerprint di bawah (di balik) layar, menyalip Samsung dan Apple. Prototype smartphone tersebut sudah dipamerkan di gelaran Consumer Electronic Show 2018 awal Januari kemarin.

Setelah menjajal kemampuannya, kini muncul pertanyaan, kapan smartphone tersebut benar-benar dirilis dan tersedia di pasaran. Tidak perlu menunggu lama-lama, kini sudah muncul bocoran mengenai tanggal rilis dan juga harga dari smartphone yang dimaksud.

Disebutkan smartphone pertama yang mengusung fingerprint bawah layar tersebut adalah Vivo X20 Plus UD. Huruf “UD” sendiri diyakini sebagai singkatan dari “Under Display”. Dan seorang leakster bernama Zyad Atef pun menyebut smartphone ini bakal hadir 25 Januari 2018.

Bocoran informasi tersebut ia lontarkan melalui akun Twitter resminya. Ia juga menyebutkan perkiraan harga Vivo X20 Plus UD, yakni sekitar US$625 (Rp8,4 juta). Karena memuat sensor di bawah layar, maka tak heran jika hal ini membuat dimensi layarnya membengkak jadi 6,43 inci.

Sekilas dari bocoran gambar yang beredar, Vivo X20 Plus UD menganut desain yang cukup serupa OPPO F5 dan juga OnePlus 5 yang memang masih satu keluarga dengan Vivo. Dan dari beberapa komentar media yang sudah menjajal, disebutkan sensor fingerprint-nya sedikit lebih lambat dari sensor pada umumnya.

Tidak heran karena ini adalah teknologi baru yang memang cukup rumit untuk diterapkan. Namun bagaimana pun juga, kehadiran smartphone ini tentu saja begitu dinantikan karena membawa teknologi yang benar-benar baru dan canggih.

Continue Reading

News

Inilah Smartphone yang Paling Sering Dijiplak Sepanjang 2017

Published

on

mostsmartphone

Semakin membludaknya populasi smartphone yang beredar hingga saat ini membuat desainnya jadi makin mirip satu sama lain. Maka tak heran apabila ada klaim atau pendapat saling jiplak yang dilakukan antar produsen smartphone.

Aktivitas menjiplak ini tentunya paling banyak dijumpai di Cina. Ya, bukan cuma smartphone, produk lain pun juga kerap ditiru atau bahkan dipalsukan di Negeri Tirai Bambu tersebut.

hapepalingseringdijiplak

Nah, bicara soal smartphone tiruan, belum lama ini ada daftar menarik yang dirilis oleh AnTuTu. Perusahaan pencipta aplikasi benchmark tersebut merilis daftar smartphone yang paling sering dijiplak di Cina selama 2017. Dan nama Samsung keluar sebagai pemuncak.

Ini artinya smartphone buatan Samsung lah yang paling sering dijiplak di Cina dengan persentase 36,23 persen. Adapun smartphone buatannya yang paling sering ditiru adalah flagship Galaxy S7 edge.

Menyusul Samsung ada Apple di urutan kedua dengan angka 7,72 persen. Sudah bisa dipastikan, iPhone 7 Plus jadi smartphone yang paling banyak memiliki kloningan, khususnya karena jadi salah satu pionir yang menawarkan konfigurasi dual-camera.

Lalu siapa saja merek smartphone lain yang kerap ditiru? Di urutan ketiga hingga kelima masing-masing ditempati Xiaomi dengan persentase 4,75 persen, OPPO sebanyak 4,46 persen, dan terakhir Huawei sebanyak 3,4 persen.

Continue Reading

Populer