Connect with us
ZFLive
Hands-on

Hands-on Samsung Galaxy Note 8

Droidlime.com,

/

Indonesia sedang menyambut Galaxy Note 8, sang pangeran baru dari Samsung. Pre-order-nya sudah dimulai sejak 8 September kemarin hingga 18 September nanti. Tercatat, Galaxy Note 8 berhasil menorehkan rekor sebagai seri Note 8 terlaris selama masa pre-order. Penasaran sebagus apa Galaxy Note 8? Ini dia pengalaman kami pertama kali menggunakannya.

Besar dan eksotis

Smartphone ini memiliki layar bongsor mencapai 6,3 inci, bahkan yang paling besar dibanding seri Note lainnya. Tapi bodi bongsor ternyata tidak membuat smartphone ini kehilangan pesona. Justru Samsung berhasil menciptakan smartphone besar yang eksotis.

Walaupun berlayar besar, tapi karena aspek rasionya 18,5:9 membuat Galaxy Note 8 masih masuk kantong celana jeans pria. Ya meskipun ketat, tapi setidaknya smartphone ini memang masih bisa dikantongi. Bagian depannya dipenuhi layar dengan pinggiran yang melengkung.

Tombol navigasi atau menu pun sudah ditempatkan di dalam layar. Praktis kita akan disuguhkan layar utuh ketika melihatnya dari depan. Lalu beralih ke belaakng, bodi kaca sukses hadirkan kesan mewah. Tapi sayangnya mudah terceplak sidik jari. Adapun yang kami suka dari bagian belakangnya adalah kameranya.

Kamera milik Note 8 dibingkai menjadi satu dengan sensor sidik jarinya. Meski masih banyak yang menyebut penempatan sensor ini tidak strategis, setidaknya lebih enak dilihat karena ada dalam satu frame dengan kameranya. Hal ini membuat bodi belakang Note 8 lebih macho dari Galaxy S8.

Debut dual-camera

Mungkin sangat banyak orang yang penasaran mengapa Samsung telat menciptakan smartphone dual-camera. Rupanya Samsung menyimpan teknologi dual-camera miliknya untuk sang flagship Note 8. Konfigurasi kamera tersebut yakni satu kamera 12 MP f/1.7 wide angle dan satu kamera 12 MP f/2.4 telephoto 2x optical zoom.

Menariknya kedua kamera tersebut sudah sama-sama dibekali optical image stabilizer. Tidak ketinggalan, ada pula mode Live Portrait yang fungsinya sama seperti mode Portrait milik iPhone 7 Plus. Cara pakainya pun sama. Bedanya pada Note 8 juga ada mode Dual Captured sehingga kita bisa langsung mendapat dua foto dalam sekali jepret, yaitu foto normal dan foto bokeh.

S-Pen tahan air

Satu pembeda antara Galaxy Note dengan smartphone Samsung lainnya adalah S-Pen. Pada Note 8, S-Pen yang dihadirkan tidak terlalu berbeda dari S-Pen pada seri Note sebelumnya. Sensitivitasnya terasa sempurna seperti menulis menggunakan pena sungguhan.

Akurasinya pun sangat baik, terutama untuk menggambar. Nah satu hal yang membedakan S-Pen milik Note 8 adalah fitur tahan air dengan sertifikat IP68. Jadi pengguna Galaxy Note 8 tetap bisa menggunakan S-Pen sembari basah-basahan. Bahkan ketika layar smartphone basah.

Hardware serupa Galaxy S8

Galaxy Note 8 dan Galaxy S8 adalah flagship yang sekelas. Maka sudah pasti Samsung tidak membedakan jeroan di dalam kedua smartphone andalannya tersebut. Note 8 hadir membawa chipset Exynos 8895 (untuk Asia) atau Snapdragon 835 (untuk Amerika dan Eropa).

Hanya saja karena ditunjang S-Pen yang kemungkinan besar bakal lebih multifungsi, Samsung menambah kapasitas RAM Note 8 jadi 6 GB. Sekadar info, versi standar Galaxy S8 hanya memiliki RAM 4 GB saja.

Baterai lebih kecil

Jangan mengira kalau dengan bodi yang lebih besar, Samsung juga bakal menyematkan baterai lebih besar pada Note 8 . Pada faktanya, baterai Galaxy Note 8, yaitu 3.300 mAh justru lebih kecil dari Note 7 maupun Galaxy S8+ yang berkapasitas 3.500 mAh.

Lalu apakah baterai tersebut cukup? Saat ini kami baru menggunakannya kurang dari seminggu dan mendapati sebenarnya kapasitas 3.300 mAh cukup-cukup saja untuk pemakaian dari pagi hingga jam tujuh malam. Kalau pun cepat habis, baterainya bisa diisi ulang dengan waktu yang singkat.

Video hands-on

Advertisement
Comments
Hands-on

Hands-on LG G7 ThinQ

Published

on

Jujur waktu pertama kali melihat LG G7 di acara peluncurannya, kami agak ragu. Apakah smartphone satu ini bisa mendulang sukses? Nah sekarang kami sudah pegang langsung unitnya dan ternyata oke juga kok. Kayaknya bisa untuk jadi pesaingnya Huawei P20 Pro yang sudah rilis lebih dulu. Layar panjang 1.000 nits Dilihat dari sisi kosmetiknya, LG seperti mau main aman kali ini. Pasalnya desain G7 boleh dibilang cukup mainstream. Tapi bukan berarti tidak oke. Kami justru suka dengan desain dan juga handling-nya. Smartphone ini dibuat dari rangka aluminium serta frame kaca depan belakang. Bagian layarnya terasa panjang banget. Selain karena rasionya yang...
Continue Reading
Hands-on

Hands-on Xiaomi Black Shark

Published

on

Bukan hanya sebagai produsen smartphone, Xiaomi sudah menjelma jadi perusahaan "palugada", apa lu mau gua ada. Dari yang awalnya bikin smartphone, tablet, tas, lalu bikin perabotan rumah tangga, payung, sepeda, sampai akhirnya sekarang bikin smartphone spesial buat gaming. Memang benar-benar ajaib brand yang satu ini. Harga menantang Yap, kami paham, sudah banyak banget dari kalian yang tidak sabar request ke kami untuk mengulas Xiaomi Black Shark. Karena cukup susah dan butuh perjuangan buat mendapatkannya, akhirnya kami baru bisa mengulasnya sekarang. Di beberapa e-commerce lokal mungkin sudah ada yang pajang Xiaomi Black Shark. Kisaran harganya antara Rp11 juta sampai Rp12,5 jutaan. Kalau...
Continue Reading
Hands-on

Hands-on Xiaomi Redmi Note 5

Published

on

Seri Redmi Note dari Xiaomi akhirya kembali lagi. Yang hadir tauhn ini adalah generasi kelima dengan dua varian, yaitu versi biasa yang dijual di Cina dan Indonesia serta versi pro yang dijual eksklusif di India. Perbedaan paling mencolok antara keduanya adalah resolusi kamera depan. Kotak merah sederhana Ya, unit Xiaomi Redmi Note 5 yang belum lama dirilis di Indonesia sama dengan yang dirilis di Cina, tidak ada embel-embel Pro. Namun Anda tidak perlu kecewa karena varian ini tak kalah menari dari Redmi Note 5 Pro yang dijual di India. Sekarang mari kita intip kotaknya lebih dulu. Boksnya hadir dengan warna...
Continue Reading

Wajib baca

Populer