Connect with us
Tech News

Diblokir AS, Smartphone Huawei Tak Bisa Pakai Android Lagi?

Resmi diblokir Amerika Serikat, kini Huawei terancam tidak lagi bisa menggunakan OS Android untuk perangkat-perangkat terbaru buatannya.

Updated

“Perang” antara Amerika Serikat dan raksasa teknologi asal China, Huawei, sudah memasuki babak baru. Presiden Donald Trump resmi memberlakukan larangan bagi Huawei untuk bisa bekerjasama dengan perusahaan asal Amerika Serikat, termasuk menjual perangkatnya di sana.

Hal tidak menyenangkan bagi Huawei tak berhenti sampai di situ saja. Pasalnya Google pun akhirnya harus ikut aturan yang diterapkan Donald Trump. Dengan begitu, Google terpaksa harus mencabut lisensi Android di perangkat bikinan Huawei.

Mulai saat ini, Huawei tidak lagi bisa menggunakan AOSP (Android Open Source Project) yang artinya perangkat bikinan Huawei nantinya tidak bisa lagi menggunakan layanan servis dari Google untuk platform Android, termasuk Google Play Store.

Belum bisa disimpulkan apakah pencabutan lisensi ini termasuk dalam hal penggunaan sistem operasi Android secara penuh. Ada kabar yang menyebut kalau smartphone Huawei yang ada saat ini tetap bisa menggunakan OS Android. Namun tidak untuk smartphone yang baru akan dirilis nanti.

Jadi bukan tidak mungkin perangkat tebaru Huawei nanti tidak lagi menggunakan OS Android. Dan untuk smartphone yang sudah ada saat ini seperti Mate 20 atau P30 series tidak akan lagi mendapat update OS atau pun security update.

Hingga saat ini Huawei masih dicap sebagai “kaki tangan” pemerintah China yang bisa membahayakan Amerika Serikat. Pemerintahan Donald Trump mengindikasikan Huawei melakukan kegiatan memata-matai Amerika Serikat melalui perangkat dan layanan buatannya.

Baca juga

Sebagai langkah antisipasi, sebelumnya Huawei juga sudah mulai mengembangkan sistem operasi buatannya sendiri apabilan benar-benar tidak boleh lagi menggunakan Android atau bahkan Windows Phone sekalipun. Namun belum diketahui bakal seperti apa OS buatan Huawei tersebut dan kapan siap digunakan.

Comments

Populer