Peningkatan Penyerapan Cahaya dan Kapasitas Photo Diode Menggunakan Kemampuan Teknologi yang Unik
Ukuran piksel yang lebih kecil sangat ideal untuk mengembangkan perangkat yang lebih kecil dan lebih ramping tetapi dapat mengakibatkan lebih sedikit cahaya yang masuk ke perangkat atau interferensi antara piksel yang berdekatan. Sekalipun ada tantangan ini, Samsung mampu memanfaatkan piksel terkecil di industri untuk membuat sensor baru yang inovatif.
“Samsung berhasil mengembangkan ukuran piksel yang lebih kecil ke dalam ISOCELL HP3. Ini semua berkat kemampuan teknologi yang Samsung milik. Teknologi inovatif Samsung tak hanya mampu menghadirkan kinerja tinggi, tetapi bisa diimplemteasikan ke dalam perangkat atau handset yang jauh lebih kecil,” tambah Ki.
Samsung berhasil menciptakan dinding fisik yang lebih tipis dan lebih dalam di antara piksel dengan teknologi miliknya, Full Depth deep trench isolation (DTI), yang menjamin kinerja tinggi bahkan dengan 0,56㎛. DTI, teknologi utama ISOCELL, menciptakan komponen terisolasi di antara piksel, bertindak sebagai dinding yang terisolasi untuk mencegah hilangnya cahaya dan meningkatkan kinerja optik.
Developer Samsung lainnya, yakni Sungsoo Choi dari Semiconductor R&D Center membandingkan teknologi ini seperti membangun penghalang tipis di antara ruangan-ruangan yang berbeda dalam sebuah gedung. Ia mengatakan dalam istilah awam, itu sama dengan mencoba membuat dinding yang lebih tipis antar ruangan tanpa mengubah tingkat kedap suara ruangan.
Kunci untuk DTI adalah membuat dinding silikon yang lebih tipis dan lebih dalam. Choi juga menambahkan bahwa hal ini bertujuan untuk meningkatkan ISO dan mengurangi crosstalk. Pasalnya, komponen insulasi yang lebih besar di antara piksel akan menimbulkan hilangnya cahaya lebih banyak.
Dengan menerapkan teknik ini pada piksel 0,56㎛, Samsung meningkatkan penyerapan cahaya dan memaksimalkan kapasitas photo diode (PD). Oleh karena itu, pemanfaatan piksel ultrakecil dimungkinkan karena lebih banyak cahaya per piksel yang dapat disimpan dan diproses bahkan dengan area reseptor cahaya yang lebih kecil.
Bacaan menarik
- Beli yang Mana, vivo S1 Pro atau realme 5s?
- 6 Hal yang Patut Kalian Tahu Sebelum Beli ASUS ZenFone 6
- Punya SoC Sama, Pilih Redmi Note 8, realme 5 atau OPPO A9 2020?
- 1 Tahun di Indonesia, realme Gelontorkan 10 Seri Smartphone
- 10 Ponsel yang Punya Kamera Belakang Terbaik Versi DxOMark
- Rp3 Jutaan, Pilih Samsung Galaxy A30s, realme 5 Pro atau OPPO A9 2020?


