Ini Bedanya Layar qHD, HD, Full HD, Quad HD, dan Ultra HD

Now Reading
Ini Bedanya Layar qHD, HD, Full HD, Quad HD, dan Ultra HD

Sony Xperia Z5 Premium menghentak industri gadget dengan layar beresolusi super tinggi yang diusungnya. Sony Xperia Z5 Premium punya layar 5,5 inci dengan resolusi 4K, menjadikannya sebagai smartphone yang punya resolusi dan kerapatan layar tertinggi di dunia (806 ppi). Tapi, apakah resolusi setinggi itu bisa optimal untuk layar yang hanya berukuran 5,5 inci?

Kenali istilah resolusi layar

Setiap gadget yang memiliki layar pasti punya resolusi yang berbeda-beda. Semakin tinggi resolusi layar, semakin jernih pula tampilannya. Namun ukuran resolusi layar justru seringkali membuat kita bingung. Ada istilah layar HD, full HD, qHD, QHD, dan sebagainya. Istilah-istilah tersebut sering tertukar antara satu dengan yang lainnya.

Resolusi terendah untuk layar monitor, tablet, maupun smartphone dalam lima tahun belakangan adalah 640 x 480 piksel, dikenal dengan istilah SD (standard definition) atau VGA (video graphics array). Namun sejak dua tahun terakhir, resolusi layar smartphone terkecil sudah meningkat menjadi 854 x 480 piksel, dikenal dengan istilah FWVGA (full wide video graphics array).

Sejak tahun 2014 lalu, resolusi layar semakin meningkat lagi. Standar yang digunakan tidak lagi menggunakan istilah VGA dan sudah berganti menjadi HD (high definition). Peningkatan layar ini juga berlaku untuk smartphone dan tablet, dimana rata-rata smartphone saat ini sudah memiliki resolusi layar 1.280 x 720 piksel, sering disebut dengan istilah 720p atau HD. Namun khusus untuk smartphone entry-level, masih banyak juga yang menggunakan resolusi layar 960 x 540 piksel yang dikenal dengan istilah qHD (quarter high definition), ditulis dengan huruf “q” bukan “Q”.

Pada smartphone high-end, resolusi layar yang digunakan rata-rata sudah mencapai 1.920 x 1.080 piksel, sering disebut FHD atau full HD (full high definition). Meski sudah sangat mencukupi untuk sebuah smartphone, para produsen tertentu seperti Samsung atau LG justru menggunakan resolusi lebih tinggi lagi untuk smartphone flagship buatannya, yaitu 2.560 x 1.440 piksel yang sering disebut 2K, QHD, atau quad HD (quad high definition).

xperia-z5-premium-4k

Nah, yang lebih ekstrem lagi adalah Sony yang baru saja memperkenalkan Xperia Z5 Premium. Layarnya berdimensi 5,5 inci dengan resolusi 3.840 x 2.160 piksel, dikenal dengan istilah 4K, UHD, atau ultra HD (ultra high definition). Inilah resolusi layar smartphone tertinggi saat ini.

Resolusi ideal untuk layar smartphone

smartphone-size

Apakah resolusi layar 854 x 480 piksel adalah resolusi yang buruk? Belum tentu! Untuk smartphone dengan layar 3,5-4 inci, resolusi layar tersebut masih terlihat baik dan optimal. Resolusi tersebut baru akan terlihat kurang tajam ketika digunakan pada layar 4,5 inci ke atas.

Untuk smartphone dengan layar 4,5-5 inci, resolusi HD (1.280 x 720 piksel) adalah resolusi yang mumpuni dan terasa pas. Selain masih tergolong tinggi, resolusi HD juga tak terlalu membebani chip grafis (GPU) pada smartphone sehingga bermain game jadi lebih lancar.

gaming-smartphone

Resolusi full HD (1.920 x 1.080 piksel) baru terasa optimal untuk smartphone dengan layar 5-5,5 inci. Pasalnya, kerapatan layar yang dimilikinya baru bisa terlihat dan terasa di layar yang cukup besar. Nah, bagaimana dengan resolusi 2K (QHD) atau bahkan 4K (UHD)? Resolusi sebesar itu sebenarnya tidak diperlukan untuk layar smartphone. Rata-rata mata manusia tidak bisa menangkap dan menikmati kerapatan layar setinggi itu pada layar sekecil layar smartphone.

Namun kita tidak bisa menolak perkembangan teknologi yang ditawarkan oleh produsen gadget seperti Samsung, LG, atau Sony. Jika Anda memiliki dana tak terbatas, Anda bisa memiliki gagdet dengan resolusi layar ekstra tinggi tersebut untuk kepuasan pribadi. Namun jika ingin efektif, resolusi standar pun masih nyaman di mata, asalkan sesuai dengan ukuran layarnya. So, jangan bingung lagi ya dengan istilah resolusi layar!

Lihat Juga Review
 
Review Acer E5-553G
 
Review Moto E3 Power
 
Review Vivo Y55
 
Review Lenovo Yoga 500
Bagaimana menurut Anda?
Keren!
83%
Mau
5%
Biasa Aja
5%
Payah!
6%
About The Author
Romi Hidayat
Pengguna iPhone 7 dan ASUS ZenFone 3. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.
5 Comments
Leave a response
  • September 7, 2015 at 11:02 am

    Artikel yang bagus. Tapi ada pertanyaan, apakah resolusi itu pengaruh kalo pada kenyataannya biar irit batere brightness selalu diminimalisir?

    Banyak fitur yang jadi percuma di HP modern, cuma makan batere sama memory he he

    • romi
      September 11, 2015 at 9:55 am

      Resolusi berpengaruh thd ketajaman gambar atau piksel di layar bro.. Kalau brightness dikurangin gambar akan tetap tajam namun jadi tidak terlihat jelas alias gelap 🙂

      • September 11, 2015 at 11:15 am

        Terima kasih atas konfirmasinya. Semoga fitur2 canggih HP modern tidak jadi mubazir dan makan memory saja.

        Masih bingung kemampuan rekam video 4K, selain makan memory juga biasanya nanti di convert untuk lebih kecil ukurannya he he

      • Julius Gunawan
        October 6, 2016 at 9:38 am

        Rekam 4K memang memakan memory, tapi apakah perlu 4K. 4K hanya enak dinikmati di TV 4k juga. Mubazir kalau resolusi layar mentok di fullHD.

        Jadi rekam video, gunakanlah resolusi sesuai layar tempat anda menikmatinya.

      • Julius Gunawan
        October 6, 2016 at 9:42 am

        Kualitas layarnya juga pengaruh, antara LCD biasa, IPS dan Amoled, Super Amoled (ini perlu dibahas juga min)

Leave a Response