Connect with us
ZF5
Featured

5 Aplikasi Benchmark Terpercaya untuk Uji Kinerja Android

Droidlime.com,

/

Apa itu aplikasi benchmark? Apa pula fungsinya untuk smartphone kita? Aplikasi benchmark pada awalnya hanya ada untuk platform PC saja. Fungsinya tak lain untuk menguji performa komputasi hardware yang ada di dalam PC, baik salah satu hardware saja maupun secara keseluruhan.

Karena smartphone saat ini sudah semakin pintar dan bahkan bisa menggantikan peran PC, maka aplikasi benchmark juga hadir untuk smartphone. Fungsinya tetap sama, untuk menguji performa hardware seperti prosesor, GPU, RAM, storage, layar, baterai, dan lainnya. Buat Anda yang belum familiar dengan aplikasi benchmark dan ingin mencoba, berikut adalah lima aplikasi benchmark paling terpercaya di platform Android.

AnTuTu Benchmark

antutu

[button type=”link” link=”https://play.google.com/store/apps/details?id=com.antutu.ABenchMark&hl=in” size=”btn-sm” variation=”btn-success”]Download AnTuTu Benchmark[/button]

Dari sekian banyaknya aplikasi benchmark yang ada, AnTuTu Benchmark adalah yang paling tenar. Aplikasi yang juga tersedia di platform iOS dan Windows Phone ini bisa dijadikan patokan terpercaya karena paling banyak digunakan. Melalui aplikasi ini, Anda bisa mengetahui jeroan di dalam smartphone serta mengukur performa hardware secara detail, terutama untuk mengukur kemampuan prosesor. Output yang dihasilkan berupa angka atau skor dan bisa langsung dibandingkan antar smartphone.

GeekBench

geekbench

[button type=”link” link=”https://play.google.com/store/apps/details?id=com.primatelabs.geekbench&hl=in” size=”btn-sm” variation=”btn-success”]Download GeekBench[/button]

Selain AnTuTu, aplikasi benchmark lain yang lumayan banyak digunakan adalah GeekBench. Saat ini GeekBench 3 sudah tersedia di berbagai platform, termasuk Windows, Linux, Mac, iOS, dan Android. GeekBench bisa digunakan untuk mengetahui detail “jeroan” hardware pada smartphone. Sedangkan fungsi utamanya yakni mengukur kinerja prosesor. Metode pengujian pun terbagi dua, yakni pengujian kinerja prosesor single-core dan multi-core. Menariknya, GeekBench juga menawarkan mode Stress Test untuk menguji ketahanan dan kestabilan smartphone saat menjalankan beban komputasi sangat berat.

PCMark for Android

pcmark-android

[button type=”link” link=”https://play.google.com/store/apps/details?id=com.futuremark.pcmark.android.benchmark&hl=in” size=”btn-sm” variation=”btn-success”]Download PCMark for Android[/button]

Masih sama seperti AnTuTu dan GeekBench, PCMark for Android diciptakan untuk mengujia performa komputasi smartphone, khususnya prosesor. Namun bedanya, PCMark for Android menggunakan pengujian yang dirancang mirip dengan penggunaan kita sehari-hari, seperti membuka foto, video, browser, hingga aplikasi office. Dengan begitu, aplikasi ini diklaim bisa memberikan hasil pengujian yang relevan. PCMark for Android juga menyediakan pengujian ketahanan baterai di dalamnya.

3DMark for Android

3dmark-android

[button type=”link” link=”https://play.google.com/store/apps/details?id=com.futuremark.dmandroid.application&hl=in” size=”btn-sm” variation=”btn-success”]Download 3DMark for Android[/button]

Selain PCMark for Android, Futuremark juga menciptakan 3DMark for Android. Adanya kata “3D” sudah menggambarkan bahwa aplikasi benchmark satu ini khusus dirancang untuk menguji performa GPU smartphone dalam mengolah grafis. Benchmark ini tergolong serius dengan ukuran mencapai 235 MB. Di dalamnya ada tujuh┬áscene pengujian grafis 3D dengan visual yang wah. Oh ya perlu diketahui, 3DMark for Android dirancang untuk smartphone menengah ke atas saja dengan OS Android 4.0 dan RAM 1 GB ke atas.

GFXBench

gfxbench

[button type=”link” link=”https://play.google.com/store/apps/details?id=com.glbenchmark.glbenchmark27″ size=”btn-sm” variation=”btn-success”]Download GFXBench[/button]

Satu lagi aplikasi benchmark untuk menguji kemampuan grafis, yaitu GFXBench. Di dalamnya ada sepuluh jenis pengujian grafis termasuk pengujian baterai. Pengujian grafis yang ditawarkan GFXBench juga tidak main-main dan tergolong berat dengan beragam pilihan resolusi. Output yang dihasilkan bukanlah skor, melainkan angka frame per second yang biasa dijadikan tolok ukur kelancaran saat menjalankan game.

Advertisement
Comments

Wajib baca

Populer