Connect with us
ROG GL504
Featured

4 Alasan Smartphone Mid-range Lebih Menarik dari Flagship

Published
midendphone
Advertisement

Pasar penjualan smartphone dibagi menjadi tiga bagian: entry-level yaitu smartphone murah meriah dengan fitur seadanya, flagship yaitu smartphone dengan segudang fitur canggih yang pastinya dibanderol, dan mid-range yaitu smartphone semi mahal dengan fitur yang cukup lengkap walau tak selengkap smartphone flagship.

Dengan demikian, setiap kelas atau segmentasi membawa kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Di Indonesia sendiri, smartphone mid-range atau kelas menengah terbukti laku keras bahkan mampu menguasai pasar penjualan mengalahkan smartphone entry-level dan flagship.

Yang menjadi pertanyaan, apa saja keuntungan yang didapat ketika membeli smartphone kelas menengah? Nah, buat Anda yang masih bimbang untuk beli smartphone mid-range, empat alasan ini wajib Anda pertimbangkan.

Bujet terkendali

Rata-rata smartphone kelas menengah dijual dengan harga Rp3 jutaan sampai Rp5 jutaan. Harga yang masih terjangkau untuk mayoritas masyarakat di Indonesia. Smartphone mid-range juga kerap jadi pilihan bagi orang-orang yang sebenarnya mampu, namun enggan menghabiskan uang hanya untuk membeli sebuah smartphone.

Ya, harga memang jadi penentu kecanggihan dan fitur yang disuguhkan sebuah smartphone. Meski begitu, dengan harga yang terjangkau, kebanyakan smartphone mid-range saat ini juga telah menyediakan layanan dan fitur yang optimal serta mampu bertahan setidaknya satu sampai dua tahun ke depan. Tidak kalah dari smartphone flagship.

Tidak mubazir

Smartphone flagship seringnya membawa teknologi baru yang belum pernah ada, misalnya Apple merilis iPhone terbaru yang menghadirkan Face ID, Samsung yang menyediakan S-Pen, atau bahkan Huawei yang telah membekali smartphone-nya dengan teknologi AI. Tentu saja sangat menakjubkan!

Kendati demikian, faktanya masih banyak pengguna yang justru tidak menggunakan fitur-fitur unggulan tersebut. Mereka sudah tercukupi dengan sensor sidik jari saja atau juga tidak membutuhkan S-Pen. Premis inilah yang jadi pemicu munculnya smartphone kelas menengah, agar pengguna dapat menemukan smartphone sesuai kebutuhan, tidak mubazir.

Hardware software oke

Bicara soal smartphone, hardware dan software jadi bagian yang tidak dapat dipisahkan. Dua hal ini memiliki peranan sangat penting dan krusial. Sebagian besar smartphone mid-range telah dibekali hardware dan software yang mumpuni meski tak sekuat smartphone flagship.

Terbukti, smartphone mid-range kekinian sudah menggunakan prosesor yang optimal, bahkan kapasitas RAM besar 4 hingga 6 GB seperti Infinix Zero 5 atau OPPO F5 misalnya. Onderdil semacam ini tentunya sudah sangat mumpuni untuk bermain game dan menjalankan kebutuhan multi-tasking.

Mirip flagship

Meski memiliki selisih harga yang lumayan tinggi dari smartphone flagship, bukan berarti smartphone kelas menengah tampak murahan. Hampir sebagian besar smartphone mid-range saat ini diciptakan dari bahan yang kokoh dan premium. Bahkan beberapa produsen berani menggunakan bahan yang sama dengan smartphone flagship.

Lebih dari itu, kini smartphone mid-range juga menyuguhkan beragam teknologi ala flagship, seperti dual-camera, sertifikasi tahan air, pemindai wajah, atau layar lega minim bezel. Lantas, untuk apa membeli smartphone yang mahal jika Anda dapat menikmati layanan yang hampir sama di smartphone mid-range?

Comments

Wajib baca

Populer