Connect with us
VivoBook-S14-S433FL
Review

Review Nintendo Switch: Konsol Hybrid

Updated

Nintendo sempat tertinggal setahun belakangan dengan rival beratnya, Sony dan Microsoft. Konsol Nintendo Wii U sudah tidak mampu bersaing dengan PlayStation 4 dan Xbox One. Karenanya, Nintendo berinisiatif untuk melahirkan konsol baru untuk menjadi penerus Wii U. Sekarang konsol ini sudah dirilis dan dikenal dengan nama Nintendo Switch.

Kelebihan

Gaming dimana saja. Nama Nintendo Switch dipilih untuk menggambarkan bentuk konsol yang dapat diubah. Dengan Nintendo Switch kita dapat bermain game dimana saja kita mau. Tak melulu harus di depan TV, kita bisa main di luar rumah, di toilet, di mall, atau bahkan saat di perjalanan.

Hal ini dikarenakan Nintendo Switch sebenarnya adalah sebuah tablet. Sisi kiri dan kanan tablet ini bisa dipasangkan dengan kontroler bernama joycon. Jadi kita bisa menggunakannya layaknya handheld PS Vita. Atau kita bisa melepas joycon dan meletakkan tablet di atas meja. Atau kita juga bisa bermain menggunakan TV melalui docking station yang disertakan.

Gameplay inovatif. Sudah menjadi tradisi Nintendo melahirkan perangkat game yang kreatif dan inovatif. Entah itu Wii, Wii U, atau pun handheld 3DS, semuanya menawarkan cara bermain yang asyik. Pun begitu dengan Nintendo Switch. Perangkat ini bisa dimainkan dengan cara klasik menggunakan kontroler. Tapi ada juga game yang mengharuskan kita menggerakkan badan secara aktif saat bermain.

Joycon ajaib. Yang bikin Nintendo Switch beda dari yang lain adalah kontroler bernama Joycon. Dengan bentuknya yang super mini, Joycon ternyata bisa digunakan untuk bermain dengan banyak cara. Kontroler ini dilengkapi sensor cahaya, accelerometer, gyroscope, dan vibrator sehingga bisa mendeteksi pergerakan kita ketika bermain game tertentu yang mengharuskan kita bergerak.

Selain itu, Joycon bisa digunakan terpisah masing-masing di tangan kiri dan kanan, ditempelkan di kedua sisi tablet, atau digunakan layaknya kontroler game pada umumnya. Caranya yakni dengan memasangkan grip khusus yang sudah disertakan dalam paket penjualannya.

Tetap nyaman. Di luar dugaan, kontroler Joycon yang punya bentuk super mungil ternyata menawarkan kenyamanan yang baik. Mau dipasangkan dengan grip atau tidak, Joycon bisa memfasilitasi kegiatan gaming kita dengan optimal. Termasuk saat digunakan bermain game yang mengharuskan kita bergerak, Joycon bisa membaca gerakan kita dengan cepat dan akurat.

USB Type-C. Kami cukup salut pada Nintendo yang mau dan rela menggunakan port USB Type-C untuk Switch. Seperti yang kita tahu, port Type-C sudah mulai banyak digunakan di smartphone terbaru saat ini. Karenanya kita bisa menggunakan charger universal atau charger smartphone jika sewaktu-waktu lupa membawa charger Switch.

Kekurangan

Layar kurang maksimal. Seabagai perangkat gaming yang dirancang untuk bisa digunakan dimana saja, layar tablet Nintendo Switch nyatanya tidak cukup superior. Layar tersebut masih menggunakan panel LCD yang dapat memantulkan bayangan dengan jelas sehingga bakal mengganggu tampilannya saat bermain di luar ruangan.

Miskin game AAA. Game AAA yang dimaksud di sini adalah game kualitas super. Bahkan saat dirilis, jumlah game yang tersedia untuk Nintendo Switch tak sampai sepuluh judul. Untuk tiga bulan ke depan, kami pun masih belum melihat judul-judul game keren yang bakalk tersedia. Bisa dibilang, game-game yang bakal dirilis sejauh ini adalah game indie.

Bukan tablet multimedia. Tidak seperti PS Vita, Nintendo Switch sama sekali tidak bisa digunakan untuk keperluan di luar game. Tanpa browser dan media player, kita tidak bisa menggunakannya untuk browsing atau menonton video dan mendengar musik. Ya, cukup menyedihkan memang.

Kesimpulan

Nintendo Switch menawarkan pengalaman bermain game yang tidak terbatas oleh tempat. Kita bisa bermain di rumah menggunakan TV atau  bermain on-the-go di luar rumah. Dimana pun kita bermain, kita akan mendapatkan kesenangan yang sama.

Nintendo Switch juga menawarkan beragam cara bermain yang terkadang mengharuskan kita menggerakkan anggota tubuh. Kalau saja ke depannya Nintendo bisa menggandeng banyak developer untuk menyediakan banyak judul game, kami rasa Switch bisa menjadi handheld atau konsol yang menarik bagi para gamer casual.

Video review

Comments

Harga HP Terbaru

Harga HP4 days ago
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy M21

Samsung Galaxy M21 resmi diboyong oleh Samsung ke pasar Indonesia. Ditenagai chipset Exynos 9611, RAM 4 GB dan penyimpanan internal...

Harga HP7 days ago
Harga dan Spesifikasi vivo Y30

Setelah memperkenalkan vivo Y50, vivo kembali melengkapi lini Y Series yang dikembangkannya dengan menghadirkan vivo Y30. Smartphone yang ditenagai chipset...

Harga HP2 weeks ago
Harga dan Spesifikasi OPPO A92

OPPO beberapa waktu lalu telah memperkenalkan smartphone barunya, yang masuk ke lini A Series di Indonesia. Smartphone tersebut adalah OPPO...

Harga HP3 weeks ago
Harga dan Spesifikasi OPPO A52

OPPO diam-diam telah memboyong OPPO A52 ke pasar Indonesia. Smartphone kelas menengah ke bawah ini telah dibekali chipset Snapdragon 665...

Harga HP3 weeks ago
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy A31

Meramaikan pasar smartphone kelas menengah, Samsung baru saja memboyong Galaxy A31 ke Indonesia. Smartphone yang dijual seharga Rp4 jutaan ini...

Harga HP3 weeks ago
Harga dan Spesifikasi Apple iPhone SE (2020)

Apple pada pertengahan bulan lalu sudah meluncurkan smartphone "murah" terbarunya, iPhone SE (2020). Ini adalah generasi kedua dari iPhone SE...

Harga HP4 weeks ago
Harga dan Spesifkasi vivo Y50

Pasar Indonesia kembali kedatangan smartphone kelas menengah yang ditawarkan oleh vivo. Smartphone tersebut adalah vivo Y50 yang sudah dbekali chipset...

Harga HP1 month ago
Harga dan Spesifikasi OPPO A12

Dikelas menengah ke bawah, OPPO baru saja memperkenalkan smartphone barunya, OPPO A12. Smartphone yang dibanderol seharga Rp2 jutaan ini telah...

Aplikasi DroidLime

Get it on Google Play

Populer