Connect with us
ZenBook-13-14
Fitur

OPINI: Jika Android Tak Lagi Gratis

Google sedang menghadapi tuntutan denda Rp72 triliun dari Komisi Eropa karena dianggap melakukan praktik monopoli melalui platform Android besutannya. Hal ini bakal mengubah bisnis Android, yang tadinya gratis mungkin akan jadi berbayar.

Updated

So, belum lama ini kita digemparkan dengan berita dituntutnya sang raksasa Internet, Google, oleh Komisi Eropa. Buat kalian yang belum update beritanya, jadi juragan teknologi asal Amerika Serikat tersebut dituntut oleh Komisi Eropa karena diduga melakukan monopoli.

Yang mereka anggap sebagai monopoli yakni dimana di setiap smartphone Android, apapun mereknya, pasti sudah ter-install beberapa aplikasi bawaan dari Google. Kayak browser Chrome contohnya. Nah, praktik seperti itulah yang diduga termasuk dalam monopoli.

Setuju nggak setuju dengan pendapat tersebut, pada akhirnya saat ini Google sedang menghadapi ujian berat. Mereka dituntut untuk membayar denda sebesar US$5 milyar atau setara dengan Rp72 triliun. Tentu merupakan jumlah yang luar biasa besar, sekalipun buat raksasa seperti Google yang punya “pohon uang”.

Sebenarnya kalau buat kami pribadi, apa yang dilakukan Google tidak bisa dibilang sepenuhnya monopoli. Apalagi selama ini platform Android dikenal sebagai open source yang bisa dioprek siapa saja. Dan Google pun mematok harga murah atau bahkan gratis bagi produsen smartphone yang mau menggunakan OS Android.

Selain itu, aplikasi-aplikasi bawaan Google yang sudah ter-install di smartphone Android kami nilai memang tergolong bermanfaat. Sebut saja browser Chrome yang punya performa baik dibanding browser lainnya yang ada di Google Play.

Singkat cerita, bos besar Google, Sundar Pichai pun mengancam jika denda ini pada akhirnya bukan tak mungkin bakal mengubah pola bisnis yang selama ini mereka lakukan di ranah Android. Sistem operasi yang tadinya gratis itu bisa jadi bakal berbayar. Dan dampaknya, harga smartphone Android bakal lebih tinggi dari saat ini.

Atau Google bisa juga menerapkan solusi lain seperti tidak lagi menggratiskan layanan-layanan miliknya. Jadi bakal kebayang ketika kita harus membayar untuk mendapatkan layanan Google Assistant atau Google Maps. Tentu saja jadi bakal lebih merepotkan.

Nah, dengan fakta yang sedang terjadi dimana Google sedang berjuang melawan tuntutan Komisi Eropa, bagaimana sikap kalian, gaes? Apakah kalian menganggap Google sudah melakukan hal yang benar selama ini atau justru memang setuju kalau mereka sudah melakukan praktik monopoli?

Kalian ada di pihak mana?

Comments

Harga HP Terbaru

Harga HP1 day ago
Harga dan Spesifikasi POCO M3

POCO, yang sekarang telah menjadi brand independen dari Xiaomi baru saja meluncurkan POCO M3 di pasar Indonesia. Datang sebagai smartphone...

Harga HP2 days ago
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy S21 Ultra

Galaxy S21 Ultra adalah seri Galaxy S21 tertinggi yang diperkenalkan oleh Samsung bersama Galaxy S21 dan S21+. Smartphone ini juga...

Harga HP1 week ago
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy S21 & S21+

Samsung Galaxy S21 dan S21+ secara resmi sudah hadir di pasar Indonesia. Smartphone ini datang dengan RAM 8 GB, ROM...

Harga HP2 weeks ago
Harga dan Spesifikasi OPPO Reno5

Dipasar Indonesia OPPO kembali membuat kejutan dengan meluncurkan OPPO Reno5. Smartphone yang masih ditenagai Snapdragon 720G ini menitikberatkan pada sektor...

Harga HP1 month ago
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy A12

Samsung kembali membuat kejutan di pasar Indonesia dengan meluncurkan Galaxy A12. Smartphone yang ditenagai Helio P35 ini dibanderol seharga Rp2...

Harga HP3 months ago
Harga dan Spesifikasi realme narzo 20 Pro

Amunisi terbaru dari realme untuk memanjakan para realme Fans yang gemar bermain game mobile, realme telah meluncurkan realme narzo 20...

Harga HP3 months ago
Harga dan Spesifikasi POCO X3 NFC

Xiaomi di pasar Indonesia sudah secara resmi memperkenalkan POCO X3 NFC. Smartphone mid-range dengan dukungan NFC ini datang ditenagai chipset...

Harga HP3 months ago
Harga dan Spesifikasi realme 7 Pro

Di pasar Indonesia realme kembali memperkenalkan smartphone mid-range terbarunya, realme 7 Pro. Smartphone ini telah dibekali chipset Snapdragon 720G, RAM...

Aplikasi DroidLime

Get it on Google Play

Populer