Connect with us
VivoBook-S14-S433FL
Fitur

Opini: iPhone X Si Raja yang Manja

Updated

Hingga artikel ini ditulis, saya sudah menggunakan iPhone X kurang lebih selama lima bulan. Pada awalnya, semua terasa manis dan baik-baik saja. Kesan tersebut berlanjut sampai pemakaian empat bulan. Hingga akhirnya sebulan belakangan, saya mulai merasa terganggu sebagai pengguna iPhone X.

Sebelum lanjut, terlebih dahulu saya tekankan bahwa artikel ini ditulis berdasarkan opini dan pengalaman pribadi saya sebagai pengguna iPhone X yang hobi bermain game di smartphone. Tidak ada maksud untuk menjelek-jelekkan smartphone tercanggih buatan Apple ini.

Raja yang Manja

Si raja yang manja. Istilah tersebut rasanya cukup layak dianugerahkan kepada iPhone X. Sebagai smartphone terbaik dari Apple, iPhone X membawa daftar isi hardware yang sangat menjanjikan. Apalagi chipset Apple A11 Bionic yang ada di dalamnya masih tercatat sebagai salah satu chipset mobile terkencang.

Lalu mengapa saya predikatkan istilah tersebut kepada iPhone X? Saya menyebut iPhone X sebagai raja karena alasan di atas, yakni hardware-nya yang sangat powerful. Namun sayangnya ada karakter “manja” yang saya rasakan dimana iPhone X ternyata tidak selalu bisa diajak bekerja keras sesuai dengan keinginan kita sebagai pengguna, khususnya para gamer.

Memang, kesan manja tersebut baru saya rasakan dalam waktu sebulan terakhir karena memang baru-baru ini banyak bermunculan game-game kelas atas yang menawarkan visual sekelas konsol. Kali ini saya akan menyorot empat judul game yang mampu “menyiksa” hardware smartphone.

Keempat game tersebut adalah GRID: Autosport, Into The Dead 2, PUBG Mobile dan Shadowgun Legends yang sama-sama memiliki ukuran di atas 1 GB. Bahkan untuk GRID: Autosport, ukuran file-nya mencapai 5 GB! Tentunya merupakan game yang sangat besar untuk platform smartphone.

Nah, inti permasalahannya bisa kita rasakan ketika menjalankan keempat game tersebut dalam waktu yang cukup lama. Semua game tadi mampu membuat chipset Apple A11 pada iPhone X “melepuh”. Saya mencatat, PUBG Mobile adalah yang paling ringan di antara ketiganya karena membutuhkan waktu hampir setengah jam untuk membuat iPhone X overheat.

Sementara GRID: Autosport, Into The Dead 2 dan Shadowgun Legends rata-rata hanya membutuhkan waktu 10-15 menit saja untuk melumpuhkan iPhone X. Saya sendiri cukup heran mengapa chipset Apple A11 begitu manja ketika diharuskan mengerjakan tugas komputasi dan me-render grafis yang berat.

Lalu, apa yang terjadi ketika chipset tersebut sudah kepanasan? Apakah hanya rasa panas saja yang bakal terasa pada bodi smartphone? Ternyata tidak. Hawa panas tersebut juga dibarengi dengan penurunan performa yang sangat signifikan. Saat bermain game, kita bakal merasakan penurunan frame rate dari 60 fps jadi hanya 10 fps saja!

Harus saya katakan, ini adalah hal yang cukup menyedihkan untuk sebuah smartphone mewah seharga belasan juta. Dengan merogoh kocek tinggi, kita tidak bisa menikmati semua judul game dengan nyaman. Game-game bergrafis keren yang seharusnya lancar dimainkan, justru malah tidak bisa dinikmati karena patah-patah.

Inilah penyebabnya

Penasaran dan merasa sangat terganggu dengan pengalaman di atas, saya pun akhirnya segera mencari akar permasalahannya. Untuk itulah saya meng-install satu aplikasi utility bernama CPU DasherX yang berfungsi untuk memantau kondisi hardware pada iPhone.

Dan aplikasi ini terbukti mampu menjawab dan membuktikan teka-teki penyebab sifat manja pada iPhone X. Ya, akar permasalahannya adalah overheat. Penyebabnya entah karena sistem cooling yang kurang optimal atau ada faktor lain. Dan Apple ternyata sudah mengantisipasi hal ini, namun dengan cara yang menurut saya pribadi justru makin menyusahkan pengguna.

Berdasarkan data yang diberikan CPU DasherX, sistem pada iPhone akan langsung melindungi chipset-nya dari gejala kepanasan dengan cara menurunkan clockspeed. Tidak tanggung-tanggung, turunnya bisa di atas 50 persen!

Anda bisa melihat dari gambar screenshot yang saya sertakan. Ketika sistem mendeteksi tingkat temperatur chipset ada dalam kondisi kepanasan (thermal state Serious), maka clockspeed maksimal yang tadinya 2,38 GHz bakal turun jadi hanya 1 GHz saja. Ya, inilah penyebab game berjalan patah-patah di iPhone X.

Clockspeed chipset 1 GHz di zaman now pastinya tidak akan sanggup meladeni game-game berat kelas atas yang ada saat ini. Jangankan untuk bermain game, animasi ketika menggeser halaman homescreen saja juga terasa lag. Kalau sudah begini, mau tidak mau kita harus berhenti bermain dan menunggu chipset kembali adem.

Gampang adem, gampang panas

Saya mencatat, rata-rata dibutuhkan waktu sekitar lima sampai sepuluh menit untuk menurunkan suhu panas pada chipset Apple A11 Bionic di iPhone X. Jika sudah mendingin, maka clockspeed chipset bakal kembali naik secara otomatis.

Tapi sayangnya permasalahan tidak juga selesai. Pasalnya ketika kita kembali memainkan game-game berat tersebut, chipset bakal kembali kepanasan dalam waktu kurang dari lima menit. Dalam sekejap, game bakal kembali patah-patah yang sekaligus bisa mematahkan hati kita para gamer mobile.

Sebagai informasi tambahan, gejala overheat pada iPhone X ini terjadi baik saat menggunakan iOS 11.2 maupun setelah meng-update ke iOS 11.3 yang baru saja dirilis pada 30 Maret 2018 kemarin. Ini artinya, permasalahan overheat pada iPhone X belum terselesaikan pada iOS 11.3.

Berdasarkan pengalaman tersebut, saya pun berani mengambil kesimpulan kalau untuk saat ini iPhone X bukanlah smartphone yang tepat untuk gamer hardcore yang sangat hobi bermain game berat di smartphone. Namun jika yang Anda mainkan cuma game kelas menengah saja, gejala overheat tidak akan terjadi.

Comments

Harga HP Terbaru

Harga HP6 days ago
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy M21

Samsung Galaxy M21 resmi diboyong oleh Samsung ke pasar Indonesia. Ditenagai chipset Exynos 9611, RAM 4 GB dan penyimpanan internal...

Harga HP1 week ago
Harga dan Spesifikasi vivo Y30

Setelah memperkenalkan vivo Y50, vivo kembali melengkapi lini Y Series yang dikembangkannya dengan menghadirkan vivo Y30. Smartphone yang ditenagai chipset...

Harga HP2 weeks ago
Harga dan Spesifikasi OPPO A92

OPPO beberapa waktu lalu telah memperkenalkan smartphone barunya, yang masuk ke lini A Series di Indonesia. Smartphone tersebut adalah OPPO...

Harga HP3 weeks ago
Harga dan Spesifikasi OPPO A52

OPPO diam-diam telah memboyong OPPO A52 ke pasar Indonesia. Smartphone kelas menengah ke bawah ini telah dibekali chipset Snapdragon 665...

Harga HP3 weeks ago
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy A31

Meramaikan pasar smartphone kelas menengah, Samsung baru saja memboyong Galaxy A31 ke Indonesia. Smartphone yang dijual seharga Rp4 jutaan ini...

Harga HP3 weeks ago
Harga dan Spesifikasi Apple iPhone SE (2020)

Apple pada pertengahan bulan lalu sudah meluncurkan smartphone "murah" terbarunya, iPhone SE (2020). Ini adalah generasi kedua dari iPhone SE...

Harga HP1 month ago
Harga dan Spesifkasi vivo Y50

Pasar Indonesia kembali kedatangan smartphone kelas menengah yang ditawarkan oleh vivo. Smartphone tersebut adalah vivo Y50 yang sudah dbekali chipset...

Harga HP1 month ago
Harga dan Spesifikasi OPPO A12

Dikelas menengah ke bawah, OPPO baru saja memperkenalkan smartphone barunya, OPPO A12. Smartphone yang dibanderol seharga Rp2 jutaan ini telah...

Aplikasi DroidLime

Get it on Google Play

Populer