ZUK Z1 Hadir di Asia Tenggara, Indonesia yang Pertama Kebagian

Now Reading
ZUK Z1 Hadir di Asia Tenggara, Indonesia yang Pertama Kebagian

Smartphone flagship biasanya identik dengan jeroan hardware kencang dan harga yang selangit. Untungnya tidak semua smartphone flagship dibanderol dengan harga tinggi. Sebelumnya OnePlus One dan ASUS ZenFone 2 ZE551ML menjadi contoh smartphone flagship terjangkau. Kini keduanya ditemani kehadiran ZUK Z1.

ZUK sejatinya adalah produsen smartphone Android yang bernaung di bawah perusahaan Lenovo. ZUK menghadirkan nuansa baru dan benar-benar berbeda dari kebanyakan smartphone Lenovo. Yang paling penting, ZUK Z1 yang menjadi smartphone pertama dari ZUK dipasarkan dengan harga yang cukup rasional.

ZUK Z1 kabarnya akan dijual resmi di Indonesia dalam beberapa hari ke depan. Lenovo menggandeng Blibli.com sebagai e-commerce yang berhak menjual ZUK Z1 secara resmi di Indonesia. ZUK Z1 sendiri merupakan smartphone yang andal dari sisi spesifikasi. Kabarnya, smartphone ini bakal dijual di kisaran Rp4 jutaan.

Smartphone berbahan aluminium dengan desain unibody ini memiliki layar 5,5 inci full HD dengan OS Cyanogenmod 12.1 berbasis Android 5.1. Di dalamnya terdapat CPU Qualcomm Snapdragon 801 serta RAM 3 GB. Tak ketinggalan, ZUK menyediakan storage super lega 64 GB, namun tidak memiliki slot microSD. Untuk kebutuhan komunikasi, ZUK Z1 memiliki dua slot SIM card yang sudah mendukung 4G.

Berbeda dari kebanyakan smartphone saat ini, ZUK Z1 tak lagi menggunakan port microUSB 2.0. ZUK lebih memilih menyematkan port USB Type-C yang merupakan port USB generasi terbaru. Dengan begitu, proses pengisian baterai dan transfer data menjadi lebih cepat dari biasanya.

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
33%
Mau
15%
Biasa Aja
26%
Payah!
26%
About The Author
Romi Hidayat
Pengguna Huawei P10. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.
1 Comments
Leave a response
  • Erick Handojo
    December 7, 2015 at 1:24 am

    Kalau dilihat web Postel koq belum ada ijinnya? Lalu ini smartphone sudah mendukung LTE, berarti sudah punya pabrik di Indonesia kan ya buat syaratnya TKDN.

Leave a Response