Connect with us
Tech News

Vivo Perkenalkan Logo Baru, Defenisikan Teknologi dan Inovasi

Vivo ganti logo yang mendefinisikan kembali posisi brand Vivo dalam teknologi dan inovasi. Perubahan logo ini juga akan diimplementasikan di market Indonesia. Logo teranyar ini juga dipercaya akan membawa sesuatu yang lebih baru.

Updated

Vivo mengklaim bahwa hingga saat ini mereka sudah memiliki lebih dari 200 juta pengguna di seluruh dunia. Nah! Sehubungan dengan hal itu, Vivo pun memperkenalkan identitas brand visual baru sebagai representasi inovasi dan karakter perusahaan.

Identitas visual baru ini mencakup logo perusahaan, warna brand Vivo yang unik dan dua jenis font eksklusif Chinese Language VivoType dan English Language VivoType. Semuanya diperkenalkan secara global oleh pabrikan smartphone asal Cina tersebut.

Seperti diungkap oleh Spark Ni, Senior Vice President Vivo yang menegaskan bahwa Vivo telah berkembang dari yang awalnya sebuah brand baru, hingga kini telah menjadi salah satu pemain besar di industri teknologi dan gaya hidup.

“Melalui perubahan ini, kami berharap dapat mendefinisikan kembali posisi brand Vivo dalam teknologi dan inovasi. Tak hanya itu, ini sekaligus ekspresi visi kami dalam ‘menikmati kebersamaan yang luar biasa’ dengan konsumen muda di seluruh dunia melalui visual yang unik dan kreatif,” ujar Spark Ni.

Sementara itu perubahan logo ini juga akan diimplementasikan di market Indonesia. Seperti dikatakan oleh Edy Kusuma, GM for Brand and Activation Vivo Indonesia bahwa sejalan dengan nilai dasar “Ben Fen” Vivo percaya ini akan membawa sesuatu yang lebih baru.

Desain logo baru Vivo menampilkan garis-garis yang disederhanakan dan sudut yang dipertajam untuk mencerminkan semangat Vivo yang berwawasan ke depan. Dalam rancangannya, Vivo berkolaborasi dengan Bo Linnemann, Desainer asal Denmark sekaligus perancang berbagai brand produk internasional.

Vivo juga telah mengubah warna “Vivo Blue” dengan menggunakan warna biru yang lebih tegas (saturated shade). Warna baru ini merupakan hasil studi Vivo untuk lebih memahami kebiasaan dan daya penerimaan visual konsumen terhadap tampilan digital.

Baca juga

Selain itu, Vivo juga telah mengungkapkan font English Language VivoType (6 & 2 width) dan Chinese Language VivoType (2 width). Masing-masing font didesian oleh Bo Linnemann dan kaligrafer ternama asal Cina, Qiu Yin.

Comments

Populer