Usung Dual-camera, Cool1 Dual Dijual Mulai Rp2 Jutaan

Smartphone hasil kolaborasi Coolpad dan LeEco akhirnya sudah resmi dirilis. Smartphone bernama Cool1 Dual ini mengandalkan bodi metal dengan dua kamera utama. Membawa spesifikasi yang tinggi, smartphone ini dijual dengan harga terjangkau.

Cool1 Dual diciptakan dengan bahan dasar magnesium alloy dan anodic oxidization. Selain terlihat keren, bodinya pun tergolong tipis. Di sisi depan bisa ditemui soft button plus backlight, di sisi bawah terdapat grill speaker, dan di belakang terlihat menarik dengan adanya dua kamera utama 13 MP.

Walaupun bukan yang terbaik, spesifikasi yang dibawa Cool1 Dual sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan saat ini. Sebut saja CPU Snapdragon 652, RAM 4 GB, dan storage 64 GB. Namun Cool1 Dual juga tersedia dalam pilihan RAM 3 GB + storage 32 GB dan RAM 4 GB + storage 32 GB.

cool1

Smartphone ini mengusung layar 5,5 inci 1.920 x 1.080 piksel. Di dalam bodinya yang cukup ramping, tersemat baterai 4.060 mAh. Proses pengisian baterai juga bisa dilakukan lebih cepat dari biasanya dengan penggunaan port USB Type-C.

Adapun fungsi dua kamera utama pada Cool1 Dual adalah untuk memotret dengan hasil yang lebih tajam. Berbekal teknologi Dual Camera 2.0, kamera utamanya bisa menangkap gambar berwarna, sementara kamera lainnya menangkap gambar hitam putih. Ketika bekerja bersama, kedua kamera ini bisa menghasilkan foto dengan warna lebih baik layaknya Huawei P9.

Cool1 Dual mulai dijual pada 24 Agustus 2016 dengan harga terjangkau. Versi paling basic dengan RAM 3 GB dan storage 32 GB dijual US$167 (Rp2,2 juta), versi RAM 4 GB  dan storage 32 GB seharga US$226 (Rp3 juta), dan versi tertinggi dengan RAM 4 GB dan storage 64 GB dibanderol US$256 (Rp3,4 juta).

(last edit: 17 August, 2016 / 10:32 am)

Artikel menarik lainnya

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
59%
Mau
31%
Biasa Aja
7%
Payah!
3%
About The Author
Romi Hidayat
Pengguna ASUS ZenFone AR dan Apple iPhone 7 Plus. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.