Connect with us
Tech News

Tiga Monitor Sangar ASUS ROG Terbaru Melenggang di Indonesia

Kembali memanjakan para gamer di Indonesia, ASUS membuat kejutan dengan memboyong tiga monitor gaming ASUS ROG terbaru. Ketiganya juga sudah diperkaya dengan fitur dan teknologi terkini.

Updated

Di pasar gaming Indonesia, nama ASUS ROG sudah begitu dikenal oleh banyak gamer. Tak hanya memiliki jajaran notebook gaming yang bertenaga, ASUS juga punya rangkaian monitor gaming ROG yang memiliki desain ciamik sehingga enak dipandang mata.

Terkait dengan hal itu, baru-baru ini ASUS lagi dan lagi membuat gebrakan dengan memperkenalkan serangkaian monitor gaming terbarunya. Diboyong di awal tahun ini, seluruh rangkaian monitor gaming terbaru ini pun sudah bisa kalian beli.

“Pada tahun 2018, ASUS telah mencatatkan prestasi sebagai penguasa market share secara global, khususnya untuk monitor gaming,” jelas jelas Willy Halim, Country Manager Open Platform Business Group ASUS Indonesia.

ROG Strix XG49VQ

Lebih jauh Willy Halim dihadapan sejumlah media di Jakarta, (2/4) menegaskan bahwa ASUS sudah berkali-kali memperkenalkan monitor gaming yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga punya desain menarik sehingga disukai oleh banyak kalangan gamer profesional.

ASUS mulai memperkenalkan tipe monitor gaming di tahun 2006, yakni PG191 dan menjadi monitor pertama yang terintegrasi dengan subwoofer. Selanjutnya, pada tahun 2012, ASUS juga memperkenalkan monitor 144Hz pertama di dunia, yakni ASUS VG248QE.

Tak berhenti sampai di situ, pada tahun 2014 ASUS juga memperkenalkan monitor ASUS ROG pertama, yakni ROG Swift PG278Q dengan dukungan G-Sync. ASUS juga tercatat sebagai brand monitor yang sudah mendapatkan sertifikasi G-Sync Compatible dengan jumlah tipe paling banyak.

Tentunya ASUS terus berinovasi dan di awal tahun ini, mereka pun juga memboyong banyak monitor gaming ke pasar Indonesia. Untuk jajaran monitor gaming ASUS ROG terbaru yang mereka boyong adalah ROG Strix XG49VQ, ROG Swift PG27UQ dan ROG Strix XG32VQR.

ROG Swift PG27UQ

ROG Strix XG49VQ merupakan monitor gaming dengan dukungan layar Super Ultra-Wide HDR dan ini adalah jawaban ASUS untuk pengguna yang terbiasa memakai dua monitor secara berdampingan. Berukuran 49 inci, monitor ini memiliki aspek rasio 32:9 dengan resolusi 3.840 x 1.080 piksel.

Dukungan lainnya yang turut dibenamkan ke dalam monitor gaming ini adalah teknologi HDR dengan DCI-P3 90% profesional color gamut yang mampu menghadirkan kontras dan warna sesuai aslinya. Monitor gaming ini juga telah mendapatkan sertifikasi DisplayHDR 400.

Ditambah fitur Picture by Picture (PbP), membuat ROG Strix XG49VQ ini dapat menayangkan lebih dari satu source, misalnya dari PC sekaligus dari game console dan juga set top box. Monitor ini gaming dijual dengan harga Rp19.899.000 dan memiliki garansa selama 3 tahun.

Monitor gaming kedua yang juga diperkenalkan oleh ASUS adalah ROG Swift PG27UQ. Ini adalah HDR monitor gaming 27 inci yang menawarkan resolusi 4K UHD (3.840 x 2.160 piksel dengan refresh rate hingga 144HZ. Monitor gaming ini juga masuk ke dalam kategori NVIDIA G-Sync Ultimate.

ROG Strix XG32VQR

Hal menarik lainnya ROG Swift PG27UQ telah memiliki sertifikasi DisplayHDR 1000 serta dukungan Quantum-dot IPS dengan wide DCI-P3 color gamut yang menghadirkan warna realistik dan gradasi lebih halus. Tambahan lainnya adalah teknologi ASUS Aura Sync dan ROG Light Signal.

Dibenamkan banyak fitur menarik di dalamnya, ASUS memasarkan ROG Swift PG27UQ di pasar Indonesia dengan harga Rp38.700.000. Sama seperti ROG Strix XG49VQ, ASUS juga memberikan layanan garansi selama 3 tahun.

Terakhir adalah monitor gaming ROG Strix XG32VQR yang punya tampilan curved dengan resolusi WQHD a.k.a 2.560 x 1.440 piksel. Disokong dukungan FreeSync 2 HDR, monitor gaming berukuran 32 inci ini juga mampu menampilkan refresh rate hingga 144HZ.

Baca juga

Sama seperti ROG Strix XG49VQ, monitor gaming ini juga telah mendapatkan sertifikasi DisplayHDR 400. Di pasar Indonesia, ROG Strix XG32VQR dibanderol dengan harga Rp9.750.000 dan juga memiliki garansi yang terbilang panjang, yakni 3 tahun.

Comments

Populer