Smartphone Android Rasa iPhone "Luna" Resmi Tiba di Indonesia

Luna, merek smartphone besutan Foxconn secara resmi hadir di Indonesia. Smartphone ini mengandalkan desain mewah stylish, spesifikasi tinggi, dan kualitas premium. Luna memiliki desain slim dan unibody. Pengalaman Foxconn yang dipercaya oleh Apple untuk memproduksi iPhone, membuat Foxconn percaya diri mengembangkan produk Luna dengan standar kualitas yang sama dengan iPhone. Mulai dari pemilihan material, proses finishing, hingga quality control-nya. Sehingga smartphone ini bisa dibilang identik dengan iPhone versi Android.

“Proses pembuatan bodinya memakai logam dengan 8 CNC process sehingga hasilnya benar-benar presisi. Proses ini digunakan di sektor manufaktur yang melibatkan penggunaan komputer untuk mengontrol peralatan mesin (computer numeric control) yang mencakup internal structure & processing, the antenna structure processing, screen structure processing, 3D side hoe machining, 360 drilling Qieja, structure end milling, dan overall polishing process. Semuanya dilakukan dengan ketelitian tingkat tingggi menggunakan teknologi mutakhir,” ungkap Nina Ratna Wardhani, CMO Luna Indonesia.

Lebih lanjut Nina mengatakan bahwa proses dan bahan tersebut sama persis dengan proses pembuatan iPhone yang dilakukan Foxconn. Maka dari itu, tidak heran ketahanan produk Luna Smartphone akan sama dengan ketahanan iPhone. Jika diperhatikan dengan seksama, memang banyak kemiripan desain antara iPhone 6S Plus dan Luna. Keduanya memakai konsep desain unibody dengan bagian pinggir yang membulat.

Luna smartphone dibekali dengan layar berukuran 5,5 inci dengan resolusi 1.080 x 1.920 piksel. Layar tersebut juga dilapisi dengan pelindung Corning Gorilla Glass 3 yang membuat Anda tidak perlu khawatir layar ponsel tergores. Sektor fotografi juga menjadi perhatian utama. Luna dibekali kamera utama dengan resolusi 13 MP yang memiliki aperture F/2.0. Sementara itu kamera depan dengan resolusi tinggi 8 MP dan aperture F/1.8 sangat cocok bagi pecinta selfie.

luna

Di smartphone ini juga terdapat fitur slow motion untuk membuat video dengan gerakan lambat serta timelapse yang berisi sekumpulan foto dengan periode beraturan yang disusun menjadi klip pendek. Yang menarik, terdapat fitur Watermark yang berguna untuk menandai foto sehingga terlihat lebih kaya fitur. Di sini kita bisa memasukkan keterangan berisi informasi lokasi dengan tanggal dan memilih tampilan watermark yang disukai. Fitur lain yang tak kalah penting adalah object eraser yang bisa mendeteksi object yang tidak dikehendaki untuk dihapus.

Di bagian dapur pacu, Luna memakai chipset Qualcomm Snapdragon dengan CPU quad-core 2,5 GHz Snapdragon 800 yang dibantu dengan RAM 3 GB dan sistem operasi terbaru Android 6.0 Marshmallow. Sensasi memainkan berbagai game maupun menjalankan aplikasi bakal optimal berkat dukungan banyak sensor, mulai dari accelerometer, light sensor, orientation sensor, proximity, gyroscope, sound sensor, dan compass. Pendeteksian lokasi juga kian akurat dengan dukungan GPS, A GPS dan GLONASS.

Luna smartphone hadir memberikan pilihan baru bagi konsumen yang ingin mendapatkan sensasi dan kualitas setara iPhone. Menurut Nina, Luna smartphone seperti iPhone versi android. Apple mempercayakan Foxconn untuk memproduksi iPhone. Sementara itu Luna dikembangkan oleh Foxconn dan telah sukses besar di Korea Selatan. Sehingga tak perlu diragukan lagi kualitas produksinya karena telah memenuhi standar internasional.

Dengan beragam fitur mewah tersebut, Nina optimis, Luna smartphone bisa diterima pasar dengan baik. Apalagi, harganya masih tergolong terjangkau untuk ukuran smartphone premium yakni Rp5.449.000. Luna akan disitribusikan melalui jaringan online, jaringan modern channel, dan tradisional channel. Beberapa nama besar siap mendukung jaringan distribusinya seperti Erafone, Point2000, Galeri Gadget, Pazia, Selluar Shop, dan Toko PDA. Untuk e-commerce juga tersedia di Lazada, Mataharimall, Blibli, Tokopedia, Dinomarket, dan JD.id. Luna smartphone juga akan didukung dengan program bundling dari Telkomsel.

(last edit: 8 November, 2016 / 6:48 am)

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
42%
Mau
22%
Biasa Aja
18%
Payah!
18%
Tentang Penulis
Romi Hidayat

Pengguna ASUS ZenFone AR dan Apple iPhone 7 Plus. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.