Selain ZenFone 3, ASUS juga Rilis ZenBook 3 di Indonesia

Now Reading
Selain ZenFone 3, ASUS juga Rilis ZenBook 3 di Indonesia

ASUS menghelat sebuah acara yang dinamakan Zenvolution 2016 di Nusa Dua, Bali, pada 7  September 2016. Acara ini jadi penanda lahirnya lini produk ZenFone 3 di Indonesia. Selain lebih dari lima varian ZenFone 3, Zenvolution 2016 juga melahirkan notebook premium dari ASUS.

Adalah ZenBook 3 yang bakal ditugaskan ASUS untuk menghadang laju MacBook Air dari Apple. CEO ASUS, Jerry Shen, mengklaim kalau ZenBook 3 bisa mengalahkan MacBook Air di segala lini. Dari sisi desain, ZenBook 3 punya bentuk lebih tipis dan ringan (0,9 kg).

zenbook-3

Begitu juga dengan sisi performa dimana ASUS membekali ZenBook 3 dengan prosesor Intel terbaru Core i7-7500U serta RAM 16 GB dan SSD 512 GB. Spesifikasi ini jauh lebih tinggi ketimbang milik All New MacBook Air yang hanya mengandalkan prosesor Intel Core M.

ZenBook 3 sendiri mengusung layar dengan diagonal 12,5 inci full HD berlapis pelindung Gorilla Glass 4. Tampilannya terlihat cantik dengan balutan warna-warna menarik seperti Quartz Grey, Royal Blue, dan Rose Gold. ZenBook 3 juga diklaim menawan di sisi audio berkat empat buah speaker yang disematkan di dalamnya.

Baca juga: Harga dan Spesifikasi ASUS Zenfone 3 Series

ASUS ZenBook 3 sendiri sebenarnya terdiri dari dua varian. Varian pertama dengan CPU Intel Core i7-7500U, RAM 16 GB, dan SSD 512 GB dijual seharga Rp24.299.000. Sedangkan varian kedua memiliki spesifikasi sedikit lebih rendah, yakni CPU Intel COre i5-7200U, RAM 8 GB, dan SSD 256 GB, dibanderol Rp19.299.000.

Lihat Juga Review
  •  
    Review ASUS ROG GL553VW
  •  
    Review OnePlus 3T
  •  
    Review ASUS Transformer Pro 3
  •  
    Review Acer E5-553G
Subscribe untuk terus update ulasan gadget terbaru dari kami!

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
58%
Mau
24%
Biasa Aja
3%
Payah!
16%
About The Author
Romi Hidayat
Pengguna iPhone 7 dan Huawei P9. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.
Comments
Leave a response

Leave a Response