Rumor Terbaru Sebut Nokia D1C Terdiri dari Dua Varian

Now Reading
Rumor Terbaru Sebut Nokia D1C Terdiri dari Dua Varian

Kabar mengenai comeback-nya Nokia ke pasar smartphone memang menarik untuk dinantikan. Bukan hanya karena kerinduan akan smartphone Nokia yang sangat fenomenal di tahun 2000-an, tetapi juga karena rasa penasaran atas spesifikasi yang bakal disematkan.

Pasalnya, sempat terjadi simpang siur informasi dimana Nokia D1C yang sempat dikatakan mengusung layar 5,5 inci, belakangan muncul di GFXBench mengusung layar 13,8 inci. Kendati demikian, kabar yang kuat dugaan Nokia D1C merupakan perangkat smartphone yang mengusung layar 5,5 inci. Dan kini seperti dilansir dari Gizmochina, Nokia D1C dirumorkan akan dihadirkan dalam dua versi yang memiliki spesifikasi berbeda pada sektor layar, RAM, dan ukuran sensor kamera.

Salah satu varian Nokia D1C akan hadir dengan mengusung layar 5 inci beresolusi 1.080 piksel dengan RAM 2 GB dan kamera belakang 13 MP. Adapun varian lainnya memiliki bentang layar lebih luas 5,5 inci 1.080 piksel. Selain layar, varian kedua Nokia D1C ini memiliki RAM yang lebih besar yakni 3 GB dan kamera dengan ukuran sensor lebih besar 16 MP pada bagian belakang.

Namun pada sisi dapur pacu, kedua varian Nokia D1C dikabarkan ditenagai prosesor 1,4 GHz Snapdragon 430 dengan GPU Adreno 505. Sistem operasi yang dijalankan pada kedua varian ini juga sama, yaitu Android 7.0 Nougat. Keduanya juga sama-sama berbagi sensor kamera depan yang sama yakni 8 MP.

Lihat Juga Review
 
Review Acer E5-553G
 
Review Moto E3 Power
 
Review Vivo Y55
 
Review Lenovo Yoga 500
Bagaimana menurut Anda?
Keren!
13%
Mau
33%
Biasa Aja
13%
Payah!
40%
About The Author
Yasser Arafat
Pengguna ASUS ZenFone 2 dan Samsung Galaxy J1 Ace. Mengawali karier sebagai jurnalis untuk Koran Joglosemar dan inilahkoran.com.
2 Comments
Leave a response
  • Andri Basuseto
    December 1, 2016 at 10:03 pm

    spek Soc masih rendah. tp itulah ciri khas Nokia. sebetulnya memang android tidak butuh prosesor kencang, mirip seperti iphone dgn hanya dual core saja sudah terbukti kencang. yg paling penting adalah pengembangan kernel android supaya bisa gesit jalan di hardware. itulah kenapa banyak merek2 baru justru mengusung spek prosesor tinggi dgn harga murah. alasannya banyak dr merek2 itu minim sekali pengembangan kernel jd kalopun dijual murah mereka tidak rugi. beda dgn Nokia untuk pengembangan android yg sebetulnya “free” tp memakan biaya riset lumayan besar. kita tau sejarah pengembangan symbian dulu jg memakan biaya besar yg membuat Nokia bertahan menggunakan symbian.

  • Antonio
    December 1, 2016 at 9:07 pm

    Kenapa masih pakai prosesor seri low end ya? Apa masuk kategori entri level

Leave a Response