Harga

Rp1.299.000

Bodi

192 x 107 x 9.7 mm, 276 gram

Prosesor

MediaTek MT8312 dual-core 1,3 GHz

GPU

Mali-400

RAM

512 MB

Storage

4 GB

Layar

TFT 7 inci (1.024 x 600 piksel)

Kamera

5 MP & 2 MP (720p @30 fps)

Baterai

2.500 mAh

Sistem Operasi

Android 4.4.2

Jaringan

3G

Sensor

Accelerometer

Berbeda dengan tablet SpeedUp sebelumnya, Pad Pop hadir dengan empat warna ceria, yakni merah, biru, putih, dan hitam. Dengan pilihan warna-warni, tablet ini ditujukan untuk segmen anak muda. Tablet ini dibanderol dengan harga yang cukup ekonomis, yakni Rp1.299.000.

Kelebihan

Gesture Control. Layaknya touchpad pada notebook, layar pada tablet ini dilengkapi dengan gesture control. Menggerakkan dua jemari secara vertikal pada homescreen berfungsi untuk mengatur tingkat kecerahan layar, gerakan mencubit untuk mengubah ukuran huruf pada aplikasi sms, menggeser lima jemari dari atas ke bawah untuk menutup aplikasi, dan menggerakkan tiga jemari secara horizontal pada lock screen berfungsi sebagai next/previous song.

Float music dan video. Aplikasi float task terdiri dari float music, float video, lock screen, dan notification. Float music dan video memungkinkan tablet untuk membuka file musik atau video menggunakan mode window. Dengan begitu, Anda dapat melakukan berbagai aktivitas sembari menonton video ataupun mendengarkan musik.

Read mode dan game mode. Aplikasi float task juga terdiri dari read mode dan game mode. Game mode dapat menonaktifkan tombol home sehingga tidak akan mengganggu saat bermain game. Sedangkan read mode memungkinkan layar untuk terus menyala. Dengan begitu, Anda tidak perlu menekan tombol power berkali-kali ketika layar mulai redup.

Mendukung USB OTG. Port Micro USB pada sisi atas tablet ini sudah mendukung USB on-the-go. Dengan begitu, Anda dapat menyisipkan perangkat USB seperti flash disk, keyboard, dan mouse. Tidak hanya itu, SpeedUp juga menyertakan sebuah kabel OTG pada paket penjualannya sehingga Anda tidak perlu membeli kabel tersebut secara terpisah.

Tombol ScreenShot. Selain menggunakan kombinasi tombol volume down + power, Anda juga dapat mengambil screenshot pada layar dengan menggunakan tombol khusus screenshot yang ada di samping tombol back. Dengan begitu, Anda hanya perlu menekan satu tombol saja untuk mengambil screenshot.

Material Polycarbonate. Sisi belakang SpeedUp Pad Pop menggunakan material Polycarbonate. Material tersebut membuatnya tahan terhadap goresan dan tampil lebih kokoh. Namun polycarbonate pada sisi belakang tablet ini tidak sebaik material yang sama yang digunakan pada smartphone Nokia Lumia.

SpeedUp Studio. Seperti produk SpeedUp lainnya, tablet ini juga dilengkapi dengan aplikasi SpeedUp Studio, yaitu aplikasi eksklusif yang hanya ada produk SpeedUp. Layaknya Google Play Store, aplikasi ini menyediakan berbagai macam konten, mulai dari musik, video, majalah, aplikasi, hingga games. 80% konten di dalam SpeedUp Studio adalah konten lokal.

Aplikasi tambahan yang bermanfaat. Tablet ini datang dengan dengan berbagai aplikasi seperti Dr. Booster, Dr. Safety, ES File Explorer, ES Task Manager, Music Player, SpeedUp Cam, Studio Reader, dan WPS Office. Tak ketinggalan, berbagai aplikasi chat juga sudah ter-install seperti Line, BBM, WeChat, dan WhatsApp.

Kekurangan

Performa kurang memuaskan. Chipset MediaTek MT8312 yang menggunakan prosesor dual-core Cortex-A7 berkecepatan 1,3 GHz dan GPU Mali-400 tidak dapat bekerja secara maksimal. Pasalnya, tablet ini hanya menyertakan RAM sebesar 512 MB. Hal tersebut membuat beberapa aplikasi yang terinstall pada sistem operasi Android KitKat tidak dapat berjalan dengan mulus.

Kamera tidak autofocus. Kamera 5 MP yang ada di sisi belakang maupun kamera 2 MP yang ada pada sisi depan tidak dilengkapi dengan feature autofocus. Hal ini membuat gambar yang dihasilkannya kurang maksimal.

Kapasitas media penyimpanan kecil. Secara keseluruhan, tablet ini menyediakan media penyimpanan internal sebesar 4 GB. Namun Anda hanya diizinkan mengakses kurang lebih 2,5 GB saja. Meskipun Anda dapat menyisipkan MicroSD berkapasitas hingga 32 GB, tidak semua aplikasi dapat disimpan dan dipindahkan ke dalam MicroSD.

Layar kurang tajam. Dengan bentang layar 7 inci dan resolusi 1.024 x 600 piksel, layar SpeedUp Pad Pop hanya memiliki kerapatan piksel 170 pixel per inch (ppi). Kerapatan layar tersebut masih kurang tinggi sehingga tingkat ketajaman layar pun rendah.

Hanya memiliki sensor Accelerometer. Satu-satunya sensor yang dimiliki tablet SpeedUp Pad Pop ini adalah Accelerometer. Tidak ada sensor Compass maupun Gyro pada tablet ini. Hal tersebut membuatnya kurang cocok digunakan untuk bermain game.

Harga kurang bersahabat. Jika dilihat dari sisi harga berbanding spesifikasi yang ditawarkan, harga jual Rp1.299.000 masih cukup tinggi. Pasalnya, ada beberapa alternatif tablet yang menawarkan kisaran harga yang sama namun dengan spesifikasi yang jauh lebih baik.

Kesimpulan

Adanya aplikasi float task, aplikasi SpeedUp Studio, dan feature gesture control membuat tablet ini memiliki nilai tambah tersendiri. Feature gesture control dapat memudahkan Anda untuk melakukan beberapa hal hanya dengan menggunakan jemari. Sayangnya, feature tersebut hanya dapat digunakan pada tampilan layar tertentu saja.

Untuk kebutuhan multimedia dan bermain game, spesifikasi yang ditawarkan tablet ini tergolong pas-pasan. RAM 512 MB merupakan salah satu kendala utamanya. RAM 512 MB tersebut cukup menghambat kinerja prosesor quad-core serta GPU yang ada chipset MediaTek MT8312. Absennya feature autofocus juga membuat kameranya tidak mampu menghasilkan gambar yang jernih.

Our Rating
User Rating
Rate Here
Handling
Software
Hardware
Camera
Verdict

Tablet multimedia untuk kebutuhan para pemula yang tak membutuhkan perangkat untutk gaming kelas berat. Untuk sekadar komunikasi maupun media sosial serta game online, kinerjanya masih bisa dimaklumi.

Our Rating
User Rating
1 rating
You have rated this

(last edit: 18 July, 2015 / 3:36 pm)

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
0%
Mau
0%
Biasa Aja
0%
Payah!
100%
Tentang Penulis
Aqmal Maulana

Pengguna Sony Xperia Z1. Awalnya bekerja sebagai hardware reviewer di majalah CHIP Indonesia serta jurnalis di Metro TV News, Aqmal yang begitu antusias dengan perkembangan teknologi PC dan gadget.