Connect with us
UX370-JOE
Review

Review Moto Z: Modular, Tipis, dan Ajaib

Droidlime.com,

/

moto z droidlime 02

Nama Motorola pastilah tidak asing di telinga para pencinta gadget tanah air. Padahal beberapa tahun belakangan, Motorola sudah angkat kaki dari Indonesia. Tapi kini, setelah diakuisisi oleh Lenovo, kita bisa kembali menikmati smartphone buatan Motorola. Diawali dengan hadirnya Moto E3 Power, kali ini giliran smartphone flagship Moto Z yang datang. Berikut ulasannya.

Kelebihan

Flagship tertipis. Motorola mendesain Moto Z dengan bahan aluminium serta konstruksi bodi yang sangat tipis. Ya, sisi tertipis smartphone ini (tidak termasuk kamera) memiliki ketebalan hanya 5,2 mm saja. Praktis menjadikan Moto Z sebagai smartphone flagship tertipis di dunia saat ini. Dengan bodinya yang tipis turut memengaruhi bobotnya yang jadi hanya 136 gram saja.

moto z droidlime 01

Desain antimainstream. Ada yang bilang bagus, ada yang bilang jelek, ada pula yang bilang aneh. Itulah pendapat orang-orang ketika melihat Moto Z. Tapi bagi kami, Moto Z adalah smartphone elegan dengan desain nyeleneh. Kata nyeleneh yang kami maksud di sini adalah antimainstream atau tidak pasaran. Penyebabnya adalah desain super tipis, kamera bulat menonjol, sisi belakang yang memuat banyak pin konektor (untuk aksesori Moto Mods), serta sensor fingerprint di depan yang mirip tombol home.

moto z droidlime 02

Masih yang tercepat. Moto Z pertama kali diluncurkan pada Oktober 2016 dan baru masuk ke Indonesia awal Februari ini. Meski begitu, hardware CPU Snapdragon 820, RAM 4 GB, dan storage 64 GB yang dimilikinya masih sangat powerful untuk saat ini. Pengujian AnTuTu yang kami jalankan bisa menghasilkan skor 119 ribu poin. Ya, Moto Z dapat menjalankan aplikasi maupun game apapun dengan sangat baik.

Layar berkualitas. Saat ini, ada sebagian smartphone flagship yang masih betah dengan resolusi Full HD, sebagian lagi sudah melaju dengan resolusi Quad HD. Dan Moto Z termasuk flagship dengan resolusi Quad HD. Selain itu, layar 5,5 inci yang dimilikinya menggunakan panel AMOLED berlapis Gorilla Glass 4 dan permukaan lengkung 2,5D. Kombinasi tersebut praktis membuat layar Moto Z memiliki kualitas di atas rata-rata.

moto z droidlime 03

Revolusioner. Tahun 2016 lalu ada dua smartphone modular (bongkar pasang) yang dirilis, yakni LG G5 dan Moto Z. LG G5 bisa dibilang kurang diminati, sementara Moto Z masih lebih baik dan pantas disebut ajaib. Pasalnya desain modular Moto Z jauh lebih praktis untuk diterapkan, bisa menyulapnya jadi perangkat dengan fungsi lebih banyak. Motorola menempatkan beberapa pin konektor di bodi belakang Moto Z untuk disambungkan dengan aksesori bernama Moto Mods.

moto z droidlime 04

Sejauh ini ada empat jenis Moto Mods yang tersedia. Mulai dari Mods back cover bernama Style Shell, Mods powerbank Incipio Power Pack, Mods sepaker JBL Soundboost, Mods proyektor Insta-share, hingga Mods kamera Hasselblad Truezoom. Keempat Mods ini dijual terpisah dan dapat dilepas-pasang dengan sangat mudah dan praktis dengan sistem magnetic.

Kamera dengan OIS. Di atas kertas, kamera yang dibawa Moto Z tergolong biasa-biasa saja. Pasalnya resolusi kamera utamanya hanya 13 MP, sedangkan kamera depannya hanya 5 MP (dilengkapi LED flash). Tapi jangan tertipu angka resolusi, karena kualitasnya ternyata tergolong mumpuni, meski tak sebaik Google Pixel, iPhone 7, atau Samsung Galaxy S7.

Nah, untuk kebutuhan merekam video, kamera 13 MP tersebut sanggup menciptakan video hingga resolusi 4K 30 fps. Plus, dengan adanya teknologi optical image stabilizer, kita bisa merekam video dengan lebih nyaman. Kami mencoba merekam video saat dibonceng di atas motor dengan kecepatan 30 km/jam, video tersaji dengan halus. Perpindahan fokus objeknya pun mulus.

Kekurangan

Tanpa jack audio. Ada hal yang harus dikorbankan dari bodi Moto Z yang kelewat tipis. Pengguna harus merelakan hilangnya jack audio 3,5 mm. Sebagai penggantinya, Motorola menyertakan adapter USB Type-C to 3,5 mm. Tapi tetap saja hal ini kurang praktis bagi pengguna yang sering menggunakan headset.

moto z droidlime 06

Baterai kecil. Selain hilangnya jack audio, hal lain yang harus dikorbankan dari bodinya yang ramping adalah baterai. Punya layar besar beresolusi QHD serta hardware kencang, Moto Z hanya dibekali baterai 2.600 mAh saja. Karenanya pengguna harus pintar-pintar menghemat penggunaan smartphone. Adapun rata-rata screen-on-time yang dihasilkan yakni 3,5 jam.

Kesimpulan

Moto Z menawarkan desain yang elegan sekaligus nyeleneh. Bodinya sangat tipis dengan ketebalan 5,2 mm serta bobot hanya 136 gram. Selain itu, ada aksesori revolusioner Moto Mods yang bisa dibeli untuk menyulapnya menjadi speaker, proyektor, atau kamera. Namun dengan bodinya yang tipis, ada hal yang harus dikorbankan, yakni hilangnya jack audio serta baterai yang kecil.

Video review

Advertisement
Comments
Review

Review Honor 9 Lite: Harga Murah Desain Mewah

Published

on

review honor 9 lite 1
Tepat di penghujung Maret 2018 lalu, Honor secara resmi memperkenalkan tiga smartphone terbaru mereka di Indonesia, antara lain Honor 9 Lite, Honor View 10 dan Honor 7X. Saat ini kamipun berkesempatan untuk menguji dan mencoba lebih detail salah satu produknya, yaitu Honor 9 Lite. Seperti apa ketangguhan smartphone yang dibuat untuk segmen entry-level ini? Berikut adalah review lengkapnya. Review Honor 9 Lite Desain Termasuk dalam golongan smartphone entry-level, desain yang dibawa Honor 9 Lite cukup ciamik dibanding smartphone kebanyakan. Selain itu bodinya juga cukup enak digenggam dan ringan karena bobotnya hanya 149 gram. Menggunakan material yang terlihat seperti kaca, memungkinkan...
Continue Reading
Review

Review Garmin vivoactive 3: Teman Berolahraga

Garmin vivoactive 3 dirancang untuk memacu semangat Anda untuk rajin berolahraga, khususnya lari dan berenang.

Published

on

DSC00771
Mendengar nama Garmin, tentu akan mengingatkan kita dengan perangkat GPS. Tapi jangan salah, Garmin tak melulu memproduksi GPS. Wearable device lainnya yang juga diproduksi oleh Garmin adalah perangkat kebugaran, salah satunya smartwatch. Desain konvensional Nah, smartwatch kepunyaan Garmin yang kali ini mampir ke meja DroidLime adalah vivoactive 3. Bicara soal desain, vivoactive 3 jujur saja memang terlihat tak semenarik smartwatch Android Wear. Justru kami melihatnya seperti jam tangan biasa yang banyak beredar di pasaran. Bentuknya bulat, stainless steel yang menjadi bezelnya begitu terlihat mencolok. Ada ukiran garis yang memberi kesan sebagai penunjuk waktu konvensional. Praktis smartwatch ini mungkin bakal menarik...
Continue Reading
Review

Review ASUS ZenFone Max Plus: Lebih Modern

ZenFone Max Plus cukup menggoda berkat hadirnya dual-camera, layar 18:9, dan tentunya baterai besar.

Published

on

maxplus14
Satu lagi smartphone baru dari keluarga ZenFone Max yang dibawa ASUS ke Indonesia. Namanya ZenFone Max Plus. Dan nilai plus-nya ada pada layarnya yang sekarang lebih minim bezel dengan rasio 18:9. Desain Masih mengusung embel-embel “Max” ternyata ASUS banyak melakukan perubahan pada ZenFone Max Plus dibandingkan seri terdahulunya. Perubahan paling frontal ada pada layar penuh 18:9 yang terlihat lebih ciamik. Ukuran layarnya 5,7 inci dengan resolusi HD+. Walaupun layarnya besar, smartphone ini dipastikan tetap nyaman digenggam dengan satu tangan karena memiliki bodi berukuran 5,2 inci. ASUS juga membekali Max Plus dengan desain kaca 2,5D, jadi terlihat lebih kece. Sekarang sensor...
Continue Reading

Smartphone Terbaru

Populer