Harga

Rp11 juta (pasaran non resmi)

Status

Sudah dirilis (September 2017)

Bodi

151,7 x 75,4 x 7,3 mm, 158 gram

Prosesor

Qualcomm Snapdragon 835 8-core 2,45 GHz

GPU

Adreno 540

RAM

4 GB

Storage

64 GB (microSD up to 256 GB)

Layar

OLED 6 inci (2.880 x 1.440 piksel) support HDR

Kamera

16 MP+13 MP & 5 MP

Baterai

3.300 mAh (Quick Charge 3.0)

Sistem Operasi

LG UX (Android 7)

Jaringan

4G

Konektivitas

WiFi, NFC, Bluetooth

Interface

USB C, jack audio 3,5 mm

Sensor

Fingerprint, accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer, color spectrum

Lainnya

Sertifikat IP68

Ketimbang G6, V30 adalah smartphone flagship LG yang sesungguhnya ditahun 2017 ini. Desainnya cantik, speknya kencang, kameranya menjanjikan. Pertanyaannya, apakah V30 bisa tampil memikat atau justru malah jadi flagship yang terlupakan?

Desain

v30 droidlime 01

V30 punya desain yang lebih cantik dan luwes dibanding G6. Smartphone ini sudah berlapis bodi kaca di bagian depan dan belakangnya. 100 persen keliatan mewah.

Tata letak tombol dan kameranya kurang lebih serupa G6. Semuanya serba imut. Modul dual-camera-nya tidak terlalu besar dengan ring yang agak sedikit menonjol. Begitu juga dengan tombol power sekaligus fingerprint-nya, tergolong kecil.

Di bagian belakang ini kita bisa lihat logo Bang Olufsen yang posisinya ada di tengah, lebih gampang terlihat dibanding logo LG yang ada di bawah. Logo Bang Olufsen menandakan kalau LG juga menyertakan earphone spesial dari Bang Olufsen secara cuma-cuma.

Earphone ini bisa langsung dipasang di bagian atas smartphone. Ya, jadi meskipun V30 punya sertifikat IP68 tahan air dan debu, tapi tetap punya jack audio 3,5 mm. Sayangnya untuk loudspeaker-nya mono, cuma ada di bagian bawah.

V30 sendiri punya layar 18:9 berukuran 6 inci. Panelnya bukan lagi IPS, tapi sudah OLED buatan LG. Karena bezel-nya super minim, tentunya feel saat pakai jadi nyaman. Intinya tidak terlalu besar untuk smartphone berlayar 6 inci. Bahkan kalau dibanding Pixel 2 XL yang sama-sama punya layar 6 inci, dimensi V30 masih lebih compact.

Software

v30 droidlime 03

User interface buatan LG, yaitu LG UX, adalah salah satu UI yang simpel dengan fungsi-fungsi memadai. Kita bisa pilih Homescreen dengan atau tanpa App Drawer. Kalau hobi nge-game, LG nyediain fitur khusus Game Tools.

Saat main game, bakal ada ikon Game Tools, yang fungsinya bisa untuk ambil screenshot, ubah tampilan layar jadi fullscreen, atau bahkan resolusi dan frame rate. Tak hanya untuk main game, enaknya kita juga bisa atur rasio layar untuk semua aplikasi yang ter-install.

Di V30 ini, LG masih menyediakan fitur Tap to Wake. Fitur ini bakal sangat berguna dimana kita tidakk perlu repot tekan tombol power yang ada di belakang kalau malas unlock pakai fingerprint.

v30 droidlime 10

Sebagai gantinya kita bisa unlock pakai wajah dengan tingkat akurasi yang biasa-biasa aja. Face recognition milik V30 ini masih kalah kelas dari Galaxy Note 8 apalagi iPhone X. Karena kita sama sekali tidak bisa pakai saat gelap.

Fleksibilitas lain yang ditawarkan LG untuk memudahkan penggunaan antara lain letak tombol menu yang bisa ditukar, resolusi layar yang bisa diubah, dan karakter warna layar yang bisa di-adjust.

Dan meneruskan tradisi yang dibawa G6, layar V30 juga punya Always-on Display, bisa menampilkan jam, notifikasi, sampai kapasitas baterai. Oh ya, satu hal yang paling kami suka dari V30 adalah sensasi getarannya yang punya haptic feedback. Saat motret, buka App Drawer, atau pas tekan tombol menu, sensasi getarannya beda-beda.

Hardware

v30 droidlime 11

V30 mengantarkan LG bergabung di zona elite flagship Android karena smartphone ini udah pakai Snapdragon 835. Tapi spesifikasi lain yang dibawa tergolong standar, yaitu RAM 4 GB dan storage 64 GB. Walaupun kapasitas RAM-nya masih 4 GB, tapi selama kami pakai, baik buat multitasking atau pun main game-game berat, sama sekali tidak pernah ada kendala.

Yang justru agak kurang jos adalah layarnya. Sama seperti Pixel 2 XL, layar OLED LG V30 di atas kertas sangat menjanjikan. Resolusinya QHD+, bikin tampilannya super tajam. Tapi nyatanya layar OLED ini punya kelemahan, yaitu efek pelangi atau kebiruan kalau dilihat dari sudut tertentu.

Di luar persoalan blue shift atau kebiruan, layar V30 sudah kekinian dengan dukungan HDR10. Kecerahannya makin terlihat optimal saat nonton YouTube atau Netflix yang memang sudah support HDR.

v30 droidlime 04

Sementara sisi audionya mirip-mirip Galaxy S8 atau Note 8 yang cuma punya speaker mono. Di sini LG lebih mengutamakan optimalisasi audio via earphone Bang Olufsen plus Quad DAC. Tidak bohong, kualitasnya memang bakal manjain pencinta audiophile. Detail banget!

Nah, bicara soal hardware, kami kurang yakin baterai 3.300 mAh LG V30 punya daya tahan yang oke. Dan kenyataannya ketahanannya lumayan saja. Pakai satu SIM card tanpa main game tapi rajin buka medsos, browsing, dan streaming, SoT yang kami dapat sekitar lima jam saja. Kalau mau charge, ada dukungan Quick Charge 3.0 yang bisa isi penuh dari kosong dalam waktu kurang dari dua jam.

Kamera

v30 droidlime 05

Kalau kita adu dengan G6, cuma kamera utama V30 saja yang meningkat dari 13 jadi 16 MP dengan aperture f/1.6. Selebihnya, resolusi kamera sekunder dan kamera depan V30 masih sama seperti G6. Begitu juga dengan mode-modenya.

Kita bisa motret dengan tampilan fullscreen. Bisa juga motret barengan pakai kamera depan dan belakang. Ada juga mode manual yang pengaturannya super lengkap, bahkan bisa dipakai saat record video.

Secara keseluruhan, kualitas kameranya memuaskan. Kamera utamanya jago saat low light dan close-up. Sementara kamera yang wide juga asyik buat motret acara reuni atau pun gedung dan awan. Walau pun masih ada distorsi, bagi kami tetap keren, seperti motret pakai GoPro.

v30 droidlime 06

Tapi lagi-lagi kalau kita bandingkan G6, peningkatan yang paling terasa hanya fitur Cine Video untuk rekam video cinematic 30 fps. Fitur ini membawa 15 live filter plus kemampuan tracking zoom di titik fokus tertentu. Ya, fitur inilah yang menurut kami paling keren dari kamera V30 yang belum ada pesaingnya. Anda bisa melihat detailnya pada video review di bawah.

Beralih ke kamera depan, dengan berat hati kami katakan ini adalah kamera selfie terburuk yang ada di smartphone flagship. Resolusinnya cuma 5 MP yang akibatnya foto wajah jadi jauh dari yang namanya detail. Terlebih lagi saat selfie dengan cahaya minim.

Kesimpulan

LG V30 adalah smartphone yang cantik, ngebut, dan punya kemampuan merekam video cinematic yang ciamik. Tapi apa yang ditawarkannya rasanya belum cukup untuk melawan flagship lain seperti Note 8, iPhone X, atau Pixel 2. Terlebih lagi harga yang dipatok LG cukup tinggi.

Video review

Our Rating
User Rating
Rate Here
Handling
Software
Hardware
Camera
Verdict

LG V30 adalah alternatif terbaik untuk Anda yang tidak suka Samsung Galaxy S8, Note 8, iPhone X, atau Google Pixel 2.

Our Rating
User Rating
59 ratings
You have rated this

(last edit: 26 November, 2017 / 11:38 am)

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
65%
Mau
16%
Biasa Aja
4%
Payah!
16%
Tentang Penulis
Romi Hidayat

Pengguna iPhone X. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.