Now Reading
Review Lenovo Yoga 500

Spesifikasi
Harga

Rp9.999.000

Bodi

34 cm x 23,5 cm x 2,15 cm, 1,8 kg

Prosesor

Intel Core i5-6200U dual-core 2,4 GHz

GPU

NVIDIA GeForce GT940M 2 GB

RAM

4 GB DDR3

Storage

1 TB

Layar

IPS 14 inci (1.920 x 1.080 piksel)

Baterai

45 Whr

Sistem Operasi

Windows 10 Home

Lainnya

2 x USB 3.0
1 x USB 2.0
HDMI-out
4-in-1 card reade
Audio combo jack
RJ-45

Dulu, desain notebook atau laptop begitu-begitu saja, hampir tidak ada variasi sama sekali. Layarnya pun hanya dapat dibuka maksimal selebar 100 hingga 120 derajat. Seiring berjalannya waktu, desain notebook pun berubah, dari layarnya yang dapat dibuka hingga 180 derajat, desain hybrid, hingga model 2-in-1. Bentuk notebook hybrid pun bukan lagi bentuk yang asing karena semakin banyak produsen menciptakan notebook bergaya desain ini, salah satunya adalah Lenovo melalui lini produk Yoga-nya.

Kelebihan

Desain menarik. Desain yang menarik tentunya menjadi daya tarik dari Lenovo Yoga 500 ini. Yang dikatakan menarik adalah kemampuan convertible-nya yang mampu berputar hingga 360 derajat sehingga Anda dapat menggunakan notebook ini dalam empat mode, yaitu laptop biasa, tablet, tent, maupun stand.

yoga-500-02

Bodi fleksibel. Sekilas, notebook ini tampaknya menggunakan material metal, namun sebenarnya bahan dasarnya adalah plastik yang memiliki desain bergaris seperti metal. Namun untuk sisi engselnya, Lenovo menggunakan bahan alumunium sehingga terasa solid ketika sedang diputar-putar. Selain itu, pada sisi sekeliling bodi bagian pinggir keyboard digunakan material semi karet, sehingga tidak akan tergelincir ketika digunakan dalam posisi tent maupun stand.

Layar jernih dan suara lantang. Hal yang pertama kali kami rasakan cukup wah adalah sisi audionya. Saat kami coba untuk memutar musik, suara yang dihasilkan cukup lantang, tidak seperti speaker bawaan laptop pada umumnya. Hal ini didukung dengan speaker stereo yang menggunakan teknologi Dolby® Home Theater®. Suaranya pun semakin enak didengar apabila digunakan pada mode laptop karena memantul pada meja atau alas notebook ini. Tentunya untuk speaker notebook, karakter suaranya lebih ke arah treble daripada bass-nya.

yoga-500-06

Untuk sisi layarnya, Lenovo Yoga 500 sudah menggunakan layar touchscreen resolusi Full HD (1.920 x 1.080 piksel). Dukungan fitur multitouch-nya juga sangat responsif ketika digunakan. Dengan tipe layar sentuh, sebaiknya Anda turut melindunginya dengan pelindung layar agar tidak mudah tergores.

Keyboard nyaman dan palm rest luas. Inilah sisi yang paling sering bersentuhan dengan Anda. Keyboard yang digunakan pada Lenovo Yoga 500 berdesain chiclet khas notebook Lenovo dan sangat nyaman digunakan karena berdesain lebar. Selain itu, Lenovo juga menyematkan backlight berwarna putih sehingga Anda dapat menggunakannya dengan mudah dalam kondisi gelap. Suara yang dihasilkan dari penekanan keyboar pun hampir tidak terdengar.

yoga-500-05

Ada hal yang cukup penting yaitu palm rest dan touchpad yang luas. Kami mencobanya untuk mengetik sambil memangku notebook ini, hasilnya tidak ada rasa pegal di sisi tangan karena dapat telapak tangan dapat bersandar penuh pada palm rest nya. Selain itu, aksen krom pada touchpad menambah kesan elegan Lenovo Yoga 500 ini.

Performa baik. Spesifikasi yang diusung oleh Lenovo Yoga 500 ini cukup tinggi. Penggunaan prosesor Intel terbaru generasi keenam (Skylake) yang diklaim memiliki performa lebih tinggi dan hemat energi karena memiliki fabrikasi 14 nm. Pada notebook yang kami review ini menggunakan prosesor Core i5-6200U dengan clockspeed 2,4 GHz. RAM DDR3 4 GB juga mendukung kinerja notebook ini.

yoga-500-01

Untuk sisi grafis, Lenovo menyematkan NVIDIA GeForce GT940M 2 GB di samping Intel HD Graphics 520. Seperti notebook dengan grafis NVIDIA lainnya, Lenovo Yoga ini menggunakan teknologi NVIDIA Optimus dimana GPU NVIDIA nya baru berjalan apabila dibutuhkan sehingga tidak menghabiskan daya baterai terlalu banyak.

Kami menguji kemampuan grafisnya dengan memainkan beberapa game dengan pengaturan grafis high. Untuk bermain Dota2, frame rate yang didapatkannya rata-rata adalah 30 fps. Untuk Counter Strike: GO, frame rate yang didapatkannya ada pada angka 40 fps, sedangkan untuk game Finfal Fantasy XIII dan Dragonball Xenoverse masing-masing di angka 20-30 fps dan 35 fps. Masih mumpuni dan nyaman digunakan.

Interface lengkap. Interface yang dimiliki oleh Lenovo Yoga 500 cukup lengkap. Pada sisi kiri, Anda akan menemukan port daya, USB 2.0, slot card reader, headset jack, tombol recovery/reset, dan volume up/down. Sedangkan untuk sisi kanannya terdapat  port HDMI, LAN, dua port USB 3.0, microphone, tombol power, dan indikator baterai.

yoga-500-04

Karena fungsinya yang mendukung mobilitas, tentu saja minus port D-Sub yang masih banyak digunakan untuk presentasi. USB yang disematkan juga sudah mendukung  always on USB dimana Anda dapat mengisi daya smartphone atau tablet kesayangan Anda tanpa harus menyalakan notebook ini.

Baterai dan suhu optimal. Dalam pengalaman penggunaannya pun sangat nyaman untuk dibawa kemana-mana dan notebook ini tidak terasa panas yang berlebih karena sistem pembuangan suhunya cukup baik. Selain itu, untuk daya baterainya dapat bertahan kurang lebih 4 jam dalam penggunaan normal untuk pengetikan dan browsing, sambil menyalakan lagu.

Kekurangan

Tombol Fungsi. Memang hal ini juga tidak dapat dikatakan sebagai kekurangan. Namun, bagi pengguna awam yang mungkin sebelumnya bukanlah pengguna Lenovo akan merasa sedikit kerepotan. Pasalnya tombol fungsi dan Fn pada Lenovo Yoga 500 terbalik. Jadi, seperti saaat penggunaan F1, Anda juga turut harus menekan tombol Fn, jika tidak, maka fungsi mute-lah yang akan berjalan. Kami juga merasa kesulitan ketika saat memainkan Dota2 karena ada beberapa yang menggunakan tombol di antara F1-F12.

Berat dan tebal. Jika ini adalah notebook biasa, kami bisa memaklumi ketebalan dan bobot yang dimiliki Lenovo Yoga 500. Namun karena ini adalah notebook convertible dimana layarnya bisa dilipat, kami merasa bobot dan ketebalannya cukup berlebihan sehingga mungkin bakal terasa merepotkan.

Kesimpulan

Bagi Anda yang memang menginginkan performa yang cukup tinggi dan portable, Lenovo Yoga 500 dapat dijadikan salah satu pilihan Anda. Alternatif lain untuk produk ini adalah Asus TP301 dan HP Pavilion X360 yang juga memiliki spesifikasi yang mirip-mirip serta mode konvertible. Namun, hanya di Lenovo Yoga 500 saja Anda akan menemukan backlight keyboard yang membantu Anda dalam kondisi yang gelap.

Lihat Juga Review
 
Review Acer E5-553G
 
Review Moto E3 Power
 
Review Vivo Y55
 
Review Lenovo Yoga 500
Bagaimana menurut Anda?
Keren!
53%
Mau
17%
Biasa Aja
20%
Payah!
10%
About The Author
Ryan Fibrian
Pengguna LG G4 dan Samsung Galaxy Tab S2. Memiliki ketertarikan dengan dunia gadget dan IT. Memulai karir menulisnya di CHIP Indonesia pada tahun 2010 dan kini menulis di DroidLime.
4 Comments
Leave a response

Leave a Response