Connect with us
ZFLive
Review

Review InFocus M320e

Droidlime.com,

/

review infocus m320e

InFocus sudah dikenal baik sebagai produsen proyektor. Tidak hanya proyektor, InFocus juga merilis berbagai lini produk smartphone. M320e sendiri merupakan smartphone InFocus pertama yang masuk ke pasar Indonesia. Dengan berbagai riset pasar yang dilakukan, InFocus cukup percaya diri memasuki pasar smartphone di Indonesia. Sebelumnya, produk smartphone InFocus hanya dipasarkan di beberapa negara, salah satunya adalah Taiwan.

Kelebihan

Performa kencang, harga terjangkau. InFocus M320e dibekali chipset MediaTek MT6592, prosesor octa-core Cortex-A7 berkecepatan 1,7 GHz, GPU quad-core Mali-450MP4, layar 5,5 inci dengan resolusi HD, serta kapasitas baterai 3.100 mAh. Tidak hanya itu, smartphone ini juga dilengkapi dengan sensor gyroscope untuk Anda yang gemar bermain game. Semua hal tersebut dapat Anda tebus dengan harga Rp1.999.000.

Kapasitas baterai cukup besar. Dengan kapasitas baterai 3.100 mAh, smartphone ini mampu bertahan seharian. Sebenarnya sudah banyak smartphone yang memiliki kapasitas baterai sekitar 3.100 mAh atau bahkan lebih besar. Namun di kelasnya, tidak banyak yang menyertakan baterai berkapasitas sebesar 3.100 mAh.

review-infocus-m320e-5

Memiliki layar lebar, 5,5 inci. Dengan bentang layar 5,5 inci beresolusi 1.280 x 720 piksel, smartphone ini dapat menyajikan berbagai konten multimedia dengan nyaman. Seperti bermain game, menonton film, maupun browsing. Dengan menggunakan layar IPS, gambar yang dihasilkannya pun terlihat jernih.

Tampilan sederhana dan tidak tersendat-sendat. Launcher default yang digunakan pada InFocus M320e nampak seperti launcher yang digunakan pada smartphoneLenovo. Keduanya sama-sama menampilkan aplikasi dan widget pada homescreen. Tidak hanya tampil sederhana dan mudah digunakan, transisi tampilan antar menu juga terasa sangat lancar.

review-infocus-m320e-6

Permukaan back cover elastis dengan tekstur yang kasar. Layaknya beberapa smartphone keluaran Samsung, InFocus M320e dilapisi dengan back cover yang cukup elastis sehingga tidak mudah patah. Dengan material yang elastis, back cover tersebut juga dapat ditekuk. Sisi belakang back cover smartphone ini juga terasa kasar agar tidak licin pada saat Anda menggenggamnya.

review-infocus-m320e-2

Kekurangan

Hasil gambar dari kamera kurang memuaskan pada kondisi minim cahaya. Kamera 13 MP yang ada pada sisi belakang mampu menghasilkan gambar yang cukup baik pada kondisi normal. Namun pada kondisi minim cahaya, noise yang dihasilkan masih cukup tinggi sehingga kualitas gambarnya pun tidak sebaik pada kondisi normal.

Lampu flash berwarna hijau kekuning-kuningan. Sedikit berbeda dengan smartphone pada umumnya, lampu flash yang terdapat pada sisi belakang smartphone ini tidak memancarkan cahaya berwarna putih. Hal ini dapat memengaruhi hasil foto, terutama pada kondisi rendah cahaya. Meski begitu, jika Anda menggunakannya sebagai senter, lampu flash tersebut dapat mampu menghasilkan cahaya yang cukup terang.

review-infocus-m320e-1

Tombol navigasi tidak dilengkapi LED. Seperti smartphone Android lainnya, InFocus M320e memiliki tiga buah tombol navigasi, yakni home, back, dan option. Namun ketiga tombol yang berada di bagian bawah tersebut tidak dilengkapi dengan lampu LED. Hal ini cukup merepotkan saat Anda mengoperasikan smartphone ini pada kondisi gelap.

Bodi tebal. Baterai berkapasitas besar membuat smartphone ini hadir dengan bodi yang cukup tebal, yakni 9,2 mm. Ketebalan tersebut cukup mengurangi kenyamanan pada saat Anda menggenggamnya. Terlebih lagi, ukuran layar yang digunakan pada smartphone ini cukup lebar.

Kesimpulan

Sebagai pendatang baru di pasar smartphone, kehadiran InFocus M320e tidak dapat dipandang sebelah mata. Pasalnya, smartphone ini hadir dengan feature dan performa cukup memuaskan. Jika dilihat dari sisi harga dan performanya, smartphone ini pun mampu bersaing dengan berbagai produsen smartphone yang sudah lama hadir di tanah air, khususnya untuk segmen menengah ke bawah.

Harga jual, prosesor octa-core, layar besar, dan kapasitas baterai yang besar, menjadi senjata utama dari smartphone yang satu ini. Sayangnya, saat ini masih belum banyak aplikasi maupun game yang mampu memanfaatkan performa prosesor octa-core dengan maksimal.

 

Advertisement
Comments
Review

Review Huawei Nova 2 Lite: Penggoda Baru di Indonesia

Published

on

review nova 2 lite 1
Beberapa waktu yang lalu atau tepatnya pada 25 April 2018, Huawei secara resmi memperkenalkan seri smartphone terbaru Nova 2 Lite. Smartphone yang ditujukan untuk segmen entry level ini hanya dibanderol seharga Rp2.599.000. Seperti apa kehebatan smartphone penerus Nova 2i ini? Berikut adalah review-nya. Desain Saat memegang pertama kali, smartphone ini cukup enak digenggam dan bobotnya juga ringan, hanya 155 gram berkat material metal dan plastik yang digunakannya. Bodinya yang agak licin ini juga mempermudah saat ingin disimpan di saku celana. Di Indonesia, nova 2 lite punya dua pilihan warna, yaitu Hitam dan Biru. Unit yang kami review ini berwama hitam,...
Continue Reading
Review

Review Honor 9 Lite: Harga Murah Desain Mewah

Published

on

review honor 9 lite 1
Tepat di penghujung Maret 2018 lalu, Honor secara resmi memperkenalkan tiga smartphone terbaru mereka di Indonesia, antara lain Honor 9 Lite, Honor View 10 dan Honor 7X. Saat ini kamipun berkesempatan untuk menguji dan mencoba lebih detail salah satu produknya, yaitu Honor 9 Lite. Seperti apa ketangguhan smartphone yang dibuat untuk segmen entry-level ini? Berikut adalah review lengkapnya. Review Honor 9 Lite Desain Termasuk dalam golongan smartphone entry-level, desain yang dibawa Honor 9 Lite cukup ciamik dibanding smartphone kebanyakan. Selain itu bodinya juga cukup enak digenggam dan ringan karena bobotnya hanya 149 gram. Menggunakan material yang terlihat seperti kaca, memungkinkan...
Continue Reading
Review

Review Garmin vivoactive 3: Teman Berolahraga

Garmin vivoactive 3 dirancang untuk memacu semangat Anda untuk rajin berolahraga, khususnya lari dan berenang.

Published

on

DSC00771
Mendengar nama Garmin, tentu akan mengingatkan kita dengan perangkat GPS. Tapi jangan salah, Garmin tak melulu memproduksi GPS. Wearable device lainnya yang juga diproduksi oleh Garmin adalah perangkat kebugaran, salah satunya smartwatch. Desain konvensional Nah, smartwatch kepunyaan Garmin yang kali ini mampir ke meja DroidLime adalah vivoactive 3. Bicara soal desain, vivoactive 3 jujur saja memang terlihat tak semenarik smartwatch Android Wear. Justru kami melihatnya seperti jam tangan biasa yang banyak beredar di pasaran. Bentuknya bulat, stainless steel yang menjadi bezelnya begitu terlihat mencolok. Ada ukiran garis yang memberi kesan sebagai penunjuk waktu konvensional. Praktis smartwatch ini mungkin bakal menarik...
Continue Reading

Smartphone Terbaru

Populer