Now Reading

Harga

Rp2.199.000

Bodi

141,5 x 70, 8,25 mm, 131 gram

Prosesor

MediaTek MT6735P quad-core 1 GHz

GPU

Mali-T720

RAM

3 GB

Storage

16 GB

Layar

IPS 5 inci (1.280 x 720 piksel)

Kamera

8 & 5 MP

Baterai

2.100 mAh

Sistem Operasi

Android 5.1

Jaringan

Dual-SIM 4G

Sensor

Proximity, accelerometer

Produsen smartphone yang satu ini awalnya dikenal sebagai produsen perangkat komputer semisal notebook. Namun Axioo berhasil membuktikan kemampuannya menciptakan smartphone lokal yang tak kalah bersaing dibanding merek asing. Salah satu jagoan Axioo yang sedang ramai dibicarakan adalah Axioo Venge.

Kelebihan

Desain unik dan bodi ringan. Kalau pernah tahu smartphone asal Cina OnePlus One, mungkin Anda akan merasa bahwa material back cover yang digunakan Venge sedikit mirip. Ya, back cover Axioo Venge berbahan seperti sandstone, namun tidak sekasar OnePlus One.

Material ini memberikan kesan yang agak berbeda. Namun karena tidak sekasar OnePlus One, memegang Axioo Venge terkadang masih terasa cukup licin. Untungnya smartphone ini punya bobot yang amat ringan, 131 gram, jadi benar-benar asyik digunakan dengan satu tangan.

review-axioo-venge-droidlime-02

RAM 3 GB. Tidak banyak smartphone lokal yang menawarkan kapasitas RAM 3 GB, dan Axioo Venge adalah salah satunya. RAM sebanyak 3 GB plus UI yang ringan membuat rata-rata kapasitas RAM yang tersisa ada di angka 2 GB. Artinya, Anda bisa lebih nyaman membuka banyak aplikasi secara bersamaan.

Layar mampu melawan cahaya terik. Salah satu kendala yang hampir selalu mendera smartphone lokal adalah kualitas layarnya yang di bawah rata-rata. Pada Axioo Venge, Anda bisa tetap nyaman menatap layarnya di bawah cahaya matahari. Jika kurang terang, Anda bisa mengaktifkan fitur adaptive brightness serta mengatur konfigurasi warna layar pada menu settings.

review-axioo-venge-droidlime-03

UI ringan dilengkapi gesture control. Axioo Venge membawa user interface standar Google berbasis Android 5.1 yang sudah dimodifikasi. Dari sisi tampilan, UI ini memang tak banyak berbeda dari UI bawaan Google. Namun kehadiran fitur gesture control yang mendukung hingga 13 gerakan untuk menjalankan aplikasi secara cepat setidaknya membuat UI-nya jadi lebih kaya.

review-axioo-venge-droidlime-08

Selain itu, UI pada Axioo Venge juga datang membawa fitur HotKnot. Dengan begitu, Anda bisa berbagi file dengan lebih mudah menuju perangkat lain yang juga mendukung fitur HotKnot.

Kamera lumayan kaya fitur. Kamera Axioo Venge tidak superior, namun sudah cukup untuk kebutuhan foto harian. Dengan resolusi 8 MP, kamera ini menawarkan performa yang tidak buruk-buruk amat. Rata-rata shutter speed-nya butuh waktu satu detik untuk mengabadikan gambar. Begitu pun dengan kecepatan autofocus-nya, bekerja kurang lebih satu detik.

Namun yang perlu diapresiasi adalah adanya beberapa mode foto selain auto. Anda dapat memotret menggunakan mode Live Photo, Motion Track, dan Face Beauty. Sedangkan saat hendak memotret, kameranya mampu mengenali perintah suara (cheese atau capture), gerakan jari (membentuk huruf V), hingga smile shutter.

Kekurangan

Speaker pecah. Cukup serba salah menyikapi loudspeaker milik Axioo Venge. Jika volume diset kurang dari setengah, suara terdengar kecil. Namun saat diset maksimal, suara terdengar pecah dan mengganggu. Jalan tengahnya, set speaker di level 75 persen, suara tidak terlalu keras, tapi tidak pecah.

Slot SIM card klasik ukuran besar. Di saat rata-rata smartphoen Android saat ini sudah meninggalkan slot SIM card besar dan beralih ke micro SIM atau bahkan nano SIM, Axioo justru kebalikannya. Slot SIM card pertamanya malah masih berukuran besar (mini SIM). Untungnya slot SIM card kedua sudah mendukung ukuran micro SIM.

review-axioo-venge-droidlime-07

Di satu sisi, slot SIM card besar ini mungkin ditujukan bagi pengguna yang baru beralih dari feature phone. Tapi di sisi lain, slot ini bisa jadi tak banyak berguna atau malah merepotkan karena kebanyakan SIM card yang ada saat ini berukuran micro atau nano.

Bukan untuk game berat. Jangan salah mengira, kapasitas RAM yang besar belum tentu andal untuk menjalankan game. Pada Axioo Venge misalnya, kapasitas RAM 3 GB akan sangat efektif untuk menjalankan banyak aplikasi sekaligus. Sedangkan untuk bermain game, yang lebih banyak berpengaruh tetaplah CPU dan GPU.

Pada Axioo Venge, paduan CPU quad-core MediaTek MT6735P dan GPU Mali-T720 tentu bisa diandalkan untuk bermain game. Angry Birds 2 atau pun Asphalt 8 bisa dijalankan dengan baik. Tapi game yang lebih berat seperti Sniper Fury tidak nyaman dimainkan meski opsi grafis diset ke level terendah. Adapun skor AnTuTu Benchmark yang dimiliki sekitar 25 ribu poin, selevel CPU Snapdragon 615 milik Qualcomm.

Kesimpulan

Axioo Venge bisa dikatakan berhasil mengangkat derajat smartphone lokal, dari yang biasa identik dengan spesifikasi seadanya, kini menjadi di atas rata-rata. Berbekal RAM 3 GB dan bodi yang nyaman dipegang, Axioo Venge bisa menemani kegiatan harian sembari aktif di media sosial dan sesekali bermain game kelas menengah.

Our Rating
User Rating
Rate Here
Handling
Software
Hardware
Camera
Verdict

Axioo Venge jadi pelopor Android lokal dengan RAM 3 GB. Bodinya unik, nyaman digenggam, dan mumpuni untuk kebutuhan multitasking harian.

Our Rating
User Rating
5 ratings
You have rated this

(last edit: 1 February, 2016 / 4:59 pm)

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
23%
Mau
3%
Biasa Aja
32%
Payah!
42%
About The Author
Romi Hidayat
Pengguna Samsung Galaxy S8 dan Huawei P10. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.