Connect with us
ZF5
maxplus14 maxplus14 560x600
Review

Review ASUS ZenFone Max Plus: Lebih Modern

ZenFone Max Plus cukup menggoda berkat hadirnya dual-camera, layar 18:9, dan tentunya baterai besar.

Published

on

Satu lagi smartphone baru dari keluarga ZenFone Max yang dibawa ASUS ke Indonesia. Namanya ZenFone Max Plus. Dan nilai plus-nya ada pada layarnya yang sekarang lebih minim bezel dengan rasio 18:9.

Desain

maxplus01

Masih mengusung embel-embel “Max” ternyata ASUS banyak melakukan perubahan pada ZenFone Max Plus dibandingkan seri terdahulunya. Perubahan paling frontal ada pada layar penuh 18:9 yang terlihat lebih ciamik.

Ukuran layarnya 5,7 inci dengan resolusi HD+. Walaupun layarnya besar, smartphone ini dipastikan tetap nyaman digenggam dengan satu tangan karena memiliki bodi berukuran 5,2 inci.

ASUS juga membekali Max Plus dengan desain kaca 2,5D, jadi terlihat lebih kece. Sekarang sensor fingerprint digeser ke bagian belakang dan posisinya tepat berada di tengah, jadi gampang dijangkau jari.

Di bagian sekitar layar, kita bisa menemukan kamera selfie yang diposisikan di atas layar sebelah kiri. Sedangkan di layar bagian bawah, ada deretan tombol navigasi, yaitu Back, Home dan Recent Apps.

maxplus02

ASUS membalut smartphone ini dengan material logam tanpa tekstur. Praktis cukup terasa licin saat digenggam. Biar tidak was-was takut jatuh, ada baiknya manfaatkan soft-case yang ada dalam paket penjualannya.

Agar lebih nyaman di tangan, ASUS juga mengemas keempat sudut Max Plus dengan sudut tumpul. Saat dipakai lama, seperti bermain game misalnya, tetap terasa nyaman karena tangan tidak terasa seperti tertusuk.

Buat yang hobi pakai earphone, jack audio 3,5 mm bisa ditemukan di bagian atas, serta port micro USB yang sudah mendukung USB OTG ada di sisi sebaliknya. Ada juga dua rentetan lubang yang mengapit micro USB, namun hanya satu grill yang berfungsi sebagai speaker, sedangkan grill satunya lagi seperti hanya hiasan.

Yang cukup menarik dari smartphone ini yakni keberadaan triple slot microSIM dan microSD. Jadi Anda tidak perlu galau kalau mau pakai dua SIM card dan juga microSD secara bersamaan.

Software

maxplus03

ASUS kembali membekali smartphone buatannya dengan antarmuka ZenUI, termasuk untuk ZenFone Max Plus ini. ZenUI yang dimuat adalah yang terbaru, versi 4.0, tapi masih berbasis Android 7.0 Nougat.

So, jangan berharap kalau Max Plus bakal membawa Android Murni yang hanya berisi aplikasi-aplikasi buatan Google. Seperti biasa, ada beberapa aplikasi bawaan ASUS yang udah ter-install yang cukup berguna, seperti File Manager, Mobile Manager, Power Master, Selfie Master dan WebStorage.

maxplus04

Selain itu, kita juga bisa menemukan aplikasi media sosial wajib yang sudah siap pakai, seperti Facebook, Instagram, dan Messenger. Fitur-fitur lain yang juga bisa kita nikmati dari smartphone ini antara lain ZenUI Safeguard untuk memberitahu orang lain saat kita dalam keadaan darurat.

Ada juga mode spesial Easy Mode dan Kids Mode jika yang menggunakan adalah orang tua atau anak-anak. Plus ada fitur Twin Apps untuk duplikat aplikasi serta Game Genie untuk Anda yang suka eksis siaran langsung (live stream) sambil nge-game.

Tak kalah menarik, sektor keamanan sekarang juga sudah meningkat, dimana ASUS tak mau kalah gesit dari vendor lainnya. Selain ada fingerprint di belakang, ASUS juga menyematkan fitur face recognition. Kecepatannya tergolong baik, jadi lumayan nyaman untuk dipakai buka lockscreen sehari-hari sebagai alternatif fingerprint.

Hardware

maxplus05

Karena masih masuk keluarga Max, ini artinya ZenFone Max Plus masih mengandalkan baterai sebagai jualan utamanya. Kapasitasnya sendiri tergolong lumayan, yaitu 4.130 mAh.

Untuk proses charging-nya, walaupun tidak bisa dibilang cepat, tapi juga tidak selama seri ZenFone Max sebelum-sebelumnya. Dari percobaan yang kami lakukan, pengisian dari kosong sampai penuh tidak sampai tiga jam.

Dalam pengisian satu jam pertama, kapasitas baterainya bisa terisi 43 persen. Berjalan dua jam, baterai yang terisi 85 persen. Dan baru akhirnya terisi penuh setelah 2 jam 40 menit.

maxplus06

Sementara, untuk daya tahannya memang di atas rata-rata smartphone kebanyakan, tapi juga tidak bisa dibilang superior. Untuk pemakaian harian yang selalu terhubung internet, smartphone ini bisa tahan seharian dengan SoT sekitar enam jam.

Karena baterainya besar, ZenFone Max Plus juga bisa dijadikan powerbank. Untuk itulah, ASUS menyediakan kabel USB Converter dalam paket penjualannya. Kami coba mengisi baterai Meizu M6s yang punya kapasitas 3.000 mAh. Dengan baterai ZenFone Max Plus yang terisi penuh, hanya bisa charge baterai Meizu M6s sebanyak 85 persen, atau sekitar 2.500 mAh saja.

Masuk ke dalam inti jeroannya, ZenFone Max Plus ditenagai chipset MediaTek MT6750T terintegrasi GPU Mali-T860MP2, RAM 4 GB dan storage internal 64 GB. Untuk dipakai nge-game yang lumayan berat seperti Hero Hunter, Tekken, atau Rules of Survival ternyata masih kuat walaupun tentunya ada gejala frame drop.

Dan visual yang tersaji di layarnya masuk kategori memuaskan. Walaupun resolusinya masih HD+, tapi layarnya tetep terlihat tajam dengan warna yang cerah. Sama sekali tidak terlihat seperti layar beresolusi HD.

Kamera

maxplus07

ZenFone Max Plus datang dengan dukungan dual-camera belakang. Konfigurasinya 16 MP f/2.0 dan 8 MP wide-angle 120 derajat. Untuk lensa utama 16 MP yang disematkan juga ditunjang phase detection auto-focus.

Untuk mode-modenya sekarang lebih simpel, cuma ada Auto, Beauty, Super Resolution, GIF, Timelapse, Panorama, dan yang terpenting yaitu Pro. Selain bisa pakai manual focus, kita bisa set shutter speed dari 1/1000 sampai 10 detik, ISO dari 100 sampai 1600 dan juga white balance.

Interface-nya juga tidak merepotkan. Kalau mau ganti dari lensa normal ke lensa wide, cukup tekan ikon yang terpampang di bagian bawah layar. Dan kalau diperhatikan, ternyata ASUS juga menyediakan mode portrait di sini.

maxplus11

Bicara hasilnya, kamera belakangnya ini bisa menghasilkan foto outdoor dengan tajam, tergolong memuaskan. Kalau pakai lensa yang wide, kita bisa dapat angle yang pastinya jauh lebih luas. Optimal dibawa jalan-jalan. Dan enaknya, hasil fotonya tidak terlalu distorsi atau melengkung dibanding kamera wide milik LG G6.

Tapi sayangnya saat motret indoor atau dengan cahaya seadanya, kualitas fotonya menurun cukup drastis. Hasil fotonya jauh dari yang namanya detail. Apalagi kalau pakai lensa yang wide.

maxplus12

Begitu juga dengan mode portrait-nya, terasa sama sekali tidak optimal karena konfigurasi kameranya bukan lensa telephoto. Jadi mode portrait ini murni olahan software. Efek bokehnya tidak rapi dan otomatis jadi terasa useless.

Beralih ke kamera depan, buat kalian yang suka narsis, ASUS membenamkan kamera selfie 16 MP dengan aperture f/2.0. Pastinya juga sudah dilengkapi fitur Beauty yang lengkap.

Buat kami, kualitas fotonya terlihat terang, tapi sayangnya kurang detail. Terlebih lagi kalau selfie di dalam ruangan dengan cahaya seadanya. Sebenarnya bisa sedikit diperbaiki pakai screen flash. Tapi syaratnya, tangan kita harus bener-bener stabil.

Kesimpulan

ZenFone Max Plus sukses membawa penyegaran lewat layar lega 18:9 serta desain yang terasa solid. Smartphone ini juga datang dengan baterai yang kuat dipakai seharian, walaupun bukan yang terawet di kelasnya. Performanya masih asyik buat dipakai main game online. Plus, ada dual-camera belakang yang lumayan menghibur buat nemenin jalan-jalan, walaupun masih perlu banyak peningkatan.

Video review

Advertisement
Comments

Wajib baca

Populer

2014 - 2018 DroidLime.com.
Android is a trademark of Google LLC. DroidLime are not affiliated, associated, authorized, endorsed by, or in any way officially connected with Google LLC., or any of its subsidiaries or its affiliates.