Connect with us
ZFLive
Review

Review ASUS Padfone S

Droidlime.com,

/

review padfone s

Lagi, Asus membuat gebrakan dengan memboyong smartphone Android flagship murahnya ke Indonesia. Sebelumnya, duo smartphone Android asal Cina, Xiaomi Mi4 dan OnePlus One menjadi yang termurah. Keduanya sama-sama menggunakan CPU Snapdragon 801 dan RAM 3 GB namun belum mendukung jaringan 4G LTE. Sementara Asus Padfone S menyalip keduanya dengan prosesor yang sama, RAM 2 GB, serta dukungan 4G LTE.

Kelebihan

Performa melesat cepat. Asus Padfone S menggunakan CPU Qualcomm Snapdragon 801, GPU Adreno 330, RAM 2 GB, serta storage 16 GB. Komposisi hardware tersebut sejajar dengan smartphone flagship lainnya seperti Sony Xperia Z3, Xiaomi Mi4, OnePlus One, HTC One M8, atau LG G3.

Pada pengujian AnTuTu Benchmark v5.6, Asus Padfone S meraih skor 44.130 poin, mengalahkan OnePlus One, Xiaomi Mi4, HTC One M8, dan mendekati raihan skor milik Samsung Galaxy Note 4 serta Meizu MX4.

Mendukung jaringan 4G dan wireless charging. Selain performa komputasi yang tinggi, Asus juga memerhatikan sisi konektivitas pada Padfone S. Mengikuti tren yang ada saat ini, Asus Padfone S sudah mendukung jaringan 4G LTE serta fitur wireless charging.

Kamera responsif dan berkualitas. Tadinya, kami berpikir kamera Asus Padfone S tak berbeda jauh dibandingkan Asus Zenfone 6. Pasalnya, resolusinya sama-sama 13 MP dan sama-sama mengusung teknologi Asus PixelMaster. Namun pada kenyataannya, kamera Padfone S lebih baik dari Zenfone 6.

Kecepatan menjadi keunggulan kamera Asus Padfone S. Saat membidik objek, kameranya dapat menghasilkan angka 60 fps, termasuk saat memotret di ruang gelap. Hal ini dapat meminimalisir terjadinya kehilangan momen saat hendak memotret objek yang bergerak cepat. Hasil jepretan kamera Padfone S juga terlihat lebih bersih. Kameranya juga mampu merekam video 4K.

Dilengkapi aksesori PadStation. Dengan PadStation, Padfone S bisa berubah menjadi sebuah tablet. PadStation adalah docking dengan bentuk seperti tablet dengan layar IPS 8,9 inci (1.920 x 1.200 piksel) dan baterai 4.990 mAh. Untuk menggunakannya, Anda hanya perlu menempatkan Padfone S ke dalam slot yang telah disediakan di balik PadStation.

Layar Super IPS full HD. Asus Padfone S memiliki layar 5 inci, terasa pas layaknya Asus Zenfone 5. Namun layar Padfone S terasa lebih baik karena selain menggunakan panel Super IPS, resolusinya pun lebih tinggi, 1.920 x 1.080 piksel. Kepadatan layarnya mencapai 441 ppi.

Setia dengan ZenUI yang ramah hardware. Pada Asus Zenfone 4, 5, atau 6, ZenUI terasa responsif. Begitu pun pada Padfone S yang notebene memiliki hardware lebih tinggi dari varian Asus Zenfone. ZenUI pada Padfone S menghabiskan RAM sekitar 800 MB, sehingga masih tersisa sekitar 1 GB RAM untuk menjalankan aplikasi dan game.

Flagship Android termurah. Entah bagaimana caranya, Asus berhasil menciptakan Padfone S dengan spesifikasi kelas atas, namun menjualnya dengan harga yang menggiurkan. Asus Padfone S dengan docking PadStation dijual seharga Rp3.499.000, sementara jika tanpa docking, harganya hanya Rp3.000.000.

Jika dibandingkan dengan merek lainnya, harga yang ditawarkan Asus jauh lebih terjangkau. Xiaomi Mi4 atau OnePlus One misalnya, dibanderol seharga Rp4,5 juta. Padahal sebelumnya keduanya memegang gelar sebagai smartphone Android kelas atas dengan harga paling terjangkau.

Kekurangan

Bodi tebal. Mungkin desain bodi bukan menjadi prioritas utama Asus Padfone S. Ketika banyak produsen smartphone berlomba menciptakan smartphone tipis, Asus justru menciptakan Padfone S dengan ketebalan 1 cm. Namun hal tersebut tidak memengaruhi kenyamanan saat menggunakannya.

Baterai nanggung. Dengan spesifikasi hardware yang tinggi, Asus hanya menyokong Padfone S dengan baterai berkapasitas 2.300 mAh. Untungnya baterai tersebut masih sanggup menyokong daya Padfone S dari pagi hingga menjelang malam.

Kesimpulan

Belum banyak yang tahu bahwa Asus Padfone S memiliki hardware tinggi setara smartphone Android lain dari merek ternama. Nama Padfone S sendiri masih berada di bawah bayang-bayang Zenfone. Apalagi, Asus Padfone S memang tidak terlihat seperti smartphone premium karena desainnya yang sederhana.

Namun bagi Anda yang mencari smartphone Android terbaik dengan harga paling murah, rasanya Anda tak boleh melewatkan smartphone yang satu ini. Dengan harga Rp3,5 juta, Anda sudah bisa membawa pulang Padfone S lengkap dengan sebuah docking untuk menjadikannya sebagai tablet.

Advertisement
Comments
Review

Review Huawei Nova 2 Lite: Penggoda Baru di Indonesia

Published

on

review nova 2 lite 1
Beberapa waktu yang lalu atau tepatnya pada 25 April 2018, Huawei secara resmi memperkenalkan seri smartphone terbaru Nova 2 Lite. Smartphone yang ditujukan untuk segmen entry level ini hanya dibanderol seharga Rp2.599.000. Seperti apa kehebatan smartphone penerus Nova 2i ini? Berikut adalah review-nya. Desain Saat memegang pertama kali, smartphone ini cukup enak digenggam dan bobotnya juga ringan, hanya 155 gram berkat material metal dan plastik yang digunakannya. Bodinya yang agak licin ini juga mempermudah saat ingin disimpan di saku celana. Di Indonesia, nova 2 lite punya dua pilihan warna, yaitu Hitam dan Biru. Unit yang kami review ini berwama hitam,...
Continue Reading
Review

Review Honor 9 Lite: Harga Murah Desain Mewah

Published

on

review honor 9 lite 1
Tepat di penghujung Maret 2018 lalu, Honor secara resmi memperkenalkan tiga smartphone terbaru mereka di Indonesia, antara lain Honor 9 Lite, Honor View 10 dan Honor 7X. Saat ini kamipun berkesempatan untuk menguji dan mencoba lebih detail salah satu produknya, yaitu Honor 9 Lite. Seperti apa ketangguhan smartphone yang dibuat untuk segmen entry-level ini? Berikut adalah review lengkapnya. Review Honor 9 Lite Desain Termasuk dalam golongan smartphone entry-level, desain yang dibawa Honor 9 Lite cukup ciamik dibanding smartphone kebanyakan. Selain itu bodinya juga cukup enak digenggam dan ringan karena bobotnya hanya 149 gram. Menggunakan material yang terlihat seperti kaca, memungkinkan...
Continue Reading
Review

Review Garmin vivoactive 3: Teman Berolahraga

Garmin vivoactive 3 dirancang untuk memacu semangat Anda untuk rajin berolahraga, khususnya lari dan berenang.

Published

on

DSC00771
Mendengar nama Garmin, tentu akan mengingatkan kita dengan perangkat GPS. Tapi jangan salah, Garmin tak melulu memproduksi GPS. Wearable device lainnya yang juga diproduksi oleh Garmin adalah perangkat kebugaran, salah satunya smartwatch. Desain konvensional Nah, smartwatch kepunyaan Garmin yang kali ini mampir ke meja DroidLime adalah vivoactive 3. Bicara soal desain, vivoactive 3 jujur saja memang terlihat tak semenarik smartwatch Android Wear. Justru kami melihatnya seperti jam tangan biasa yang banyak beredar di pasaran. Bentuknya bulat, stainless steel yang menjadi bezelnya begitu terlihat mencolok. Ada ukiran garis yang memberi kesan sebagai penunjuk waktu konvensional. Praktis smartwatch ini mungkin bakal menarik...
Continue Reading

Smartphone Terbaru

Populer