Harga

Rp4.199.000

Bodi

262,8 x 182,4 x 15,6 mm, 900 gram

Prosesor

Rockchip RK3288C quad-core 1,2-1,8 GHz

GPU

Mali-T624

RAM

4 GB

Storage

eMMC 16 GB

Layar

LED 10 inci (1.280 x 800 piksel)

Kamera

HD 720p

Sistem Operasi

Chrome OS

ASUS dikenal sebagai produsen perangkat teknologi, khususnya yang berhubungan dengan komputer. ASUS pun tergolong sangat rajin menciptakan berbagai produk, termasuk smartphone dan notebook. Pada kategori notebook, ASUS tidak hanya bermitra dengan Microsoft menciptakan notebook Windows. ASUS juga bermitra dengan Google dalam menghadirkan Chromebook, salah satunya adalah Chromebook Flip.

Kelebihan

Chromebook flip pertama di dunia. Ya, ASUS Chromebook Flip adalah notebook berbasis Chrome OS pertama di dunia yang mengusung layar touchscreen yang bisa dilipat. Anda bisa menggunakannya dengan cara biasa, didirikan, atau dilipat seperti tablet. Hal ini dimungkinkan karena layarnya fleksibel dapat dilipat 360 derajat.

review-chromebook-flip-droidlime-02

Baterai awet. ASUS tidak membeberkan berapa mAh kapasitas baterai pada Chromebook Flip. Tapi yang jelas, Chromebook ini punya baterai yang awet. Untuk browsing dan streaming video, baterainya bisa bertahan antara tujuh hingga sembilan jam. Sedangkan pada posisi standby, baterainya bisa bertahan di atas lima hari.

Ringan dan portabel. Selain layar yang bisa dilipat, ASUS Chromebook Flip dirancang dengan bentuk yang compact. Dengan dimensi layar 10 inci, Chromebook ini menawarkan portabilitas ekstra tinggi. Plus, bobotnya hanya 900 gram membuatnya nyaman untuk digunakan sembari dipangku untuk waktu yang lama.

review-chromebook-flip-droidlime-07

OS ringan dan mendukung Android. Bagi sebagian orang, Chrome OS memiliki banyak keterbasan dibanding Windows dan MacOS. Tapi jika Anda hanya perlu notebook untuk pekerjaan ringan dan multimedia, Chrome OS pada Chromebook Flip terasa sangat menyenangkan.

review-chromebook-flip-droidlime-04

Selain ringan dan sederhana, Chrome OS juga mendukung aplikasi Android. Tidak heran karena OS ini dikembangkan oleh Google. Anda bisa meng-install Google Play untuk men-download beragam game dan aplikasi. Tapi perlu diingat, tidak semua aplikasi atau game dapat berjalan karena faktor kecocokan hardware.

Interface memadai. Sebagai notebook multimedia, ASUS tidak lupa membekali Chromebook Flip dengan interface yang mumpuni. Ada dua port USB 2.0 di sisi kanan serta satu port microHDMI untuk menghubungkannya dengan layar eksternal seperti TV. Tidak ketinggalan, ada pula slot microSD untuk menambah kapasitas storage-nya.

review-chromebook-flip-droidlime-05

Kekurangan

Hardware entry-level. Sistem operasi Chrome terkenal ringan sehingga tidak memerlukan hardware tinggi. Mungkin karena alasan inilah, ASUS lebih memilih untuk menggunakan hardware entry-level seperti CPU quad-core Rockchip 1,3 GHz, RAM 4 GB, dan storage eMMC 16 GB. Spesifikasi ini mumpuni untuk aplikasi office, memutar video full HD, atau browsing dengan banyak tab. Tapi untuk komputasi berat seperti memutar video 4K, aplikasi editing foto atau video, Chromebook ini dipastikan bakal kewalahan.

Keyboard terlalu membal. Keyboard ASUS Chromebook Flip punya karakter agak membal. Secara subjektif kami menilainya kurang nyaman bagi Anda yang sudah terbiasa mengetik cepat. Pasalnya saat ditekan, tuts keyboard terasa kurang empuk.

review-chromebook-flip-droidlime-06

Kesimpulan

ASUS Chromebook Flip dirancang untuk Anda para pelajar, pekerja, atau pengusaha yang memiliki mobilitas tinggi. Chromebook ini tidak merepotkan saat dibawa bepergian. Penggunaannya pun bisa bervariasi karena layarnya yang bisa dilipat. Namun hardware-nya yang kurang gahar membuatnya tidak cocok untuk pekerjaan berat seperti desain.

Video review

Our Rating
User Rating
Rate Here
Handling
Software
Hardware
Verdict

ASUS Chromebook Flip adalah notebook hybrid dengan layar lipat yang bisa memberikan pengalaman seperti menggunakan smartphone atau tablet Android.

Our Rating
User Rating
4 ratings
You have rated this

(last edit: 17 July, 2016 / 4:01 pm)

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
60%
Mau
0%
Biasa Aja
8%
Payah!
36%
Tentang Penulis
Romi Hidayat
Pengguna ASUS ZenFone AR dan Apple iPhone 7 Plus. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.