Connect with us
ZFLive
Review

Review Acer Liquid Leap

Droidlime.com,

/

Acer Liquid Leap bisa digunakan dengan mudah. Pertama kali menggunakannya, Anda harus melakukan proses pairing agar smartphone dan Liquid Leap saling mengenal dan bertukar informasi. Hal ini dilakukan cukup satu kali di awal pemakaian saja.

Caranya yaitu dengan menghubungkan Liquid Leap ke PC atau notebook melalui docking yang disertakan, lalu akan muncul kombinasi empat digit angka dan huruf. Pada smartphone, install aplikasi Leap Manager, lalu masukkan empat digit kombinasi angka dan huruf yang ditampilkan pada layar Liquid Leap.

Kelebihan

Harga lebih murah. Ada banyak smartband yang bisa Anda beli. Namun rata-rata harganya tak kurang dari Rp1,5 juta. Untuk sebuah smartband seharga Rp999.000 dengan fungsi yang cukup banyak, kami menilai Liquid Leap tergolong murah.

Dilengkapi layar sentuh. Meski dimensinya tergolong kecil, layar Acer Liquid Leap terasa sangat vital dan informatif. Anda bisa langsung mengecek history aktivitas harian seperti jumlah langkah, kalori yang terbakar, durasi waktu aktif Anda bergerak, hingga jarak total yang Anda tempuh dalam berjalan kaki.

Informasi tersebut bisa diakses dengan mudah menggunakan sistem sentuh yang responsif. Layar tersebut menggunakan teknologi green dot white sehingga lebih irit daya dan bisa dilihat dengan jelas di bawah terik matahari.

Nyaman digunakan. Acer Liquid Leap memiliki bentuk yang tergolong wajar sehingga tidak membuat penggunanya terlihat aneh. Material talinya terbuat dari karet, sementara bagian chip sensor dan layarnya berbentuk persegi panjang berbahan plastik. Saat tidak digunakan, bentuknya mungkin tak terlalu oke. Namun setelah terpasang di tangan, smartband ini bisa menunjang penampilan.

Baterai awet. Memiliki layar monokrom, Acer Liquid Leap memiliki baterai dengan ketahanan yang baik. Setidaknya, Anda bisa menggunakannya non-stop minimal selama empat hari. Jadi, Anda hanya perlu mengisi baterainya dua kali seminggu.

Mendukung iOS dan Android. Tidak semua smartband bisa dihubungkan dengan lebih dari satu sistem operasi. Kebanyakan hanya eksklusif untuk platform Android saja. Namun, Acer Liquid Leap bisa digunakan untuk iOS dan Android dengan fungsi dan fitur sama baiknya.

Bisa membaca pesan. Selain berfungsi sebagai fitness tracker, Acer Liquid Leap juga bisa menampilkan notifikasi apa pun yang masuk ke dalam smartphone Anda. Tak hanya itu saja, smartband ini bisa menampilkan dari mana notifikasi berasal, apakah WhatsApp, email, LINE, BBM, SMS, maupun telepon masuk.

Kekurangan

Tidak ada alarm. Acer Liquid Leap bisa digunakan untuk memutar musik dari smartphone. Namun sayang, Acer melupakan hal kecil yang biasanya sangat berguna untuk sebuah smartband, yaitu alarm. Tidak ada pengaturan alarm untuk smartband yang satu ini. Padahal dengan kemampuan vibrate yang dimilikinya, Acer Liquid Leap seharusnya bisa membangunkan penggunanya saat tertidur lelap.

Pairing membutuhkan docking. Jika Anda tidak membawa laptop dan docking charger, Anda tidak bisa melakukan pairing untuk menghubungkan Liquid Leap dengan smartphone. Untuk melakukan hal ini, satu-satunya cara yaitu dengan menempatkan smartband ke dalam docking sehingga bisa terdeteksi oleh smartphone.

Kesimpulan

Di Indonesia, Acer Liquid Leap menjadi smartband yang potensial. Harga terjangkau menjadi alasan utamanya. Smartband ini juga sudah didukung dengan layar sentuh green dot white (monokrom) dan bisa digunakan baik oleh perangkat iOS maupun Android. Bentuknya pun tak terlalu besar, sehingga tidak menimbulkan kesan aneh saat dipakai.

Advertisement
Comments
Review

Review Acer Swift 3 (2018): Bertenaga AMD Ryzen!

Published

on

Setelah sukses meluncurkan versi Intel tahun lalu, ditahun ini Acer kembali meluncurkan Swift 3 edisi 2018 yang menggunakan prosesor AMD Ryzen dan GPU Vega. Seperti apa kehebatan notebook yang dinobatkan sebagai yang pertama menggunakan AMD Ryzen Mobile di Indonesia ini? Berikut adalah review-nya. Desain tipis Pertama kali diperkenalkan Februari lalu, Acer Swift 3 dengan nomor model SF315-41 ini desain yang biasa-biasa saja seperti laptop 15 inci kebanyakan. Dibuat dengan material aluminium, membuat bodinya jadi terlihat kokoh dan solid. Selain itu bodinya yang tipis hanya 18,9 mm juga memudahkan untuk dibawa bepergian. Meski berbodi tipis, Acer menyematkan port yang cukup banyak....
Continue Reading
Review

Review Huawei Nova 2 Lite: Penggoda Baru di Indonesia

Published

on

Beberapa waktu yang lalu atau tepatnya pada 25 April 2018, Huawei secara resmi memperkenalkan seri smartphone terbaru Nova 2 Lite. Smartphone yang ditujukan untuk segmen entry level ini hanya dibanderol seharga Rp2.599.000. Seperti apa kehebatan smartphone penerus Nova 2i ini? Berikut adalah review-nya. Desain Saat memegang pertama kali, smartphone ini cukup enak digenggam dan bobotnya juga ringan, hanya 155 gram berkat material metal dan plastik yang digunakannya. Bodinya yang agak licin ini juga mempermudah saat ingin disimpan di saku celana. Di Indonesia, nova 2 lite punya dua pilihan warna, yaitu Hitam dan Biru. Unit yang kami review ini berwama hitam,...
Continue Reading
Review

Review Honor 9 Lite: Harga Murah Desain Mewah

Published

on

Tepat di penghujung Maret 2018 lalu, Honor secara resmi memperkenalkan tiga smartphone terbaru mereka di Indonesia, antara lain Honor 9 Lite, Honor View 10 dan Honor 7X. Saat ini kamipun berkesempatan untuk menguji dan mencoba lebih detail salah satu produknya, yaitu Honor 9 Lite. Seperti apa ketangguhan smartphone yang dibuat untuk segmen entry-level ini? Berikut adalah review lengkapnya. Review Honor 9 Lite Desain Termasuk dalam golongan smartphone entry-level, desain yang dibawa Honor 9 Lite cukup ciamik dibanding smartphone kebanyakan. Selain itu bodinya juga cukup enak digenggam dan ringan karena bobotnya hanya 149 gram. Menggunakan material yang terlihat seperti kaca, memungkinkan...
Continue Reading

Wajib baca

Populer