/ ASUS

Resmi Dirilis, Inilah Harga dan Spesifikasi Enam Varian ASUS ZenFone 4

Bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia, ASUS resmi memperkenalkan lini smartphone ZenFone 4 series di Taipei, Taiwan. Seperti tahun lalu, ASUS tidak hanya merilis satu atau dua smartphone, tapi langsung memborong enam smartphone, yaitu ZenFone 4, ZenFone 4 Max, ZenFone 4 Max Pro, ZenFone Selfie, ZenFone Selfie Pro, dan ZenFone 4 Pro.

ZenFone 4 Max

zf4 max 1

ASUS ZenFone 4 Max dan Max Pro adalah varian yang paling basic sekaligus paling terjangkau. Keduanya diciptakan dengan mengandalkan kelebihan pada daya baterainya. Layarnya berukuran 5,5 inci 2,5D 720p dengan chipset Snapdragon 430, RAM 3 atau 4 GB, storage 32 atau 64 GB, serta baterai 5.000 mAh dengan fitur reverse charging.

Perbedaan mendasar antara ZenFone 4 Max dan ZenFone 4 Max Pro terletak pada kamera. ZenFone 4 Max membawa dua modul kamera di belakang, satu beresolusi 13 MP dengan sensor OV13855 (f/2.0), satunya lagi beresolusi 12 MP dengan kemampuan wide angle 120 derajat. Sementara di sisi depan terdapat kamera selfie 8 MP.

Sedikit lebih tinggi, ASUS ZenFone 4 Max Pro dibekali duet kamera 16 MP (OV16880 f/2.0) dan 12 MP wide angle 120 derajat. Sedangkan kamera selfie-nya juga beresolusi 16 MP. Kamera utama ZenFone 4 Max dan ZenFone 4 Max Pro sama-sama dilengkapi EIS serta softlight flash untuk kamera depan.

ZenFone 4 Selfie

zf4 selfie 1

Setingkat di atasnya ada duo ZenFone 4 Selfie dan ZenFone 4 Selfie Pro. Keduanya punya perbedaan yang cukup mencolok. ZenFone 4 Selfie mengandalkan otak Snapdragon 430, RAM 4 GB, ROM 64 GB, baterai 3.000 mAh, yang dibalut bodi dan layar IPS berukuran 5,5 inci (1.080p).

Sektor kamera ZenFone 4 Selfie tentunya lebih menonjol di sisi depan dengan dua kamera 20 MP normal angle dan 8 MP wide angle 120 derajat. Sedangkan kamera belakangnya hanya ada satu beresolusi 16 MP dilengkapi flash dan PDAF. Jika merasa spesifikasinya masih kurang, maka Anda bisa beralih ke ZenFone 4 Selfie Pro.

ASUS membekali ZenFone 4 Selfie Pro dengan layar AMOLED 5,5 inci Full HD, bodi metal, otak Snapdragon 625, RAM 4 GB, ROM 64 GB, baterai 3.000 mAh, kamera utama 16 MP, serta duet kamera depan 12 MP normal angle dan 12 MP wide angle 120 derajat. Uniknya kedua kamera ini bisa "disatukan" untuk memotret selfie dengan resolusi 24 MP atau pun merekam video 4K.

ZenFone 4 Pro

zf4

Selanjutnya ada ZenFone 4 dan ZenFone 4 Pro yang jadi bintang utamanya. ZenFone 4 mengusung layar Super IPS+ 5,5 inci Full HD, pilihan chipset Snapdragon 660 atau 630, RAM 4 atau 6 GB, dan storage 64 GB. Selain bodi premium dengan paduan metal dan kaca, keunggulan utamanya terletak pada kemampuan memotretnya.

ASUS membekali ZenFone 4 dengan konfigurasi dual-camera 12 MP (Sony IMX362) f/1.8 dan 8 MP wide angle 120 derajat yang ditunjang 4-axis OIS dan dual-pixel PDAF. Beralih ke depan terdapat kamera selfie 8 MP.

Dan ZenFone 4 Pro adalah varian terakhir sekaligus tertinggi dari lini ZenFone 4 series. Mengusung layar AMOLED 5,5 inci Full HD, ZenFone 4 Pro diotaki CPU Snapdragon 835, RAM 6 GB, storage 128 GB, dan baterai 3.600 mAh. Sektor kameranya pun jadi yang terbaik.

ZenFone 4 Pro mengadopsi dual-camera 12 MP (f/1.7, 4-axis OIS, PDAF) dan 16 MP (2x optical zoom). Konfigurasi ini sedikit lebih baik dari yang dimiliki ZenFone Zoom S. Sedangkan untuk ber-selfie terdapat kamera depan 8 MP f/1.9.

Fingerprint & dual-camera

Yang perlu dicatat, seluruh varian ZenFone 4 series sudah dibekali sensor fingerprint yang menyatu dengan tombol Home fisik di depan. Selain itu ASUS juga menyematkan dual-camera untuk semua varian ZenFone 4 yang baru saja dirilis. Lalu bagaimana soal harga?

ASUS membanderol varian ZenFone 4 Max dengan harga di bawah Rp3 juta. Sedangkan untuk varian ZenFone 4 Selfie dijual mulai Rp3,7 jutaan. Dan dua jagoan utamanya, yakni ZenFone 4 dan ZenFone 4 Pro masing-masing dijual seharga Rp5,3 juta dan Rp8 juta.

(last edit: 18 August, 2017 / 8:15 am)

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
64%
Mau
22%
Biasa Aja
11%
Payah!
6%
Tentang Penulis
Romi Hidayat
Pengguna ASUS ZenFone AR dan Apple iPhone 7 Plus. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.