Qualcomm, ZTE, dan China Mobile Ujicoba Koneksi 5G Pertama di Dunia

Qualcomm, ZTE, dan China Mobile telah menguji coba koneksi 5G end-to-end New Radio (NR) berbasis 3rd Generation Partnership Project (3GPP) Standard. Dalam kata lain, kerjasama ketiga perusahaan tersebut telh sukses mengoperasikan perangkat jaringan 5G pertama untuk mengirimkan data menggunakan framework yang menjadi standar 3GPP untuk 5G. Perangkat end-to-end 5G NR ini sukses mencapai multi-Gigabit per second (>1Gbps) dengan latency di bawah 4G.

Perbedaan latency antara jaringan 4G dan 5G cukup jauh, dimana jaringan 4G/LTE memiliki latency 20ms sedangkan jaringan 5G memiliki latency 4ms. Percobaan ini diuji di China Mobile's 5G Joint Innovation Center. Untuk memperoleh pencapaian ini, pengaturan jaringannya menggunakan ZTE 5G NR pre-commercial base station, prototype Qualcomm 5G sub 6GHz NR user equipment, dan pengiriman data menggunakan band 3.5GHz menggunakan bandwith 100MHz.

Hadirnya teknologi 5G dipastikan dapat memberikan perubahan untuk kehidupan manusia. Optimasi dan teknologi transfer data hingga multi Gbps dan ultra low latency ini tentu saja semakin meningkatkan proses pertukaran informasi jarak jauh. Berhasilnya implementasi dan ujicoba jaringan 5G ini menjadi tantangan baru operator untuk mengimplementasikannya secara luas.

Adopsi LTE Advanced Pro dan Unlicensed Spectrum dikombinasikan dengan pengembangan Non Standalone 5G NR menjadi langkah pertama operator untuk mengubah jaringan mereka. Mungkin penerapan koneksi 5G sebentar lagi akan dirasakan oleh penduduk di luar negeri. Untuk Indonesia sendiri mungkin saja masih 5 tahun lagi untuk mencoba kecepatan internet 5G ini karena baru saja selesai implementasi 4G LTE dimana negara lain sudah implementasi 4G LTE duluan.

(last edit: 21 November, 2017 / 9:54 am)

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
84%
Mau
8%
Biasa Aja
3%
Payah!
10%
Tentang Penulis
Ryan Fibrian

Pengguna iPhone7 dan Samsung Galaxy Tab S2. Memiliki ketertarikan dengan dunia gadget dan IT. Memulai karir menulisnya di CHIP Indonesia pada tahun 2010 dan kini menjadi reviewer dan content writer di DroidLime.