/ OPPO

Pre-order OPPO F3 di Indonesia Tembus 30 Ribu Unit

OPPO Indonesia secara resmi menggelar sesi penjualan perdana OPPO F3 kemarin (13/05) di lima kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Medan, Palembang, Surabaya, dan Makassar. Pada kesempatan tersebut, OPPO Indonesia mencatatkan rekor penjualan pre-order OPPO F3 sebanyak 30 ribu unit sejak diperkenalkan pada tanggal 4 Mei 2017. Angka ini mengalahkan pre-order F1s tahun lalu yang hanya 17 ribu unit.

“Kami menyambut gembira respon masyarakat yang luar biasa atas kehadiran perangkat OPPO F3. Sambutan positif dari fans kami semakin membuktikan keunggulan OPPO sebagai selfie expert dual selfie camera di pasar smartphone Indonesia,” ujar Aryo Meidianto, Media Engagement OPPO Indonesia.

30k f3

Berdasarkan data terkini, Jakarta merupakan kota dengan penjualan OPPO F3 terbanyak dan disusul oleh Surabaya, Tangerang, Bekasi, dan Palembang. Sebagai bentuk apresiasi terhadap para fans, OPPO juga memberikan hadiah langsung kepada 30 ribu pembeli pertama berupa tas eksklusif dari FC Barcelona senilai Rp1.199.000 yang dapat diambil di lokasi penjualan perdana.

Perangkat OPPO F3 menawarkan kamera depan ganda, di mana terdapat satu kamera 16 MP untuk selfie dan kamera 8 MP dengan sudut lebar untuk group selfie. “Dengan adanya fitur kamera yang mumpuni, kami berharap OPPO F3 akan menjadikan group selfie sebagai tren di Indonesia pada tahun ini,” ujar Aryo.

OPPO F3 dilengkapi dengan prosesor octa-core MediaTek MT6750, RAM 4 GB, dan storage 64 GB yang bisa diperbesar hingga 128 GB. Dari segi jaringan, OPPO F3 mengusung triple slot tray, di mana pengguna bisa menyematkan sekaligus dua kartu nano SIM 4G dan microSD bersamaan. Hadir dengan warna gold dan rose gold, perangkat ini dijual dengan harga Rp4.399.000 dan dapat dibeli melalui jaringan OPPO Store atau e-commerce terkemukan di Indonesia.

(last edit: 15 May, 2017 / 2:01 am)

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
30%
Mau
1%
Biasa Aja
8%
Payah!
62%
Tentang Penulis
Romi Hidayat
Pengguna ASUS ZenFone AR dan Apple iPhone 7 Plus. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.