Penuhi TKDN, Xiaomi Sudah Bisa Jualan Resmi di Indonesia

Now Reading
Penuhi TKDN, Xiaomi Sudah Bisa Jualan Resmi di Indonesia

Kemarin (10/02) Xiaomi mengadakan konferensi pers untuk menyampaikan kabar gembira bagi seluruh Mi Fans di tanah air. Usaha keras yang mereka jalankan selama ini untuk bisa berjualan smartphone 4G resmi di Indonesia akhirnya terwujud. Pasalnya Xiaomi sudah bisa memenuhi aturan TKDN dari pemerintah.

Dalam mewujudkan hal itu, Xiaomi bekerjasama dengan tiga perusahaan sekaligus, yaitu PT Erajaya Swasembada Tbk, PT Sat Nusapersada Tbk, dan TSM Technologies. Adapun pabrik perakitan smartphone Xiaomi yang akan dipasarkan di Indonesia berlokasi di Batam. Ya, Batam dinilai strategis sebagai area segitiga emas yang menyatukan Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Xiaomi pertama kali masuk pasar Indonesia pada Agustus 2014 dengan memboyong Redmi 1S, yang mendominasi pasar ponsel dalam negeri dengan performa yang mumpuni namun dengan harga terjangkau. Selanjutnya, Xiaomi juga memperkenalkan beberapa ponsel dan berhasil menjadi pilihan oleh para pengguna ponsel di Indonesia.

Baca juga: 5 Smartphone Terbaru Paling Dinanti Bulan Ini

Xiaomi juga meresmikan pusat layanan untuk meningkatkan pengalaman penggunanya. Melalui produksi lokal, Xiaomi kembali mempertegas komitmennya di pasar Indonesia, dan menunjukkan bahwa Indonesia merupakan dan akan terus menjadi pasar penting bagi Xiaomi. Adapun smartphone 4G pertama yang bakal dijual resmi di Indonesia adalah Xiaomi Redmi 4A. Selain itu, sedikitnya bakal ada tiga smartphone Xiaomi lain yang akan dipasarkan, namun belum diketahui tipenya.

Baca Juga Review
  •  
    Review ASUS UX360UA: Kencang dan Multifungsi
  •  
    Review Huawei Mate 9: Smartphone Monster
  •  
    Review Moto Z: Modular, Tipis, dan Ajaib
  •  
    Review Elephone S7: Mirip Galaxy S7 edge
Bagaimana menurut Anda?
Keren!
75%
Mau
2%
Biasa Aja
7%
Payah!
18%
About The Author
Romi Hidayat
Pengguna iPhone 7 dan Huawei P9. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.
14 Comments
Leave a response

Leave a Response