OPPO Resmi Setop Sesi Pre-order Raisa Phone

Setelah resmi diperkenalkan pada tanggal 7 Desember yang lalu, Raisa Phone dari OPPO mendapat respon baik di masyarakat. Dalam waktu 24 jam perangkat ini telah berhasil dibeli oleh 2.000 konsumen melalui salah satu situs e-commerce di Indonesia.

Rupanya respon masyarakat terhadap perangkat edisi terbatas ini sangat besar, sehingga kemarin (10/12), OPPO Indonesia memutuskan menghentikan sesi pre-order perangkat dengan warna hitam klasik ini. Ketiga jaringan e-commerce yang ditunjuk OPPO mengabarkan mengenai habisnya stock perangkat ini pada pukul 16.00 WIB.

“Terima kasih atas respon yang diberikan oleh masyarakat terhadap Raisa Phone, sungguh kami tidak menyangka sebesar ini minat masyrakat terhadap perangkat kami. Waktu pre-order yang kami perkirakan habis di 14 desember ternyata meleset ke tanggal 10 Desember kemarin,” ujar Ivan Lau, CEO OPPO Indonesia.

OPPO Rasia Phone sendiri merupakan edisi terbatas dari perangkat Selfie Expert F1s dengan mengusung warna hitam klasik plus tanda tangan Raisa dan logo Raisa Phone yang diukir menggunakan teknologi Laser Engrave pada bagian belakang casing.

Perangkat ini masih membawakan keunggulan kamera depan 16 megapiksel dengan fitur beautify 4.0 yang menjanjikan hasil selfie lebih natural. Sementara itu pada sisi kemanan OPPO Raisa Phone membawa keunggulan fast touch access yakni pengenalan sidik jari capat 0.22 detik yang bisa dikustomisasi menuju lima pintasan aplikasi.

OPPO Raisa Phone sendiri dilepas dengan pre-order seharga Rp3.499.000, yang berarti sama dengan harga edisi reguler. Namun, demi memberikan masyarakat pilihan smartphone terbaik untuk merayakan natal dan tahun baru, OPPO memberikan nilai tambah berupa cashback apabila konsumen mengambil perangkat ini pada sesi penjualan perdana di OPPO Store di tujuh wilayah yang tersebar di Indonesia.

(last edit: 11 December, 2016 / 9:41 am)

Artikel menarik lainnya

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
83%
Mau
8%
Biasa Aja
8%
Payah!
8%
About The Author
Romi Hidayat
Pengguna ASUS ZenFone AR dan Apple iPhone 7 Plus. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.